PERSIB Bandung harus menelan pil pahit meski berhasil mengamankan kemenangan di hadapan pendukung sendiri.
Bermain penuh semangat dan determinasi, Maung Bandung mampu menundukkan wakil Thailand, tetapi hasil itu belum cukup untuk menyelamatkan perjalanan mereka di kompetisi Asia musim ini.
Kegagalan di leg pertama menjadi beban terlalu berat yang tak mampu mereka balas sepenuhnya.
Atmosfer di Stadion Gelora Bandung Lautan Api dipenuhi harapan besar. Ribuan Bobotoh memberikan dukungan tanpa henti, mendorong tim kesayangan mereka untuk mengejar defisit agregat.
Persib sempat membuka asa lewat gol di babak pertama, namun situasi berubah drastis setelah kartu merah memaksa mereka bermain dengan 10 orang hingga akhir pertandingan.
Tak hanya Persib, drama juga menyelimuti wakil Vietnam, Cong An Ha Noi, yang harus tersingkir akibat sanksi dan kekalahan telak dari wakil Singapura.
Hasil ini semakin mempertegas ketatnya persaingan di ajang Asia kasta kedua, di mana kesalahan kecil dapat berujung fatal bagi ambisi klub-klub peserta.
Kemenangan Tak Cukup, Persib Bandung Tetap Tersingkir
Persib Bandung meraih kemenangan tipis 1-0 atas Ratchaburi FC pada leg kedua babak 16 besar AFC Champions League Two 2025/2026, Rabu (18/2/2026), di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.
Namun, kemenangan tersebut tidak cukup untuk membalikkan keadaan setelah kekalahan telak 0-3 pada leg pertama.
Gol semata wayang Persib dicetak oleh Andrew Jung pada menit ke-40. Ia memanfaatkan bola liar di depan gawang dan sukses menaklukkan kiper Kampol Pathomakkakul.
Gol tersebut sempat dianulir karena dugaan offside, tetapi akhirnya disahkan setelah wasit berkonsultasi dengan VAR.
Sayangnya, situasi berubah menjelang akhir babak pertama ketika Uilliam Barros diganjar kartu merah langsung usai melanggar Jonathan Khemdee.
Keputusan ini memaksa Persib bermain dengan 10 pemain sepanjang babak kedua, membuat upaya mengejar agregat menjadi semakin sulit.
Upaya Maksimal di Babak Kedua Tak Berbuah Gol Tambahan
Memasuki babak kedua, Persib mencoba meningkatkan daya serang dengan memasukkan beberapa pemain segar, termasuk Layvin Kurzawa, Luciano Guaycochea, dan Sergio Castel.
Meski demikian, keunggulan jumlah pemain yang dimiliki Ratchaburi membuat Persib kesulitan menciptakan peluang bersih.
Ratchaburi tampil disiplin dalam bertahan dan mampu meredam tekanan tuan rumah hingga peluit panjang berbunyi.
Skor 1-0 untuk kemenangan Persib bertahan, tetapi secara agregat mereka tetap kalah 1-3.
Dengan hasil ini, Ratchaburi memastikan diri lolos ke babak perempat final dan akan menghadapi pemenang antara Pohang Steelers dan Gamba Osaka.
Perjalanan Persib Terhenti, Wakil Indonesia Habis
Kegagalan ini memastikan tidak ada lagi wakil Indonesia yang tersisa di babak perempat final ACL Two musim ini.
Meski tersingkir, Persib tetap mencatat pencapaian positif dengan menembus babak 16 besar, yang menjadi salah satu performa terbaik mereka sejak mengikuti kompetisi ini.
Namun, kekalahan telak di leg pertama menjadi faktor utama kegagalan Maung Bandung melangkah lebih jauh.
Persib menunjukkan semangat juang tinggi di leg kedua, tetapi situasi agregat dan kartu merah menjadi hambatan yang terlalu berat untuk diatasi.
Cong An Ha Noi Tersingkir, Tampines Rovers Melaju Meyakinkan
Nasib serupa juga dialami wakil Vietnam, Cong An Ha Noi, yang tersingkir setelah kalah 1-3 dari Tampines Rovers pada leg kedua di Stadion Jalan Besar.
Situasi CAHN semakin sulit setelah Asian Football Confederation menjatuhkan sanksi akibat penggunaan dua pemain ilegal di leg pertama.
Kemenangan 4-0 mereka dianulir dan diganti dengan kekalahan WO 0-3.
Tampines memanfaatkan momentum tersebut dengan kemenangan 3-1 di leg kedua, memastikan tiket perempat final dengan agregat telak 6-1.
Persaingan Semakin Ketat di Fase Gugur
Hasil ini menunjukkan betapa ketatnya persaingan di AFC Champions League Two musim ini.
Klub-klub yang mampu tampil konsisten di dua leg memiliki peluang lebih besar untuk melangkah jauh.
Bagi Persib dan CAHN, kegagalan ini menjadi pelajaran berharga untuk kembali lebih kuat di musim berikutnya.
Sementara itu, klub-klub yang lolos akan terus berjuang demi mendekati gelar juara kompetisi Asia yang semakin bergengsi ini. (psn/net)
Editor : Petrus