KALTENGPOS.JAWAPOS.COM-Sebanyak tujuh pemain Timnas Malaysia yang dinaturalisasi secara ilegal mendadak bisa dimainkan lagi. Sebab, CAS resmi menangguhkan hukuman dari FIFA.
Pada September 2025 lalu, FIFA resmi menjatuhkan hukuman untuk tujuh pemain naturalisasi Malaysia. Mereka adalah Facundo Garcés, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, João Figueiredo, Gabriel Palmero, Jon Irazabal and Héctor Hevel.
Ketujuhnya dilarang untuk berpartisipasi dalam bentuk apa pun di dunia sepak bola. Hal ini karena kasus pemalsuan dokumen yang dilakukan oleh Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) untuk menaturalisasi mereka.
FIFA pun telah menjatuhkan hukuman kepada Malaysia berupa pemakzulan poin untuk laga-laga internasional. Mereka pun mengalami penurunan ranking secara drastis pada akhir tahun 2025 lalu.
Namun, FIFA hanya membatalkan poin di laga-laga uji coba yang digelar di jendela internasional FIFA. Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) masih belum mengambil keputusan meski ketujuh pemain tersebut bermain di Kualifikasi Piala Asia 2027.
FAM membawa kasus ini ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). Pada Senin (26/1/2026) malam kemarin WIB, FAM memastikan bahwa CAS menangguhkan sementara hukuman untuk ketujuh pemain tersebut.
“Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) ingin menginformasikan bahwa Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) telah mengabulkan permohonan penangguhan eksekusi yang diajukan oleh tujuh pemain tim nasional, yaitu Facundo Garcés, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, João Figueiredo, Gabriel Palmero, Jon Irazabal dan Héctor Hevel,” demikian pernyataan resmi dari FAM.
Keputusan ini tidak berarti bahwa ketujuh pemain tersebut lepas dari hukuman. Hanya saja, mereka diberi kesempatan untuk kembali bekerja sebagai pesepak bola hingga CAS mengambil keputusan final.
“Keputusan ini berarti bahwa larangan berpartisipasi dalam semua aktivitas sepak bola selama 12 bulan yang dijatuhkan FIFA kepada tujuh pemain Harimau Malaya ditangguhkan sementara, dan mereka diizinkan untuk melanjutkan karier mereka dan berpartisipasi dalam aktivitas terkait sepak bola apa pun hingga keputusan akhir atas banding di CAS dibuat,” tambah pernyataan tersebut.
Pemain beri tanggapan
Dua di antara para pemain naturalisasi Harimau Malaya, Rodrigo Holgado dan Gabriel Palmero tak bisa menyembunyikan kebahagiaan mereka.
Holgado mengunggah pesan puitis yang menyiratkan kelegaannya usai larangan bermain bola ditangguhkan oleh CAS.
"Saat paling diharapkan, matahari muncul kembali dan semuanya baik-baik saja. Tidak ada badai yang berlangsung selamanya," tulis Holgado, dilansir dari NST.
Sementara itu, Gabriel Palmero memberikan pesan yang lebih singkat namun tak kalah tegas, menandakan kembalinya ia dan rekan-rekannya ke lapangan hijau. "Kami kembali," tulis Palmero.(ram)
Editor : Agus Pramono