PERSEBAYA SURABAYA akan membuka musim baru Super League 2025/2026 dengan menghadapi PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Jumat (8/8/2025). Laga ini akan disiarkan langsung di Indosiar dan platform streaming Vidio.com mulai pukul 19.00 WIB.
Pertandingan ini menjadi spesial karena bukan juara bertahan Persib Bandung yang tampil di laga pembuka seperti musim-musim sebelumnya.
Laga ini diprediksi akan berlangsung panas mengingat kedua tim sama-sama punya motivasi tinggi.
Bonek, suporter setia Green Force, dipastikan memadati GBT untuk memberi dukungan penuh di pertandingan perdana ini. Euforia di Surabaya pun sudah terasa sejak jauh hari, dengan berbagai persiapan pesta pembukaan yang meriah.
Persebaya Surabaya datang dengan skuad penuh percaya diri karena 70 persen pemain inti musim lalu masih bertahan. Pelatih Eduardo Perez bahkan akan memaksimalkan kuota tujuh pemain asing untuk langsung tancap gas di pekan pertama.
Lini depan Persebaya Surabaya akan dihuni Bruno Moreira dan Malik Risaldi yang mendapat dukungan dari rekrutan anyar, Gali Freitas. Mereka akan disokong barisan gelandang yang solid seperti Arif Catur, Milos Raikovic, Francisco Rivera, dan Dejan Tumbas.
Di lini belakang, trio Risto Mitrevski, Dime Dimov, dan Sadida Nugraha siap menjadi benteng kokoh. Posisi penjaga gawang tetap dipercayakan kepada Ernando Ari yang menjadi pilihan utama timnas Indonesia.
Sementara PSIM Yogyakarta datang ke Surabaya dengan semangat tinggi untuk mencetak sejarah manis di laga comeback mereka ke kasta tertinggi setelah 19 tahun.
Pelatih asal Belanda, Jean-Paul Van Gastel, menyiapkan susunan terbaik untuk meredam permainan cepat Persebaya.
PSIM akan mengandalkan Cahya Supriadi di bawah mistar, yang dikenal tangguh dan berpengalaman di level Timnas Indonesia U-23. Lini pertahanan diperkuat oleh Yusaku Yamadera, Franco Ramos, dan Andy Setyo yang punya reputasi sebagai bek tangguh.
Bagi Persebaya Surabaya, kemenangan di laga pembuka akan menjadi modal berharga untuk mengarungi musim panjang Super League 2025/2026. Apalagi mereka sudah lama menantikan momen tampil di partai pembuka di depan publik sendiri.
Duel Magis Nakhoda Baru
Musim baru ini menghadirkan cerita berbeda bagi kedua tim karena sama-sama berganti nakhoda. Persebaya Surabaya kini dipimpin duet pelatih Eduardo Perez dan Shin Sang-gyu yang sebelumnya terlibat dalam proyek Timnas Indonesia.
Eduardo Perez membawa reputasi sebagai pelatih yang piawai meracik permainan agresif namun tetap terstruktur. Sementara Shin Sang-gyu dikenal dengan ketelitian dalam analisis permainan dan pembentukan fisik pemain.
PSIM juga melakukan perombakan besar di bangku pelatih. Jean-Paul Van Gastel, yang berpengalaman di Belanda, kini dipercaya menjadi pelatih kepala menggantikan posisi Erwan Hendarwanto yang turun menjadi asisten.
Van Gastel membawa filosofi sepak bola modern dengan intensitas tinggi. Target utamanya adalah membuat PSIM cepat beradaptasi dengan kerasnya kompetisi kasta tertinggi.
Pertemuan ini menjadi spesial karena Persebaya Surabaya dan PSIM terakhir kali berjumpa di laga uji coba 2022 lalu. Saat itu Green Force menang tipis 1-0, namun kondisi tim saat ini sudah jauh berbeda.
