REAL Madrid harus menelan pil pahit di hadapan publik sendiri setelah takluk 1-2 dari Bayern Munich pada leg pertama perempat final Liga Champions 2025/2026.
Bermain di Santiago Bernabeu, Rabu (8/4/2026) dini hari WIB, Los Blancos gagal memanfaatkan status tuan rumah.
Kemenangan ini menjadi sangat spesial bagi Die Roten.
Selain membawa modal berharga ke leg kedua, hasil ini juga mengakhiri puasa kemenangan panjang Bayern atas Madrid di kompetisi elit Eropa yang telah berlangsung selama 14 tahun.
Gol Diaz dan Kane Bikin Madrid Terkejut
Pertandingan berlangsung intens sejak awal, dengan kedua tim saling jual beli serangan.
Namun, kebuntuan baru pecah menjelang turun minum.
Luis Diaz membuka keunggulan Bayern pada menit ke-41 usai memanfaatkan kerja sama apik dengan Serge Gnabry.
Gol tersebut membuat tim tamu unggul 1-0 hingga jeda.
Memasuki babak kedua, Bayern langsung tancap gas.
Baru satu menit laga berjalan, Harry Kane menggandakan keunggulan lewat penyelesaian klinis memanfaatkan assist Michael Olise.
Skor berubah menjadi 2-0 dan membuat publik Bernabeu terdiam.
Mbappe Bangkitkan Harapan, Tapi Terlambat
Tertinggal dua gol, Madrid mencoba bangkit. Kylian Mbappe menjadi motor serangan dan terus menekan lini belakang Bayern.
Setelah beberapa peluang gagal, Mbappe akhirnya mencetak gol pada menit ke-74.
Ia memanfaatkan umpan matang dari Trent Alexander-Arnold untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.
Sayangnya, gol tersebut menjadi satu-satunya milik Madrid.
Meski terus menekan hingga akhir laga, mereka gagal menyamakan kedudukan.
Neuer Jadi Tembok Kokoh Bayern
Penampilan gemilang Manuel Neuer menjadi salah satu kunci kemenangan Bayern.
Kiper veteran tersebut tampil luar biasa dengan sejumlah penyelamatan penting.
Neuer tercatat menggagalkan beberapa peluang emas Mbappe, termasuk tiga penyelamatan krusial yang menjaga keunggulan timnya tetap aman hingga peluit akhir.
Sentuhan Kompany, Disiplin Bayern Berbuah Manis
Di bawah arahan Vincent Kompany, Bayern tampil disiplin dan efektif.
Lini belakang mereka mampu meredam gempuran Madrid di fase akhir pertandingan.
Strategi yang solid serta transisi cepat menjadi senjata utama Bayern dalam mencuri kemenangan di kandang lawan.
Statistik Imbang, Hasil Tak Berpihak pada Madrid
Secara statistik, pertandingan berjalan cukup seimbang:
- Tembakan: 20 - 20
- Tembakan tepat sasaran: 9 - 8
- Penguasaan bola: 48% - 52%
- Operan: 386 - 437
- Akurasi operan: 85% - 89%
Meski demikian, efektivitas Bayern menjadi pembeda utama dalam laga ini.
Rekor Lama Akhirnya Terpecahkan
Kemenangan ini menjadi momen bersejarah bagi Bayern.
Terakhir kali mereka mengalahkan Madrid di Liga Champions terjadi pada tahun 2012, saat masih diperkuat pemain seperti Franck Ribery, Arjen Robben, dan Bastian Schweinsteiger.
Kini, generasi baru Bayern berhasil mengulang kejayaan tersebut dan membuka peluang besar untuk melangkah ke semifinal.
Modal Berharga Menuju Leg Kedua
Hasil ini menjadi bekal penting bagi Bayern saat gantian menjamu Madrid di Allianz Arena.
Sementara itu, Madrid harus bekerja ekstra keras jika ingin membalikkan keadaan.
Pertarungan leg kedua dipastikan akan berlangsung panas, dengan kedua tim masih memiliki peluang besar untuk lolos ke babak berikutnya. (psn/net)
Editor : Petrus