TIMNAS Indonesia akan menjalani dua laga penting dalam kampanye mereka menuju pentas Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Untuk bisa tampil di panggung sepak bola dunia itu, Tim Garuda mesti melewati dahulu pertarungan di putaran empat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Tim asuhan Patrick Kluivert tergabung di Grup B bersama dua raksasa Asia, Arab Saudi dan Irak. Skuad Garuda terlebih dahulu berjumpa Arab Saudi pada 8 Oktober, sebelum bentrok dengan Irak pada 11 Oktober 2025. Kedua laga itu akan digelar di Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah, Arab Saudi.
Persaingan di Grub B ini sangatlah ketat, karena Jay Idzes dkk akan menghadapi dua tim kuat Asia yang notabene pernah merasakan kerasnya kompetisi antarnegara dari berbagai belahan dunia.
Yang patut dicatat, hanya juara grup yang akan lolos langsung ke Piala Dunia 2026, sedangkan runner-up grup akan melewati play-off, akan berhadapan dengan runner-up Grup A. Kemudian, pemenang pertandingan tersebut akan lolos ke ronde kelima, memperebutkan 2 tiket ke Piala Dunia melalui babak play-off antarkonfederasi.
Lantas, bagaimana skenario supaya Timnas Indonesia bisa lolos ke Piala Dunia 2026?
- Menjadi Juara Grup
Skenario terbaik bagi Timnas Indonesia jelas adalah menjadi juara grup di ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Untuk itu, kemenangan di dua laga yang akan dijalani menjadi syarat mutlak agar skuad Garuda bisa mengamankan tiket otomatis ke putaran final.
Kedua, Indonesia juga masih memiliki peluang besar untuk menjadi juara grup jika meraih satu kemenangan dan satu hasil imbang.
Syaratnya adalah tim yang ditahan imbang oleh Indonesia tidak meraih kemenangan dalam laga keduanya.
Jika imbang melawan Arab Saudi dan menang atas Irak, Indonesia menjadi juara grup jika Arab Saudi tidak mengalahkan Irak.
Apabila Arab Saudi imbang melawan Irak, mereka hanya akan mengumpulkan dua poin atau satu angka lebih banyak dari Irak.
Sedangkan Indonesia besutan Patrick Kluivert akan memuncaki grup dengan torehan 4 poin.
Ketiga, Skuad Garuda juga masih memiliki peluang menjadi juara grup jika meraih satu kemenangan dan satu kekalahan.
Namun dengan syarat ketiga tim di Grup B saling mengalahkan, sehingga semua tim memiliki koleksi 3 poin.
Jika demikian, situasinya menjadi rumit karena selisih dan jumlah gol akan diperhitungkan untuk menentukan juara grup.
Apabila selisih dan jumlah gol masih sama, maka poin disiplin (kartu merah dan kartu kuning) akan menjadi kriteria penentu berikutnya.
Misi tersebut bukan perkara mudah. Ada sejumlah pekerjaan rumah yang mesti dibereskan Patrick Kluivert, terutama jika pertandingan digelar di kandang lawan. Rekor tandang Indonesia masih rapuh.
Sejak awal kualifikasi, Garuda hanya mencatat dua kemenangan di markas Brunei Darussalam (ronde pertama) dan Vietnam (ronde kedua). Di luar itu, Indonesia tiga kali bermain imbang dan empat kali tumbang.
Sebagaimana dikutip dari Bola Sport, Rabu (11/6/2025), masalah lain yang perlu dibenahi adalah sektor pertahanan.
Sepanjang ronde ketiga, lini belakang Indonesia kebobolan 16 gol saat bertandang angka yang menunjukkan masih rentannya barisan belakang ketika menghadapi tekanan publik tuan rumah.
- Menjadi Runner-up dan Lanjut ke Babak Play-off
Dilansir dari Kompas.com (13/6/2025), hanya tim yang berhasil menjadi juara grup di ronde keempat yang berhak langsung mengamankan tiket ke Piala Dunia 2026.
Sementara itu, dua tim yang finis sebagai runner-up masih harus melanjutkan perjuangan ke ronde kelima. Mereka akan dipertemukan dalam laga dua leg yang dijadwalkan berlangsung pada 13 dan 18 November 2025.
Pemenang duel tersebut nantinya akan melaju ke babak playoff antarkonfederasi, untuk memperebutkan sisa tiket menuju Piala Dunia.
Jadwal laga perebutan tiket ke play-off antarkonfederasi
Leg 1: Kamis, 13 November 2025
Leg 2: Selasa, 18 November 2025
Jadwal Tanding Timnas Indonesia di Putaran Empat
Timnas Indonesia vs Arab Saudi
Kamis, 9 Oktober 2025
00.15 WIB
Timnas Indonesia vs Irak
Sabtu, 12 Oktober 2025
02.30 WIB
(psn/net)