MORGAN Rogers akhirnya buka suara mengenai keputusannya bergabung dengan Chelsea meski sempat menjadi target utama Arsenal pada bursa transfer musim panas 2026.
Penyerang timnas Inggris itu mengaku terpikat dengan visi besar The Blues yang diyakininya mampu membawa kariernya ke level berikutnya.
Transfer senilai 117 juta poundsterling atau sekitar Rp2,8 triliun itu sekaligus menjadikan Rogers sebagai pemain Inggris termahal sepanjang sejarah.
Chelsea Dinilai Punya Masa Depan Cerah
Morgan Rogers menegaskan bahwa faktor terbesar di balik keputusannya adalah arah pembangunan Chelsea yang dianggap sangat menjanjikan.
Menurutnya, proyek jangka panjang yang sedang dibangun di Stamford Bridge sesuai dengan ambisi pribadinya.
"Saya bergabung dengan klub terbesar di London," ujar Rogers dalam video pengumuman resmi.
Ia juga mengaku terkesan dengan rencana klub untuk terus berkembang dan bersaing di level tertinggi.
"Arah yang ingin dituju klub dan cara mereka ingin maju adalah sesuatu yang ingin saya jadi bagiannya. Saya rasa ini sangat sempurna bagi saya.
Saya tidak sabar untuk segera memulai," katanya.
Operasi Transfer Kilat Kalahkan Arsenal
Chelsea bergerak cepat untuk mengamankan tanda tangan Rogers usai Inggris tersingkir dari Piala Dunia 2026.
Negosiasi dipercepat sebagai bentuk penghormatan kepada sang pemain agar tetap fokus selama turnamen berlangsung.
Direktur olahraga, pelatih kepala Xabi Alonso, hingga pemilik bersama Behdad Eghbali turun langsung dalam proses negosiasi.
Berkat koordinasi tersebut, kesepakatan bernilai 117 juta poundsterling berhasil dirampungkan dalam waktu kurang dari 48 jam.
Di sisi lain, Arsenal sebenarnya diberi kesempatan untuk menyamai tawaran Chelsea.
Namun, The Gunners memilih tidak memenuhi nilai transfer yang diminta Aston Villa sehingga harus mengikhlaskan Rogers berlabuh ke rival mereka.
Peran Reece James dan Cole Palmer
Selain faktor proyek klub, Chelsea juga memanfaatkan kedekatan Rogers dengan beberapa pemain tim untuk meyakinkannya pindah ke Stamford Bridge.
Kapten Reece James disebut ikut menghubungi Rogers secara langsung saat keduanya masih bersama timnas Inggris.
Sementara itu, Cole Palmer yang merupakan salah satu sahabat dekat Rogers juga mengetahui perkembangan negosiasi sejak awal.
Kehadiran wajah-wajah yang sudah dikenalnya diyakini membuat Rogers semakin mantap menerima pinangan Chelsea dibandingkan Arsenal.
Transfer Rekor dan Strategi Baru Chelsea
Transfer Morgan Rogers menjadi sinyal perubahan strategi Chelsea di bursa transfer.
Setelah beberapa musim fokus memboyong talenta muda, kini klub mulai mengincar pemain yang telah terbukti kualitasnya di level tertinggi.
Sebelumnya, sempat muncul pembahasan mengenai kemungkinan pertukaran pemain antara Chelsea dan Aston Villa yang melibatkan Nicolas Jackson, Ian Maatsen, hingga Omari Kellyman. Namun, Chelsea akhirnya memilih menuntaskan transfer Rogers secara langsung.
Langkah tersebut sejalan dengan pernyataan Behdad Eghbali yang menilai Chelsea kini membutuhkan lebih banyak pemain siap pakai untuk meningkatkan daya saing dan menjaga konsistensi dalam perebutan gelar.
"Anda memodifikasi model, Anda meningkatkan, Anda belajar dari kesalahan," ujar Eghbali, menegaskan perubahan pendekatan klub dalam membangun skuad. (*)
Editor : Petrus