Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

5 Final, 0 Trofi! Arsenal Ukir Rekor Memalukan Usai Kalah dari PSG

Petrus • Minggu, 31 Mei 2026 | 10:27 WIB
Klub asal London Utara Arsenal lagai-lagi harus mengubur mimpi besar mereka untuk mengangkat trofi Liga Champions Eropa usai takluk secara dramatis dari PSG di laga final yang digelar di Puskas Arena, Budapest, Sabtu (31/5/2026) malam WIB. (Sumber: PA)
Klub asal London Utara Arsenal lagai-lagi harus mengubur mimpi besar mereka untuk mengangkat trofi Liga Champions Eropa usai takluk secara dramatis dari PSG di laga final yang digelar di Puskas Arena, Budapest, Sabtu (31/5/2026) malam WIB. (Sumber: PA)

Arsenal kembali gagal meraih trofi Liga Champions usai kalah dari PSG lewat adu penalti di final Liga Champions 2025/2026. Kekalahan ini memperpanjang kutukan The Gunners di final kompetisi Eropa.

 

MIMPI Arsenal untuk mengangkat trofi Liga Champions pertama dalam sejarah klub kembali berakhir dengan kekecewaan.

The Gunners harus mengakui keunggulan Paris Saint-Germain (PSG) setelah kalah dramatis melalui adu penalti 3-4 usai bermain imbang 1-1 dalam laga final Liga Champions 2025/2026 di Puskas Arena, Budapest, Minggu (31/5/2026) dini hari WIB.

Kekalahan tersebut menjadi pukulan telak bagi skuad asuhan Mikel Arteta.

Setelah sempat unggul cepat dan berada di ambang sejarah, Arsenal gagal mempertahankan keunggulan hingga akhirnya harus menyaksikan PSG mempertahankan mahkota juara Eropa sekaligus menggagalkan ambisi klub London Utara itu untuk menghapus kutukan panjang di kompetisi antarklub paling bergengsi di Benua Biru.

 

Arsenal Sempat Bermimpi, PSG Bangkit di Babak Kedua

Arsenal tampil impresif sejak menit awal pertandingan.

Baru lima menit laga berjalan, Kai Havertz sukses membawa The Gunners unggul lebih dulu melalui penyelesaian klinis yang membuat ribuan pendukung Arsenal di Budapest bersorak.

Keunggulan tersebut bertahan hingga turun minum. Namun PSG menunjukkan mental juara mereka pada babak kedua.

Tim asal Prancis itu mendapatkan hadiah penalti yang sukses dieksekusi Ousmane Dembele untuk menyamakan skor menjadi 1-1.

Tidak ada gol tambahan yang tercipta hingga babak tambahan waktu berakhir.

Pertandingan pun harus ditentukan melalui drama adu penalti, di mana PSG tampil lebih tenang dan berhasil menang 4-3 untuk memastikan gelar Liga Champions kedua mereka secara beruntun.

 

Gagalkan Dominasi Sempurna Premier League di Eropa

Kekalahan Arsenal juga mengakhiri harapan Premier League untuk menyapu bersih seluruh gelar kompetisi Eropa musim ini.

Sebelumnya, Aston Villa telah lebih dulu mengangkat trofi Liga Europa 2025/2026 setelah mengalahkan SC Freiburg dengan skor 3-0 di final yang berlangsung di Istanbul pada 21 Mei lalu.

Tak lama berselang, Crystal Palace menciptakan kejutan dengan menjuarai UEFA Conference League usai menundukkan Rayo Vallecano pada partai final yang digelar 28 Mei 2026.

Dengan dua trofi telah diamankan wakil Inggris, Arsenal menjadi harapan terakhir untuk melengkapi dominasi Premier League di Eropa.

Namun langkah mereka terhenti di tangan PSG, membuat skenario sapu bersih gelar akhirnya gagal terwujud.

 

Kutukan Final Eropa Arsenal Terus Berlanjut

Kekalahan dari PSG semakin memperpanjang catatan buruk Arsenal di partai puncak kompetisi Eropa.

Final Liga Champions 2025/2026 menjadi kekalahan kelima beruntun Arsenal dalam lima final Eropa terakhir yang mereka jalani.

Catatan tersebut menjadikan Arsenal sebagai salah satu klub dengan rekor paling menyakitkan di laga final benua biru.

Sebelumnya, Arsenal kalah 1-2 dari Real Zaragoza pada final Piala Winners 1995, takluk melalui adu penalti dari Galatasaray di final Piala UEFA 2000, kalah 1-2 dari Barcelona pada final Liga Champions 2006, dan dibantai Chelsea 1-4 pada final Liga Europa 2019.

Kini, PSG menjadi tim terbaru yang menambah panjang daftar luka Arsenal di panggung Eropa.

 

Arteta: Tidak Ada yang Bisa Menghapus Rasa Sakit Ini

Manajer Arsenal Mikel Arteta mengaku bangga dengan perjalanan timnya sepanjang musim, namun tidak bisa menyembunyikan rasa kecewa setelah gagal mengangkat trofi.

"Kami sudah 22 tahun tidak lolos ke final Liga Champions, jadi bayangkan saja ini adalah kali kedua sepanjang sejarah kami bisa ke sana, dan kami harus mengapresiasi musim ini.

Tapi untuk saat ini, tidak ada satu pun yang bisa menghapus rasa sakit ini," ujar Arteta.

Pernyataan tersebut menggambarkan betapa besar kekecewaan yang dirasakan seluruh elemen klub setelah kembali gagal di ambang sejarah.

 

Hanya Satu Gelar Eropa dalam Sejarah Arsenal

Di tengah rentetan kegagalan tersebut, Arsenal sejatinya pernah merasakan manisnya menjadi juara Eropa.

Satu-satunya trofi UEFA yang berhasil diraih The Gunners terjadi pada tahun 1994 ketika mereka menjuarai Piala Winners setelah mengalahkan Parma dengan skor tipis 1-0.

Hingga kini, gelar tersebut masih menjadi satu-satunya prestasi Arsenal di kompetisi antarklub Eropa, sementara impian meraih trofi Liga Champions masih harus kembali ditunda.

 

Daftar 5 Final Eropa Terakhir Arsenal

Lima final, lima kekalahan. Statistik itu menjadi bukti bahwa Arsenal masih memiliki pekerjaan rumah besar untuk mengakhiri kutukan mereka di panggung Eropa.

Setelah kembali gagal di Budapest, penantian trofi Liga Champions pertama dalam sejarah klub pun masih terus berlanjut. (psn/net)

Editor : Petrus
#final liga champions 2026 #rekor memalukan #psg #arsenal #kalah