Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Pelatih Persebaya Bernardo Tavares Beri Pesan ke Bonek dan Bonita: Jangan Paido Pemain yang Buat Kesalahan

Petrus • Rabu, 7 Januari 2026 | 14:30 WIB
Bernardo Tavares
Bernardo Tavares

 

PELATIH anyar Persebaya Surabaya Bernardo Tavares menyampaikan pesan sangat penting kepada Bonek dan Bonita se jagat raya.

Mantan pelatih PSM Makassar itu meminta pendukung Persebaya memberikan dukungan positif saat pemain berjuang di atas lapangan.

Bonek dan Bonita diminta tidak lagi menyoraki atau dalam Bahasa Surabaya Paido pemain ketika melakukan kesalahan di atas lapangan.

Apakah pesan itu akan sampai ke telinga bonek dan bonita? Pembuktian itu akan terlihat dalam laga pekan ke-17 Super League 2025/2026 melawan Malut United.

Duel Persebaya vs Malut United FC dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya pada Sabtu (10/1/2026) sore mulai pukul 15.30 WIB.

Debut Tavares bersama Green Force sejak diresmikan sebagai pelatih anyar pada 22 Desember 2025.

Kesan positif dan kritik bonek

Tavares kemudian mengungkap kesannya saat bermain di Stadion Gelora Bung Tomo.

Ia terkesan, di satu sisi mengkritisi Bonek dan Bonita yang memberikan dukungan secara langsung ke Persebaya di stadion.

Pelatih asal Portugal itu menyoroti sikap dan tingkah suporter jika ada pemain Persebaya Surabaya yang melakukan kesalahan. Bonek dan Bonita disebut olehnya memberikan ejekan, alih-alih mendukung saat momen itu terjadi. Tavares merasa hal itu tak perlu dan meminta tak boleh terjadi lagi.

"Ketika satu pemain Persebaya membuat umpan buruk atau kesalahan, saya merasa para pemain akan gugup karena pendukung Persebaya dengan cepat memberikan suara-suara mengejek kepada pemain ini. Dan kita perlu menghentikan ini," kata Tavares, dipetik dari akun Instagram @persebayafans.27, Rabu (7/1/2026).

Tavares mengatakan, Persebaya saat ini memiliki sejumlah pemain muda. Karena itu, suporter seharusnya terus memberikan dukungan kepada mereka, termasuk saat melakukan kesalahan. Dia ingin Bonek dan Bonita setia mendukung tim serta pemain dalam kondisi apapun.

"Kita punya banyak pemain muda. Kita akan bermain melawan tim yang berpengalaman. Dan kita butuh dukungan dari pendukung kita ketika pemain atau tim kita melakukan kesalahan. Kita butuh antusiasme dari Bonek. Kita butuh antusiasme besar dari Bonita, Bonek, dan semua pendukung," harap Tavares.

"Untuk para pemain, jangan takut, jangan gugup. Jika melakukan kesalahan, ya lakukan kesalahan, tapi setidaknya ambil risiko. Karena jika pendukung tidak melakukan ini, pemain tidak akan berkembang. Dia takut mengambil risiko. Dia tidak mendapatkan kepercayaan diri," tambahnya.

"Persebaya memiliki banyak pendukung. Kalian ingin menjadi apa? Pendukung yang baik atau pendukung yang buruk? Karena jika kalian mengubah perilaku, kita bisa membuat hal-hal baik bersama," ucap Tavares menambahkan.

Lebih lanjut, Tavares menyinggung prestasi Persebaya Surabaya yang sudah lama tak pernah juara. Terakhir kali Green Force jadi yang terbaik di Indonesia adalah pada 2004 alias 12 tahun silam.

Tavares menyoroti hal itu karena Persebaya sebenarnya klub besar dengan basis kelompok suporter yang besar juga. Karena itu dia ingin pemain, tim dan suporter bekerja sama untuk mengakhiri puasa gelar tersebut.

"Sejak 2004, klub ini belum memenangkan apa pun. Dan lihat, jumlah penontonnya adalah klub ketiga atau kedua yang memiliki jumlah penonton terbanyak di stadion. Jadi mari kita bekerja sama," tutur Tavares.

"Sangat penting bagi para pemain untuk merasa bahwa mereka bermain di kandang sendiri. Para pendukung datang untuk mendukung mereka jika mereka melakukan kesalahan atau tidak melakukan kesalahan," tutupnya.(jpc)

Editor : Ayu Oktaviana
#stadion gelora bung tomo #sepak bola #persebaya surabaya #Kandang Sendiri #Malut United FC #bonek #Bernardo Tavares #suporter #Bahasa Surabayaan #sepak bola indonesia #Super League 2025/2026 #bola #persebaya #psm makassar #green force #Puasa Gelar #pendukung persebaya