Sebulan Setelah Final Piala Dunia, Messi Akhiri Perjalanan 21 Tahun Bersama Argentina

Miftahul Ilma • Dipublikasikan Selasa, 1 September 2026 | 11:49 WIB
Lionel Messi pensiun dari Timnas Argentina.(Instagram)
Lionel Messi pensiun dari Timnas Argentina.(Instagram)

KALTENGPOS.JAWAPOS.COM — Lionel Messi menutup perjalanan panjangnya bersama tim nasional Argentina. Kapten Albiceleste itu mengumumkan pensiun dari panggung internasional pada usia 39 tahun, sekitar satu bulan setelah Argentina kalah di final Piala Dunia 2026.

Keputusan tersebut menandai berakhirnya kiprah Messi selama 21 tahun bersama tim nasional. Sejak menjalani debut pada 2005, pemain yang pernah membela Barcelona dan Paris Saint-Germain itu telah tampil 207 kali dengan catatan 125 gol dan 68 assist.

Selama era Messi, Argentina akhirnya keluar dari penantian panjang gelar juara dunia. Ia menjadi bagian dari keberhasilan Albiceleste merebut Piala Dunia 2022, serta menjuarai Copa America pada 2021 dan 2024.

Pengumuman perpisahan itu disampaikan Messi melalui akun media sosial resminya, Senin (31/8/2026). Ia mengunggah pesan panjang yang ditulis dalam beberapa lembar kertas.

Namun, pernyataan tersebut ternyata dibuat jauh sebelum dipublikasikan. Dalam catatan pada bagian akhir pesannya, Messi menyebut tulisan itu selesai pada 21 Juli, atau dua hari setelah final Piala Dunia.

Kematian ayahnya, Jorge Messi, yang terjadi setelah pesan itu ditulis, disebut semakin menguatkan keputusannya untuk mengakhiri karier internasional.

Berikut pernyataan lengkap Messi:

“Setelah sekian lama waktu berlalu sejak final, dan setelah mempertimbangkannya dengan matang, aku ingin memberi tahu semua orang bahwa aku pensiun dari tim nasional Argentina…

Ini adalah keputusan yang menyakitkan – dan masih terasa menyakitkan hingga kini – tapi aku sadar bahwa waktunya telah tiba. Aku bersumpah kepada kalian bahwa aku selalu memberikan yang terbaik – bukan hanya dalam beberapa tahun terakhir ketika kita memenangkan segalanya, tapi juga sebelum itu; aku selalu berjuang dan memberikan segalanya di lapangan untuk seragam ini, untuk membawakan kegembiraan dan membuat kalian bangga menjadi orang Argentina melalui sepakbola.”

“Waktu semakin singkat, bab-bab akan segera berakhir, dan ini adalah salah satu bab yang sangat menyakitkan bagiku. Aku mencintai, telah mencintai, dan akan selalu mencintai jadi bagian dari tim nasional. Aku telah memberikan semua yang kumiliki; aku tak punya apa pun lagi untuk diberikan, dan lagipula, ada beberapa pemain muda hebat yang pantas berada di sini.”

“Terima kasih atas semua kasih sayang selama 20 tahun terakhir ini. Aku akan sangat merindukan suara kalian dari lapangan. Sekarang aku hanya akan jadi salah satu dari kalian, bersorak dan mendukung dari luar (melewati masa-masa baik dan buruk – terutama masa-masa buruk).”

“Terima kasih kepada keluargaku karena selalu ada, karena menemaniku di dalam perjalanan ini – begitu indah, juga begitu sulit. Terima kasih kepada setiap pelatih, rekan satu tim, dan ofisial yang telah berbagi jalan ini denganku. Aku membawa serta kenangan dan momen yang tak terlupakan.”

“Aku pergi dengan ketenangan pikiran dan kebanggaan karena telah memberikan kalian-bersama rekan-rekan setimku-momen-momen yang dulu hanya kita impikan. Sungguh pengalaman luar biasa menjalani ini bersama kalian semua. Aku sayang kalian!”

“Terima kasih, Tuhan, karena telah menjadikan aku orang Argentina.

Jayalah Argentina!

Aku menulis kata-kata ini pada tanggal 21 Juli, dua hari setelah final. Hari ini, setelah apa yang terjadi pada ayahku, aku bahkan lebih yakin dari sebelumnya.” (*)

Editor : Ayu Oktaviana
lionel messi argentina piala dunia 2026 messi sepakbola