MAURO Zijlstra menjadi salah satu pemain yang dipanggil dalam skuad Timnas Indonesia U-23.
Berbagai persiapan mulai dilakukan Rafael Struick dkk untuk bisa menjaga asa menjadi bagian di kejuaraan kelompok umur se-Asia itu.
Skuad Garuda Muda dikabarkan akan melakoni Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 dan bertekad lolos ke putaran final.
Salah satunya menambah pemain diaspora yang memiliki garis keturunan Indonesia. Ini menjadi langkah penting Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) untuk terus menggaet pemain muda.
Seperti Mauro Zijlstra, sang pemain diketahui memiliki berbagai keunggulan demi menambah ketajaman lini serang skuad Garuda Muda.
- Postur Tubuh
Pemain kelahiran 2004 itu diketahui memiliki postur tubuh lebih tinggi dari orang-orang Asia pada umumnya, di mana Zijlstra memiliki tinggi 188 cm.
Postur tubuh yang menjulang tinggi ini disinyalir dapat menjadi keunggulan tersendiri untuk lini depan skuad Garuda Muda dalam menggapai bola atas.
Belum lagi di skuad Garuda muda terdapat beberapa pemain yang mampu memberikan umpan-umpan manja untuk para penyerangnya.
- Muda dan Energik
Usia muda sang pemain dinilai dapat menjadi poin penting untuk mempertajam lini depan skuad Garuda Muda U-23.
Dengan ekosistem sepak bola Eropa, bukan hal aneh jika sang pemain memiliki standar lebih tinggi dari sepak bola Asia.
Hal ini akan disinyalir dapat memberikan warna tersendiri ala pesepak bola muda Eropa, seperti yang dilakukan Kylian Mbappe dan Cole Palmer.
- Pengalaman di Eropa
Mauro Zijlstra diketahui telah menekuni sepak bola sejak usianya menginjak 11 tahun, sehingga telah malang melintang di sepak bola usia muda Eropa.
Sang pemain diketahui pernah menimba ilmu di akademi klub kasta tertinggi Liga Belanda, seperti AZ Alkmaar.
Pengalaman ini akan membawanya ke level tertinggi, sehingga dapat memberikan kontribusi aktif di Timnas Indonesia U-23.(jpc)