BARCELONA dihantam badai cedera di momen paling krusial. Jelang bentrok panas kontra Atletico Madrid pada leg pertama semifinal Copa del Rey, dua sayap kiri andalan mereka, Raphinha dan Marcus Rashford, dipastikan absen.
Pertarungan taktik Hansi Flick versus Diego Simeone memanas bahkan sebelum kick-off.
Barcelona datang ke Riyadh Air Metropolitano tanpa Raphinha dan Marcus Rashford, sedangkan Atletico membawa senjata anyar yang siap menghukum lewat serangan balik cepat.
Barca Pincang di Sayap Kiri, Atletico Siapkan Senjata Baru
Barcelona mendapat kabar kurang menyenangkan jelang duel leg pertama semifinal Copa del Rey melawan Atletico Madrid di Riyadh Air Metropolitano, Kamis (13/2/2026) dini hari WIB.
Pelatih Hansi Flick memastikan dua pemain sayap kiri andalannya, Raphinha dan Marcus Rashford, tidak akan dibawa ke Madrid karena cedera.
Absennya dua pemain tersebut menjadi pukulan telak bagi Blaugrana. Di laga sepenting semifinal, kehilangan dua opsi utama di sisi kiri jelas memengaruhi dinamika serangan tim.
Raphinha dan Rashford Dipastikan Absen
Raphinha tercatat sudah melewatkan dua pertandingan terakhir akibat masalah pada otot adduktor kanan.
Cedera itu didapat saat menghadapi Elche, dan membuatnya absen dalam laga kontra Albacete serta Mallorca.
Awalnya, Barcelona berharap winger asal Brasil tersebut bisa pulih tepat waktu untuk menghadapi Atletico.
Namun progres pemulihannya berjalan lebih lambat dari perkiraan sehingga klub meragukan keterlibatannya, bahkan sekadar tampil sebagai starter.
Sementara itu, Marcus Rashford mengalami benturan di lutut kiri saat Barcelona menang atas Mallorca pada Sabtu (7/2).
Meski tidak tergolong cedera serius, tim medis memutuskan untuk tidak mengambil risiko.
“Rashford belum siap. Dia mengalami benturan. Ini bukan kabar baik,” ujar Flick dalam konferensi pers.
Flick Pilih Berhati-hati
Pelatih asal Jerman itu menegaskan keputusan tersebut diambil demi memastikan kedua pemain benar-benar pulih sebelum kembali merumput.
“Kami harus melangkah setahap demi setahap. Dia pemain yang selalu memberikan segalanya dengan intensitas tinggi. Jika dia merasakan sesuatu, kami harus berhati-hati,” tegas Flick.
Flick menyadari tantangan besar sudah menanti di Madrid. Atletico dikenal sebagai tim yang solid dan disiplin di bawah arahan Diego Simeone.
“Kami bermain melawan tim yang fantastis. Saya melihat pertandingan mereka di Copa del Rey melawan Real Betis, itu sangat mengesankan. Cholo melakukan pekerjaan luar biasa di Atletico,” katanya.
Opsi Alternatif Blaugrana
Meski pincang di sisi kiri, Barcelona masih memiliki sejumlah opsi di lini depan.
Lamine Yamal, Robert Lewandowski, Ferran Torres, dan Roony Bardghji siap menjadi tumpuan.
Selain itu, fleksibilitas Dani Olmo dan Fermin Lopez memberi variasi tambahan.
Keduanya bisa dimainkan lebih ofensif untuk menambal lubang yang ditinggalkan Raphinha dan Rashford.
“Kondisi ini memang tidak mudah. Kami membutuhkan semua pemain seperti Pedri, Gavi, Andreas, maupun Marcus. Tetapi saya percaya kepada tim ini,” ujar Flick optimistis.
Kemenangan di leg pertama akan sangat penting bagi Barcelona, mengingat leg kedua bakal digelar di Camp Nou pada 4 Maret mendatang.
Atletico Percaya Diri Usai Hancurkan Betis
Berbeda dengan Barcelona yang dihantam cedera, Atletico Madrid justru datang dengan rasa percaya diri tinggi.
Los Rojiblancos melaju ke semifinal secara meyakinkan setelah membantai Real Betis 5-0 di perempat final.
Kemenangan telak tersebut menjadi sinyal bahaya bagi Blaugrana, terlebih laga pertama dimainkan di kandang Atletico.
Amunisi Baru Siap Meledak
Diego Simeone kini memiliki tambahan kekuatan dari rekrutan musim dingin. Ademola Lookman dan Thiago Almada diprediksi menjadi kunci dalam skema serangan balik cepat khas Atletico.
Kehadiran mereka memberi dimensi baru dalam transisi menyerang.
Lookman menawarkan kecepatan dan eksplosivitas, sementara Almada menghadirkan kreativitas serta kemampuan membaca ruang.
Simeone kemungkinan tetap mengandalkan duet Antoine Griezmann dan Julian Alvarez sejak menit awal.
Dukungan Alex Baena di lini tengah juga menambah variasi serangan yang bisa merepotkan pertahanan Barcelona yang dikomandoi Ronald Araujo.
Dengan Barcelona yang pincang dan Atletico yang kian komplet, semifinal ini diprediksi berjalan sengit.
Duel taktik Flick dan Simeone akan menjadi penentu siapa yang lebih siap melangkah satu kaki menuju final Copa del Rey. (psn/net)
Editor : Petrus