Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Prediksi Guinea Ekuatorial vs Aljazair Penyisihan Grup E Piala Afrika (AFCON) 2025: Fennec Foxes Uji Kedalaman Skuad, Nzalang Nacional Wajib Menang

Petrus • Rabu, 31 Desember 2025 | 09:16 WIB
Guinea Akuatorial akan menghadapi Aljazair di Stadion Moulay Hassan pada laga terakhir penyisihan Grup E Piala Afrika 2025, Rabu (31/12/2025). (Sumber: khelnow.com)
Guinea Akuatorial akan menghadapi Aljazair di Stadion Moulay Hassan pada laga terakhir penyisihan Grup E Piala Afrika 2025, Rabu (31/12/2025). (Sumber: khelnow.com)

LAGA terakhir penyisihan Grup E Piala Afrika atau Africa Cup of Nations (AFCON) 2025 akan menghadirkan duel sengit antara Guinea Ekuatorial vs Aljazair di Stadion Moulay Hassan, Rabat, Maroko, Rabu (31/12/2025).

 

Jalannya pertandingan yang dijadwalkan mulai pukul 23.00 WIB itu dapat dipantau melalui Live Score, atau bisa juga disaksikan secara live streaming di BeiNSports.

 

Guinea Ekuatorial datang ke pertandingan ini setelah mengalami dua kekalahan berturut-turut yang menempatkan mereka di posisi terbawah grup.

 

Kekalahan 2-1 dari Burkina Faso, meski sempat unggul, diikuti oleh kekalahan 1-0 melawan Sudan akibat gol bunuh diri Saul Coco.

 

Dengan poin nol, tim asuhan Juan Micha harus menang melawan Aljazair untuk menjaga peluang lolos, sambil berharap hasil di pertandingan lain menguntungkan mereka.

 

Tekanan tentu berada di pihak Nzalang Nacional, yang membutuhkan hasil positif serta bantuan hasil pertandingan lain untuk menjaga harapan lolos mereka tetap hidup.

 

Guinea Ekuatorial memasuki laga terakhir fase grup setelah menjalani kampanye yang sulit di Maroko.

 

Mereka kerap gagal mengonversi periode permainan menjanjikan menjadi hasil nyata.

 

Itu terlihat pada laga 24 Desember saat gol telat Marvin Anieboh ke gawang Burkina Faso sempat membawa mereka unggul, sebelum dua gol kebobolan di masa tambahan waktu membuat mereka kalah 1-2.

 

Padahal mereka punya keunggulan jumlah pemain hampir sepanjang babak kedua.

 

Situasi kian memburuk pada Minggu, ketika mereka kalah 0-1 dari Sudan di Stadion Mohamed V, Casablanca.

 

Gol bunuh diri tak beruntung dari bek Saul Coco pada babak kedua menjadi penentu hasil laga tersebut.

 

Dua kekalahan beruntun itu membuat Guinea Ekuatorial terpuruk di dasar klasemen Grup E tanpa poin.

 

Artinya, peluang mereka untuk lolos—baik sebagai juara atau runner-up grup maupun sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik—kini bergantung pada kemenangan atas Aljazair serta perbaikan selisih gol yang kurang menguntungkan.

 

Dalam konteks sejarah yang lebih luas, Guinea Ekuatorial masih tergolong kekuatan kecil di Piala Afrika.

 

Prestasi terbaik mereka terjadi pada 2015 ketika tampil sebagai tuan rumah dan mencapai semifinal sebelum finis di posisi keempat.

 

Dalam enam pertandingan kompetitif terakhir, Guinea Ekuatorial hanya mencetak tiga gol dan kebobolan tujuh kali, menegaskan bahwa efektivitas lini serang mereka perlu meningkat drastis untuk bisa merepotkan Aljazair.

 

Di sisi lain, Aljazair datang dengan catatan sempurna, setelah mengalahkan Sudan dengan skor 3-0 dan Burkina Faso 1-0.

 

Riyad Mahrez menjadi bintang dengan tiga golnya sejauh ini, membawa tim asuhan Vladimir Petkovic menuju babak 16 besar.

