Franco Mastantuono resmi bergabung dengan Fiorentina dengan status pinjaman dari Real Madrid. Simak detail kesepakatan, alasan kepindahan, hingga skema yang membuat Los Blancos tetap menguasai masa depan wonderkid Argentina tersebut.
FRANCO Mastantuono akhirnya resmi meninggalkan Real Madrid untuk bergabung dengan Fiorentina pada bursa transfer musim panas 2026.
Wonderkid asal Argentina itu akan memperkuat La Viola dengan status pinjaman setelah kedua klub mencapai kesepakatan penuh.
Kepindahan ini diyakini menjadi langkah strategis bagi semua pihak, karena Mastantuono berpeluang mendapatkan menit bermain reguler di Serie A.
Sementara, Real Madrid tetap menjaga kendali atas masa depan salah satu talenta muda paling menjanjikan di Amerika Selatan.
Kesepakatan Pinjaman Akhirnya Rampung
Kabar kepindahan Franco Mastantuono dikonfirmasi oleh pakar transfer Fabrizio Romano melalui unggahan di media sosial dengan ciri khas "Here We Go!".
Fiorentina berhasil mencapai kesepakatan dengan Real Madrid untuk meminjam gelandang berusia 18 tahun tersebut hingga akhir musim.
Setelah seluruh dokumen utama disepakati, Mastantuono dijadwalkan menjalani tes medis sebelum menandatangani kontrak bersama Fiorentina.
Italia pun menjadi destinasi baru sang pemain untuk melanjutkan proses perkembangan kariernya.
Dalam kesepakatan tersebut, Mastantuono dipastikan akan kembali ke Real Madrid pada Juni 2027 setelah masa peminjamannya berakhir.
Minim Kesempatan Bermain Jadi Alasan Tinggalkan Bernabeu
Real Madrid sebenarnya baru merekrut Mastantuono dari River Plate pada musim panas tahun lalu dengan nilai transfer mencapai 45 juta euro atau sekitar Rp854 miliar.
Namun, persaingan ketat di lini tengah membuat pemain muda Argentina itu kesulitan memperoleh menit bermain secara konsisten.
Pelatih Jose Mourinho disebut mendukung keputusan tersebut demi mempercepat perkembangan sang pemain.
Keberhasilan Nico Paz yang tampil impresif setelah menjalani masa peminjaman menjadi salah satu contoh yang diyakini dapat diikuti oleh Mastantuono.
Serie A dianggap sebagai kompetisi yang tepat bagi pemain berusia 18 tahun itu untuk mengasah kemampuan sebelum kembali bersaing memperebutkan tempat di skuad utama Los Blancos.
Fabio Grosso Berhasil Yakinkan Mastantuono Bergabung
Selain kesempatan bermain yang lebih besar, pendekatan langsung dari pelatih Fiorentina, Fabio Grosso, turut menjadi faktor penting dalam proses negosiasi.
Grosso disebut memberikan gambaran jelas mengenai peran Mastantuono dalam proyek Fiorentina musim ini.
Hal tersebut membuat sang pemain mantap memilih La Viola dibandingkan beberapa opsi lain yang sempat muncul.
Sementara itu, kedua klub juga menyelesaikan detail teknis, termasuk pembagian beban gaji selama masa peminjaman agar proses transfer dapat segera dirampungkan tanpa hambatan.
Real Madrid Tetap Pegang Kendali Masa Depan Sang Wonderkid
Meski hanya berstatus pinjaman, Fiorentina dikabarkan ingin menyisipkan opsi pembelian permanen dalam kontrak Mastantuono.
Namun, Real Madrid tidak ingin kehilangan aset berharganya begitu saja.
Sebagai jalan tengah, Los Blancos disebut akan memiliki klausul pembelian kembali (buy-back clause) apabila Fiorentina mengaktifkan opsi pembelian permanen di masa mendatang.
Skema tersebut dinilai menguntungkan kedua belah pihak.
Fiorentina memperoleh kesempatan mengembangkan salah satu talenta terbaik Argentina, sedangkan Real Madrid tetap memiliki kendali penuh untuk membawa pulang Mastantuono apabila performanya berkembang sesuai ekspektasi. (*)
Editor : Petrus