3 Pertemuan Terakhir Persebaya Surabaya vs PSIM Yogyakarta
17/07/2022 Persebaya 1-0 PSIM Yogyakarta
16/08/2017 Persebaya 2-1 PSIM Yogyakarta
18/05/2017 PSIM Yogyakarta 1-1 Persebaya
Persebaya Surabaya datang ke laga ini dengan modal pramusim yang cukup stabil. Mereka menutup persiapan dengan kemenangan 1-0 atas PSS Sleman setelah sebelumnya menahan Persik Kediri 2-2.
5 Laga Terakhir Persebaya Surabaya
19/07/2025 Persebaya Surabaya 1-0 PSS Sleman
16/07/2025 Persik Kediri 2-2 Persebaya Surabaya
09/07/2025 Football West 0-2 Persebaya Surabaya
23/05/2025 Persebaya Surabaya 1-3 Bali United
18/05/2025 Borneo FC 1-1 Persebaya Surabaya
Kehadiran Bruno Moreira dan Francisco Rivera menjadi senjata utama tim tuan rumah. Keduanya sudah memahami atmosfer GBT dan tahu bagaimana memanfaatkan dukungan Bonek untuk menekan lawan.
Di lini belakang, duet bek asing Dime Dimov dan Risto Mitrevski diharapkan menjaga rapatnya pertahanan. Persebaya Surabaya tak ingin mengulangi kesalahan musim lalu yang kerap kebobolan di menit akhir.
PSIM datang ke Surabaya dengan performa pramusim yang belum konsisten. Mereka sempat menelan kekalahan telak 0-6 dari Bali United dan tumbang 0-1 dari Barito Putera.
5 Laga Terakhir PSIM Yogyakarta
31/07/2025 PSIM Yogyakarta 0-1 Barito Putera
26/07/2025 Bali United 6-0 PSIM Yogyakarta
23/07/2025 PSIM Yogyakarta 1-0 PSIS Semarang
19/07/2025 Persis Solo 1-0 PSIM Yogyakarta
15/07/2025 PSIM Yogyakarta 2-0 Madura United
Namun, kemenangan atas PSIS Semarang dan Madura United menunjukkan potensi mereka. Lini depan PSIM memiliki kecepatan dan kreativitas lewat Ezequiel Vidal serta Rafinha.
Masalah utama PSIM ada di sektor pertahanan yang belum solid. Franco Ramos dan Yusaku Yamadera harus bekerja keras menghadapi tekanan dari lini serang Persebaya Surabaya yang agresif.
Jean-Paul Van Gastel diprediksi mengandalkan formasi 4-3-3 untuk memaksimalkan serangan balik. Transisi cepat menjadi senjata utama jika ingin mencuri poin di kandang lawan.
PSIM Yogyakarta (4-3-3): Harlan Suardi; Reva Adi Utama, Yusaku Yamadera, Franco Ramos, Raka Cahyana; Rendra Teddy, Ze Valente, Savio Sheva; Ezequiel Vidal, Rafinha, Nermin Heljeta.
Sementara itu, Eduardo Perez cenderung mempertahankan pola 4-2-3-1. Peran Francisco Rivera sebagai pengatur serangan akan krusial untuk memecah blok pertahanan PSIM.
Persebaya Surabaya (4-2-3-1): Ernando Ari; Catur Pamungkas, Dime Dimov, Risto Mitrevski, Dejan Tumbas; Milos Raickovic, Ichas Baihaqi; Gali Freitas, Francisco Rivera, Bruno Moreira; Mihailo Perovic.
Head to head kedua tim menunjukkan Persebaya Surabaya lebih unggul. Dalam tiga pertemuan terakhir, Green Force meraih dua kemenangan dan satu hasil imbang.
Faktor kandang akan memberi keuntungan besar bagi Persebaya Surabaya. Dukungan penuh Bonek di tribun bisa menjadi energi tambahan untuk meraih tiga poin. (jpc)