 

Meskipun sudah lolos, Aljazair mungkin akan melakukan rotasi pemain untuk pertandingan ini, memberi kesempatan kepada pemain muda untuk unjuk gigi.

 

Di bawah arahan pelatih Vladimir Petkovic, Fennec Foxes menunjukkan disiplin taktik dan fleksibilitas.

 

Kemenangan tipis atas Burkina Faso menegaskan kemampuan mereka mengelola pertandingan dan mengamankan hasil meski permainan menyerang tidak berjalan maksimal.

 

Mahrez tetap menjadi sosok sentral dalam ambisi Aljazair. Ia memperpanjang rekornya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Aljazair di Piala Afrika dengan gol kesembilannya, sekaligus memimpin daftar pencetak gol turnamen sejauh ini.

 

Dukungan dari pemain kunci seperti Ismaël Bennacer di lini tengah, Rayan Aït-Nouri di sisi sayap, serta Luca Zidane di bawah mistar gawang memberikan Aljazair fondasi tim yang seimbang dan berpengalaman untuk mengendalikan pertandingan.

 

Kepercayaan diri Aljazair jelang turnamen juga dibangun dari hasil positif sebelum Piala Afrika, termasuk kemenangan 2-0 atas Arab Saudi di Piala Arab dan kemenangan persahabatan 3-1 melawan Zimbabwe.

 

Momentum tersebut diperkuat oleh performa solid di kualifikasi Piala Dunia, dengan kemenangan 2-1 atas Uganda pada Oktober serta kemenangan dominan 3-0 atas Somalia di bulan yang sama.

 

Dukungan penuh semangat akan diberika para pendukung yang memenuhi stadion untuk menyaksikan laga ini.

 

Tekanan besar ada di pundak Nzalang Nacional yang membutuhkan kemenangan demi menjaga asa lolos ke babak 16 besar.

 

Di sisi lain, Aljazair datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah memastikan tempat di fase knockout, siap menunjukkan permainan terbaik mereka meski dengan kemungkinan rotasi pemain.

 

 

Head to Head Guinea Ekuatorial vs Aljazair

Historis pertemuan antara kedua tim ini tidak terlalu sering terjadi. Pada Piala Afrika 2021, Guinea Ekuatorial berhasil mengejutkan Aljazair dengan kemenangan di fase grup.

 

Namun, dalam kualifikasi Piala Afrika 2025, kedua tim berbagi hasil dengan satu kemenangan untuk Aljazair dan satu hasil imbang.

 

Lima pertemuan terakhir

2024/11/14     Guinea 0-0 Aljazair

2024/09/06     Aljazair 2-0 Guinea

2022/01/17     Aljazair 0-1 Guinea

 

Lima pertandingan terakhir Guinea Ekuatorial

2025/12/28     Guinea 0-1 Sudan

2025/12/24     Burkina Faso 2-1 Guinea

2025/11/17     Guinea 0-2 Madagaskar

2025/11/14     Kenya 0-1 Guinea

2025/10/13     Guinea 1-1 Liberia

 

Lima pertandingan terakhir Aljazair

2025/12/29     Aljazair 1-0 Burkina Faso

2025/12/24     Aljazair 3-0 Sudan

2025/12/13     Aljazair 1-1 UEA

2025/12/10     Aljazair 2-0 Irak

2025/12/06     Bahrain 1-5 Aljazair

 

 

Kabar Tim Terkini

Guinea Ekuatorial berharap bisa memanfaatkan kemungkinan rotasi besar yang dilakukan lawan, mengingat Aljazair telah memastikan tiket ke fase gugur.

 

Pencetak gol terbanyak Piala Afrika terakhir di Pantai Gading dengan lima gol, Emilio Nsue, kemungkinan akan masuk dari awal laga, menggantikan Loren Zúñiga yang selalu menjadi starter di dua laga grup sebelumnya.

 

Micha juga menghadapi masalah pemilihan pemain setelah Santiago Eneme dan Pedro Obiang mengalami cedera dan harus ditarik keluar saat kalah dari Sudan.

