Brentford vs Chelsea 0-3: Pesta Gol The Bees Perpanjang Derita The Blues

Petrus • Dipublikasikan Sabtu, 19 September 2026 | 08:43 WIB
Raksasa London Barat, Chelsea, harus mengakui ketangguhan Brentford usai takluk 0-3 saat bertandang ke Gtech Community Stadium pada Sabtu (19/9/2026) dini hari WIB. (Sumber: REUTERS/David Klein)
Raksasa London Barat, Chelsea, harus mengakui ketangguhan Brentford usai takluk 0-3 saat bertandang ke Gtech Community Stadium pada Sabtu (19/9/2026) dini hari WIB. (Sumber: REUTERS/David Klein)

Chelsea dibantai Brentford 0-3 pada pekan kelima Premier League 2026-27. Pembuktian Xabi Alonso tertahan usai pertahanan The Blues kembali runtuh di Gtech Community Stadium.

LAGA panas pekan kelima Premier League 2026-27 berakhir tragis bagi Chelsea.

Bertandang ke Gtech Community Stadium pada Sabtu (19/9/2026) dini hari WIB, skuad asuhan Xabi Alonso harus pulang dengan kepala tertunduk setelah dihantam tuan rumah Brentford tiga gol tanpa balas.

Kekalahan telak ini sekaligus memperpanjang tren negatif The Blues yang gagal meraih kemenangan dalam tiga pertandingan terakhir di liga.

Padahal, Chelsea sempat tampil dominan dan memegang kendali permainan sepanjang babak pertama.

Namun, penyelesaian akhir yang buruk serta kelengahan fatal di lini belakang pasca-jeda membuat skenario permainan The Blues runtuh total.

Tiga gol Brentford yang dicetak oleh Jaidon Anthony, Igor Thiago, dan Fábio Carvalho makin mempertegas krisis konsistensi yang tengah melanda klub asal London Barat tersebut.

 

Malapetaka Babak Kedua dan Runtuhnya Pertahanan Chelsea

Chelsea sebenarnya memulai laga dengan cukup meyakinkan.

Mengandalkan kombinasi senior-muda, beberapa peluang sempat tercipta lewat aksi Pedro Neto, meski masih mampu diamankan kiper Brentford, Caoimhin Kelleher.

Namun, petaka The Blues dimulai pada menit ke-61 ketika Jaidon Anthony memanfaatkan umpan Jannik Schuster dari situasi sepak pojok untuk membobol gawang Emiliano Martinez.

Upaya Chelsea untuk mengejar ketertinggalan justru membuat lini belakang mereka semakin terbuka.

Pada menit ke-83, Igor Thiago menyambar bola muntah hasil tepisan Martinez untuk menggandakan keunggulan tuan rumah.

Pesta kemenangan Brentford akhirnya ditutup oleh tembakan keras Fábio Carvalho pada masa injury time (90+4') yang memanfaatkan umpan silang mendatar Kevin Schade.

 

Xabi Alonso Soroti Mentalitas dan Konsistensi Tim

Usai laga, Xabi Alonso tidak bisa menyembunyikan rasa kecewanya.

Pelatih asal Spanyol tersebut menyoroti ketidakmampuan anak asuhnya dalam menjaga intensitas dan fokus permainan selama 90 menit penuh.

Alonso menegaskan bahwa masalah timnya bukan sekadar kegagalan mengantisipasi bola mati, melainkan penurunan konsistensi dan mental bertanding di babak kedua.

"Masalahnya ada pada duel pertahanan, fase membangun serangan, dan pengendalian permainan.

Bermain bagus selama 45 menit saja tidak cukup untuk bersaing di Premier League," ujar eks pelatih Real Madrid tersebut.

Alonso juga menambahkan bahwa jeda internasional selama tiga pekan ke depan akan dimanfaatkan sepenuhnya untuk membenahi struktur pertahanan dan kedalaman krisis tim.

 

Dampak Kekalahan: Chelsea Tertahan, Brentford Tembus Tiga Besar

Hasil mengecewakan ini memberikan dampak signifikan terhadap posisi kedua tim di papan klasemen sementara.

Chelsea kini tertahan di peringkat pertengahan dengan koleksi tujuh poin dari lima laga, setelah hanya mampu memetik satu poin dari tiga pertandingan terakhir.

Selain itu, catatan buruk lini belakang The Blues makin panjang dengan rekor 22 pertandingan beruntun tanpa mencatatkan clean sheet.

Sebaliknya, tambahan tiga poin ini membawa The Bees merangsek naik ke posisi ketiga klasemen sementara Premier League dengan raihan sembilan poin.

Pasukan Keith Andrews terus menjaga rekor tak terpisahkan di awal musim ini, sekaligus membuktikan bahwa Gtech Community Stadium tetap menjadi benteng yang sangat angker bagi tim-tim raksasa. (*)

Editor : Petrus
brentford vs chelsea perpanjang derita The Bees pesta gol The Blues