DUEL panas penuh rivalitas dua tim papan atas akan tersaji pada pekan ke-9 BRI Super League 2025/2026 saat Persita Tangerang menjamu PSIM Yogyakarta di Indomilk Arena pada Jumat, 17 Oktober 2025. Pertandingan yang dijadwalkan mulai pukul 15.30 WIB itu disiarkan secara langsung oleh Indosiar, serta dapat disaksikan secara live streaming melalui Vidio.com.
Persita datang dengan motivasi tinggi. Tim berjuluk Pendekar Cisadane itu tak terkalahkan dalam 5 laga terakhir. Bahkan mencatat 4 kemenangan beruntun. Saat ini, Persita menempati posisi kedua klasemen sementara. Sukses mengoleksi 13 poin dari 7 laga (4 menang, 1 imbang, 2 kalah).
Setelah dua laga awal berujung kekalahan, Pendekar Cisadane mengamankan angka pertamanya dengan bermain imbang melawan Madura United.
Kemudian, berturut-turut Ryuji Utomo dkk mengamankan empat kemenangan beruntun untuk memastikan tempat di peringkat kedua klasemen sementara Super League. Dengan torehan 13 angka, Persita terpaut tiga angka dari Borneo FC di atasnya, namun hanya unggul satu angka dari PSIM di bawahnya.
Tentunya pertandingan akhir pekan ini berarti penting bagi pasukan Pena untuk mempertahankan posisinya di papan atas klasemen sementara, sekaligus menjaga selisih angkanya dengan Borneo FC mengingat wakil asal Samarinda itu masih mengantongi satu laga tunda.
Sementara itu, PSIM Yogyakarta siap membuktikan bahwa mereka bukan sekadar tim promosi. Tim berjuluk Laskar Mataram tampil luar biasa di laga tandang mampu mencatat kemenangan atas Bali United FC dan Malut United FC, dua tim kuat yang sulit ditaklukkan di kandang sendiri. Saat ini mereka bertengger di posisi 3 dengan koleksi 12 poin, terpaut 1 poin dari Persita.
PSIM jadi tim kuda hitam berikutnya setelah Malut United yang menyandang gelar tersebut musim lalu. Berstatus sebagai tim promosi, Laskar Mataram tampil apik di kasta tertinggi sepakbola Tanah Air setelah menjuarai Liga 2.
Di bawah asuhan Jean-Paul van Gastel, PSIM menjelma jadi tim yang tak boleh dipandang sebelah mata. Dengan catatan tiga kemenangan, tiga hasil imbang, dan hanya satu kekalahan.
Kemenangan di laga akhir pekan ini bisa membawa PSIM naik ke posisi kedua, namun kekalahan atau hasil imbang berpotensi mendepak tim asal Yogyakarta itu keluar dari lima besar. Pasalnya Persija Jakarta dan Malut United mengekor di bawahnya dengan selisih satu angka saja.
Carlos Pena Waspadai Kekuatan Tim Tamu
Persita tampil impresif musim ini. Tim berjuluk Pendekar Cisadane belum terkalahkan dalam lima laga terakhir dan mencatat empat kemenangan beruntun. Catatan apik tersebut membuat mereka sementara bertengger di peringkat kedua klasemen dengan modal kepercayaan diri tinggi.
Meski begitu, pelatih Carlos Pena tak mau terlena. Ia menilai PSIM bukan tim sembarangan, terutama dengan performa tandang yang luar biasa sejauh musim ini.
“Mereka memang tim promosi, tapi punya banyak pemain berpengalaman di sepak bola Indonesia. Mereka merekrut pemain asing berkualitas dan pemain lokal yang sudah terbukti,” ujar Pena, sebagaimana dikutip radarbanyuwangi.jawapos.com.
“PSIM sudah memainkan empat laga tandang dan meraih 10 poin (3 menang, 1 imbang). Mereka sangat tangguh di luar kandang. Jadi ini akan jadi laga sulit, tapi kami datang dengan kepercayaan diri dan momentum yang bagus,” lanjut sang pelatih.
Pertemuan Pertama Sejak 2012, Laga Sarat Nostalgia
Laga ini menjadi sangat spesial karena akan menjadi pertemuan pertama kedua tim sejak tahun 2012, saat mereka terakhir bertemu di babak semifinal Divisi Utama Liga Indonesia.
Kala itu, Persita berhasil mendominasi dengan dua kemenangan atas PSIM.
