HASIL minor yang didapatkan Persib Bandung pada leg pertama babak 16 Besar AFC Champions League (ACL) Two 2025/2026 jelas menjadi pukulan telak.
Pasukan Bojan Hodak dipaksa mengakui ketangguhan tim tuan rumah dalam duel yang digelar di Stadion Ratchaburi, Thailand.
Gol-gol lawan dicetak oleh Pedro Tana (5', 84') dan Gabriel Mutombo (53').
Kekalahan tersebut juga membuat langkah Tim Pangeran Biru menuju perempat final menjadi kian terjal.
Start Buruk Hancurkan Kepercayaan Diri Maung Bandung
Persib Bandung harus pulang dengan kepala tertunduk dari Thailand usai dibekuk Ratchaburi FC dengan skor telak 0-3 pada leg pertama babak 16 besar AFC Champions League Two 2025/2026.
Laga yang digelar di Stadion Ratchaburi itu menjadi malam kelam bagi Maung Bandung, yang langsung tertinggal cepat dan gagal bangkit hingga peluit akhir.
Gol cepat Pedro Tana pada menit ke-5 seolah meruntuhkan rencana permainan tim asuhan Bojan Hodak.
Situasi kian memburuk ketika Gabriel Mutombo Kupa menggandakan keunggulan tuan rumah di menit ke-53, sebelum Pedro Tana kembali mencatatkan namanya di papan skor jelang laga usai pada menit ke-84.
Kekalahan tiga gol tanpa balas ini bukan sekadar hasil minor, tetapi juga pukulan telak bagi ambisi Persib di pentas Asia.
Langkah Pangeran Biru menuju perempat final kini terjal, dengan beban berat yang harus dipikul saat tampil di kandang sendiri pada leg kedua.
Dominasi Tanpa Solusi, Persib Mandul di Depan Gawang
Mengutip data dari laman Lapangbola, Persib sejatinya mampu mengimbangi bahkan sedikit unggul dalam penguasaan bola dengan 52 persen, berbanding 48 persen milik Ratchaburi FC.
Namun dominasi tersebut tidak berbanding lurus dengan efektivitas di depan gawang.
Dari total 17 tembakan yang dilepaskan, hanya tiga yang mengarah tepat ke sasaran.
Lemahnya penyelesaian akhir kembali menjadi pekerjaan rumah besar bagi lini serang Persib.
Sebaliknya, Ratchaburi tampil jauh lebih klinis dengan tujuh tembakan tepat sasaran dari 11 percobaan, tiga di antaranya berbuah gol.
Lini Tengah Kalah Duel, Hodak Akui Kualitas Lawan
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, tak menampik keunggulan tuan rumah, terutama dalam duel-duel penting di lini tengah.
Menurutnya, Ratchaburi bermain lebih efektif dan mampu memanfaatkan setiap celah yang ada.
“Kami memiliki peluang, tapi tidak mampu mencetak gol. Ada beberapa kesempatan bagus, bahkan bola sempat mengenai tiang,” ujar Hodak, dikutip dari Kompas.com.
Pelatih asal Kroasia itu menegaskan bahwa masalah utama timnya terletak pada penyelesaian akhir.
Rekor Buruk Kontra Klub Thailand Berlanjut
Kekalahan ini menambah catatan kurang impresif Persib saat berhadapan dengan klub asal Thailand.
Dari sembilan pertemuan di berbagai ajang, Maung Bandung kini mencatatkan tiga kemenangan, lima kekalahan, dan satu hasil imbang.
Misi Mustahil? Persib Dituntut Menang Empat Gol di GBLA
Pada leg kedua yang akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Rabu (18/2/2026) pukul 19.15 WIB, Persib wajib menang dengan selisih minimal empat gol untuk memastikan tiket ke perempat final.
Jika hanya menang 3-0, laga harus dilanjutkan ke extra time hingga adu penalti.
Atmosfer GBLA dan dukungan penuh Bobotoh diharapkan menjadi bahan bakar kebangkitan.
Namun pertanyaannya, mampukah Persib mengubah tekanan besar menjadi malam magis di Bandung, atau justru harus mengakhiri perjalanan mereka di babak 16 besar ACL Two musim ini? (psn/net)
Editor : Petrus