ALEJANDRO Garnacho segera memulai babak baru dalam karier sepak bolanya di Liga Inggris.
Winger asal Argentina itu dikabarkan tinggal selangkah lagi bergabung dengan Aston Villa dari Chelsea dengan status pinjaman hingga akhir musim 2026/2027.
Kesepakatan kedua klub telah tercapai, lengkap dengan klausul pembelian permanen senilai 60 juta poundsterling apabila Garnacho memenuhi syarat jumlah penampilan di Premier League.
Kesepakatan Rampung, Villa Siapkan Kontrak Permanen
Masa depan Alejandro Garnacho tampaknya akan berlanjut bersama Aston Villa.
Berdasarkan laporan The Athletic, kedua klub telah mencapai kesepakatan peminjaman hingga akhir musim 2026/2027.
Dalam perjanjian tersebut, Aston Villa memiliki kewajiban membeli Garnacho secara permanen apabila sang pemain tampil sedikitnya 10 kali di Liga Inggris selama masa peminjaman.
Nilai transfer permanennya mencapai 60 juta poundsterling atau sekitar Rp1,43 triliun.
Saat ini, Garnacho disebut sudah berada di Birmingham untuk menjalani tes medis sekaligus menyelesaikan proses administrasi transfer.
Jika seluruh proses berjalan lancar, pemain berusia 22 tahun itu akan menandatangani kontrak berdurasi empat tahun bersama The Villans.
Pengganti Morgan Rogers di Villa Park
Kedatangan Garnacho diproyeksikan untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Morgan Rogers.
Sebelumnya, Aston Villa melepas Rogers ke Chelsea dengan nilai transfer fantastis mencapai 117 juta poundsterling atau sekitar Rp2,80 triliun.
Manajemen Villa menilai Garnacho sebagai sosok yang tepat untuk memperkuat lini serang sekaligus menjadi bagian penting dalam proyek yang dibangun Unai Emery.
Dengan usia yang masih muda dan pengalaman di Premier League, Garnacho diharapkan mampu memberikan dimensi baru dalam permainan Villa musim depan.
Kesempatan Bangkit Setelah Sulit di Chelsea
Kepindahan ke Aston Villa menjadi peluang besar bagi Garnacho untuk menghidupkan kembali kariernya.
Setelah didatangkan Chelsea dari Manchester United pada musim lalu, ia gagal mengamankan tempat reguler di skuad utama.
Sepanjang musim 2025/2026, Garnacho hanya 22 kali menjadi starter dan mencetak delapan gol di semua kompetisi.
Situasinya semakin sulit setelah pelatih Xabi Alonso tidak memasukkan namanya ke dalam rencana tim musim 2026/2027.
Ia bahkan tidak dilibatkan dalam latihan pramusim dan mendapat izin untuk mencari klub baru.
Penurunan performa tersebut juga membuatnya gagal masuk skuad Argentina pada Piala Dunia 2026.
Unai Emery Jadi Harapan Kebangkitan Garnacho
Bergabung dengan Aston Villa membuka peluang baru bagi Garnacho untuk kembali menemukan performa terbaiknya.
Di bawah arahan Unai Emery, ia diprediksi akan memperoleh menit bermain yang lebih konsisten sekaligus kesempatan mengembangkan potensinya.
Sebelum hijrah ke Chelsea, Garnacho menghabiskan lima musim bersama Manchester United.
Selama membela Setan Merah, ia mencatatkan 144 penampilan dan mencetak 26 gol di berbagai kompetisi.
Meski sempat menjadi salah satu talenta muda paling menjanjikan di Inggris, hubungan Garnacho dengan Manchester United berakhir kurang harmonis setelah kehilangan tempat utama di era Ruben Amorim.
Kini, Aston Villa menjadi panggung baru bagi winger Argentina tersebut untuk membuktikan bahwa dirinya masih layak diperhitungkan sebagai salah satu pemain muda terbaik di Liga Inggris. (*)
Editor : Petrus