Pertandingan kali ini pun disebut-sebut sebagai ajang nostalgia antara dua tim yang memiliki sejarah panjang di sepak bola nasional.
PSIM Yogyakarta Tanpa Dua Pemain Asing di Laga Kontra Persita
Selain masih belum bisa menurunkan pemain asing Donny Warmerdam yang sedang dalam masa pemulihan cedera, PSIM Yogyakarta dipastikan juga tidak dapat menurunkan Anton Fase pada laga pekan ke-9 BRI Super League 2025/26.
Anton Fase yang berposisi sebagai winger mengalami cedera saat menjalani latihan harian. Beruntung, cedera yang dialami andalan Laskar Mataram ini tergolong ringan.
“Anton jatuh saat latihan, mengakibatkan dia cedera ankle sprain. Untungnya itu non-kontak, jadi cederanya cukup ringan,” kata Dokter tim PSIM, Hansel, Rabu (15/10).
Sementara itu, pelatih kepala PSIM, Jean-Paul Van Gastel, memberikan konfirmasi terkait kondisi anak asuhnya tersebut.
“Kondisi Anton tidak terlalu baik. Dia absen sejak hari Jumat (10/10) lalu,” ujar Van Gastel.
“Saya tidak tahu pasti dia harus absen berapa lama. Ya, setidaknya dia akan absen di dua pertandingan berikutnya,” lanjut pelatih asal Belanda itu.
Antusiasme Suporter Persita dan PSIM Memanas
Antusiasme suporter di Tangerang diprediksi sangat tinggi untuk menyambut laga ini. Selain karena status laga kandang, performa impresif Persita dalam beberapa pekan terakhir membuat publik semakin optimistis.
Dengan dukungan penuh di Indomilk Arena, Pendekar Cisadane siap mempertahankan tren positif dan memperpanjang catatan kemenangan mereka di BRI Super League 2025/26.
Head to Head Persita vs PSIM
Dua pertemuan terakhir
05/07/2012 PSIM 0 – 1 Persita
11/06/2012 Persita 4 – 1 PSIM
Lima pertandingan terakhir Persita
04/10/2025 Persita 2 – 0 Semen Padang
27/09/2025 Persita 2 – 1 Persib
21/09/2025 Persijap 1 – 2 Persita
11/09/2025 Persita 2 – 1 PSM
24/08/2025 Madura United 1 – 1 Persita
Lima pertandingan terakhir PSIM
27/09/2025 PSM 0 – 0 PSIM
20/09/2025 Bali United 1 – 3 PSIM
14/09/2025 PSIM 1 – 3 Borneo
30/08/2025 Malut United 0 – 2 PSIM
24/08/2025 PSIM 1 – 1 Persib
Prediksi Line-Up Persita vs PSIM
Perkiraan susunan pemain Persita (4-2-3-1): Igor Rodrigues; Ryuji Utomo, Tamirlan Kozubaev, Mario Jardel, Fairuz Ohorella; Javlon Guseynov, Pablo Ganet; Eber Bessa, Rayco Rodriguez, Nur Hardianto; Aleksa Andrejic.
Pelatih: Carlos Pena.
Perkiraan susunan pemain PSIM (4-3-3): Harlan Suardi; Rendra Teddy, Raka Cahyana, Diaz Dewari, Andi Irfan; Vidal, Nermin Haljeta, Ze Valente; Deri Corfe, Francos Mingo, Savio Seva.
Pelatih: Jean-Paul van Gastel.
Prediksi Skor Persita vs PSIM
Kedua tim sama-sama berada di tren positif. Namun Persita memiliki keuntungan bermain di depan pendukungnya sendiri.
Sementara, PSIM terbukti tangguh di laga tandang. Karena itu, bukan tidak mungkin pasukan Jean-Paul van Gastel bisa mencuri poin di Tangerang.
Kami memprediksi pertandingan ini bakal berlangsung ketat dan dalam tensi yang tinggi. Karena kekuatan kedua tim hamper berimbang, kami memperkirakan lag aini akan berakhir dengan skor imbang.
Prediksi skor akhir: Persita 1-1 PSIM
Jadwal Tanding & Live Streaming
Kompetisi : BRI Super League 2025/2026 (pekan
Pertandingan : Persita vs PSIM
Hari : Jumat, 17 Oktober 2025
Kick-off : Pukul 15.30 WIB
Venue : Indomilk Arena
Siaran Langsung : Indosiar TV
Live Streaming : Vidio.com
(psn/net)