PERTANDINGAN leg pertama babak 16 besar UEFA Champions League menghadirkan duel sengit antara Bayer Leverkusen dan Arsenal di BayArena, Kamis (12/3/2026) dini hari WIB.
Laga yang berlangsung dengan tensi tinggi ini akhirnya berakhir imbang 1-1 setelah drama gol di menit-menit akhir pertandingan.
Tuan rumah sempat berada di atas angin setelah kapten tim Robert Andrich membawa Leverkusen unggul di awal babak kedua.
Namun Arsenal menunjukkan mental kuat ketika Kai Havertz mencetak gol penyeimbang melalui titik penalti menjelang laga usai, membuat peluang kedua tim menuju perempat final tetap terbuka.
Leverkusen Berani Menekan Sejak Awal
Bermain di hadapan pendukung sendiri, Bayer Leverkusen langsung tampil agresif sejak menit pertama.
Pemain muda Christian Kofane menjadi ancaman awal bagi lini belakang Arsenal melalui percobaan tembakan dari luar kotak penalti.
Namun upayanya masih mampu diamankan dengan baik oleh kiper David Raya.
Arsenal sebenarnya lebih dominan dalam penguasaan bola. Tim asuhan Mikel Arteta mencoba membangun serangan lewat kombinasi lini tengah yang digerakkan Declan Rice dan Martin Zubimendi.
Martinelli Nyaris Pecah Kebuntuan
Peluang terbaik Arsenal pada babak pertama datang dari Gabriel Martinelli pada menit ke-19.
Penyerang sayap asal Brasil tersebut melepaskan tembakan keras setelah menerima bola di sisi kiri serangan.
Sayangnya bagi Arsenal, bola hanya membentur tiang gawang yang dijaga Janis Blaswich.
Hingga turun minum, kedua tim gagal mencetak gol meski permainan berlangsung terbuka dan penuh duel di lini tengah.
Gol Andrich Buka Keunggulan Leverkusen
Kebuntuan akhirnya pecah tepat setelah babak kedua dimulai. Pada menit ke-46, Robert Andrich berhasil memanfaatkan situasi sepak pojok yang dikirim oleh Alejandro Grimaldo.
Sundulan Andrich tak mampu dihentikan David Raya dan membuat Bayer Leverkusen unggul 1-0.
Gol tersebut membuat tuan rumah bermain lebih percaya diri, sementara Arsenal dipaksa meningkatkan intensitas serangan.
Perubahan Arteta dan Tekanan Arsenal
Arsenal mencoba merespons ketertinggalan dengan meningkatkan tempo permainan.
Beberapa pergantian pemain dilakukan Mikel Arteta untuk menambah daya gedor timnya, termasuk memasukkan Noni Madueke dan Kai Havertz.
Tekanan Arsenal mulai terasa di menit-menit akhir pertandingan. Peluang sempat hadir melalui Jurrien Timber, tetapi bola masih melayang di atas mistar gawang.
Penalti Havertz Selamatkan Arsenal
Drama akhirnya terjadi pada menit ke-86 ketika Noni Madueke dijatuhkan oleh Malik Tillman di dalam kotak penalti.
Wasit Halil Umut Meler sempat meninjau ulang kejadian tersebut melalui VAR sebelum menunjuk titik putih.
Kai Havertz yang maju sebagai eksekutor berhasil menjalankan tugasnya dengan tenang pada menit ke-89.
Tendangannya ke pojok bawah gawang tak mampu dihentikan Blaswich dan membuat skor berubah menjadi 1-1.
Leg Kedua Penentu di Emirates
Hasil imbang ini membuat duel kedua tim masih sangat terbuka menjelang leg kedua yang akan digelar di Emirates Stadium pekan depan.
Meski Arsenal sedikit diunggulkan karena akan bermain di kandang sendiri, Bayer Leverkusen tetap memiliki peluang besar untuk membalikkan keadaan.
Pertandingan leg kedua dipastikan akan menjadi penentu siapa yang berhak melaju ke babak perempat final Liga Champions musim ini.
Statistik Pertandingan
- Tembakan: Leverkusen 10 – 6 Arsenal
- Tembakan tepat sasaran: 3 – 2
- Penguasaan bola: 45% – 55%
- Operan: 442 – 523
- Akurasi operan: 88% – 87%
- Pelanggaran: 9 – 10
- Kartu kuning: 4 – 3
- Tendangan sudut: 2 – 3
Susunan Pemain Leverkusen Vs Arsenal
Leverkusen (3-4-2-1): 28-Blaswich (GK); 4-Quansah, 8-Andrich (C), 12-Tapsoba; 19-Poku, 25-Palacios (6-Equi Fernandez 82'), 24-Aleix Garcia, 20-Grimaldo; 11-Terrier (7-Hofmann 82'), 30-Maza (10-Tillman 75'); 35-Kofane.
Pelatih: Kasper Hjulmand
Arsenal (4-2-3-1): 1-Raya (GK); 12-Timber, 2-Saliba, 6-Gabriel, 5-Hincapie; 36-Zubimendi, 41-Rice; 7-Saka (C) (20-Madueke 61'), 11-Martinelli, 10-Eze (9-Gariel Jesus 83'); 14-Gyokeres (29-Havertz 75').
Pelatih: Mikel Arteta.
(psn/net)
Editor : Petrus