 

Absennya mereka berpotensi membuka jalan bagi Pablo Ganet dan Josete Miranda untuk kembali ke starting XI, sementara Basilio Ndong masih menjalani skorsing akibat kartu merah saat melawan Burkina Faso.

 

Di kubu Aljazair, kondisi Jaouen Hadjam—yang sempat terkilir pergelangan kaki pada laga pembuka—serta Samir Chergui masih dipantau, dengan keduanya membawa masalah kebugaran usai laga fisik melawan Burkina Faso.

 

Petkovic kemungkinan akan merotasi skuadnya untuk mengatur beban pemain menjelang fase gugur.

 

Beberapa perubahan diperkirakan terjadi di susunan pemain, dengan winger Feyenoord Anis Hadj Moussa, playmaker Eintracht Frankfurt Fares Chaibi, serta gelandang bertahan FC Twente Ramiz Zerrouki mendorong peluang tampil sejak awal.

 

Sementara, Anthony Mandrea juga berpotensi menggantikan Luca Zidane di bawah mistar gawang.

 

 

Prediksi Line-Up Guinea Ekuatorial vs Aljazair

Perkiraan susunan pemain Guinea Ekuatorial (4-3-3): Owono; Akapo, Orozco, Coco, Anieboh; Mascarell, Ganet, Machin; Salvador, Miranda, Nsue.

Pelatih: Juan Micha.

 

Perkiraan susunan pemain Aljazair (4-3-3): Mandrea; Belghali, Mandi, Bensebaini, Ait-Nouri; Zerrouki, Boulbina, Chaibi; Moussa, Amoura, Bounedjah.

Pelatih: Vladimir Petkovic.

 

 

Prediksi Skor Guinea Ekuatorial vs Aljazair

Meskipun Guinea Ekuatorial berada di bawah tekanan besar untuk menang di laga ini, mereka memiliki potensi untuk mengejutkan Aljazair, apalagi jika tim lawan melakukan rotasi pemain.

 

Juan Micha mungkin akan mengandalkan Emilio Nsue, yang berpengalaman dan sebelumnya menjadi pencetak gol terbanyak di AFCON Cote d’Ivoire, untuk memimpin lini depan.

 

Aljazair, dengan kedalaman skuad yang dimiliki serta segudang pengalaman kompetisi, tetap menjadi favorit di laga ini.

 

Namun, mereka harus berhati-hati dengan kemungkinan serangan balik Guinea Khatulistiwa yang akan berjuang habis-habisan.

 

Strategi dan fleksibilitas taktik Petkovic akan diuji untuk menjaga momentum kemenangan sambil memberi kesempatan kepada pemain lapis kedua untuk tampil.

 

Menghadapi tekanan besar untuk menang, Guinea Ekuatorial diprediksi akan bermain agresif dan terbuka melawan Aljazair.

 

Sementara itu, Aljazair, meski sudah lolos, akan mencoba mempertahankan ritme permainan dengan memberikan kesempatan kepada pemain muda.

 

Karena kedua tim sama-sama memiliki motivasi kuat untuk tampil maksimal, kami memprediksi laga ini akan berakhir dengan skor imbang.

Prediksi skor akhir: Guinea Ekuatorial 1-1 Aljazair.

 

 

Jadwal Tanding & Live Streaming

Kompetisi                    : Piala Afrika (AFCON) 2025 (Penyisihan Grup E)

Pertandingan               : Guinea Ekuatorial vs Aljazair

Hari                             : Rabu, 31 Desember 2025

Kick-off                        : Pukul 23.00 WIB

Venue                          : Stadion Moulay Hassan, Rabat, Maroko

Live Streaming            : BeiNSports.

           

(psn/net)

Editor : Petrus
#penyisihan grup #guinea ekuatorial #Grup E #Nzalang Nacional #kedalaman skuad #prediksi guinea ekuatorial vs aljazair #aljazair #Fennec Foxes #guinea ekuatorial vs aljazair #AFCON 2025 #uji #wajib menang #Piala Afrika 2025