DUEL sarat gengsi akan tersaji saat Persebaya Surabaya menjamu Persib Bandung pada pekan ke-24 BRI Super League 2025/2026.
Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Senin (2/3) pukul 20.30 WIB ini bukan sekadar perebutan tiga poin, melainkan pertarungan harga diri dua raksasa sepak bola nasional.
Persib datang dengan kepercayaan diri tinggi. Meski baru tersingkir dari kompetisi Asia, Maung Bandung justru tampil luar biasa di kompetisi domestik.
Lima kemenangan beruntun serta rekor pertahanan terbaik liga menjadi bukti konsistensi pasukan Bojan Hodak musim ini.
Di sisi lain, Persebaya tak ingin sekadar menjadi pelengkap pesta. Bermain di hadapan ribuan Bonek dan Bonita, Bajol Ijo membawa tekad besar untuk memangkas jarak poin dan membuka kembali persaingan papan atas.
Atmosfer panas Surabaya diyakini akan menjadi bahan bakar tambahan untuk meredam dominasi tim tamu.
Bojan Hodak: Tak Ada Favorit di Laga Derbi
Pelatih Persib, Bojan Hodak, menegaskan duel ini adalah pertemuan dua tim terbesar di Indonesia. Ia menolak anggapan bahwa timnya lebih diunggulkan meski memimpin klasemen.
“Dalam pertandingan seperti ini tidak ada favorit. Semua ingin menang dan laga pasti sulit serta sengit,” ujarnya dalam konferensi pers prapertandingan.
Hodak juga menyinggung kekalahan 1-4 di GBT musim lalu. Namun, ia memastikan situasinya kini berbeda.
Saat itu, ia mengaku mengambil risiko dengan memainkan kiper muda karena posisi tim sudah aman.
Kali ini, fokus sepenuhnya tertuju pada tiga poin dan stabilitas lini belakang yang sudah diperkuat sejak bursa transfer.
Persib memang tampil impresif musim ini dengan hanya kebobolan 11 gol dari 22 laga. Namun Hodak tetap waspada terhadap perubahan signifikan Persebaya sejak ditangani pelatih anyar.
Waspadai Tangan Dingin Bernardo Tavares
Di kubu tuan rumah, pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menilai tekanan justru berada di pihak Persib. Ia bahkan membandingkan kedalaman skuad Maung Bandung dengan klub raksasa Malaysia, Johor Darul Ta'zim.
“Mereka bisa merotasi banyak pemain berkualitas. Kalau melihat nilai pasar, tekanan ada di mereka. Kami nothing to lose,” tegas Tavares.
Pelatih asal Portugal itu mengakui pertahanan Persib adalah yang terkuat di liga.
Namun ia optimistis kolektivitas timnya yang semakin solid mampu mengimbangi agresivitas lawan.
Ia menekankan pentingnya fokus dalam setiap momen pertandingan, baik saat menguasai bola maupun ketika kehilangan bola.
Tavares juga berharap dukungan penuh Bonek dan Bonita mampu memberikan energi ekstra bagi para pemainnya di lapangan.
Kondisi Skuad: Persib Tak Sepenuhnya Lengkap
Persib mendapat kabar baik dengan kembalinya Thom Haye.
Namun beberapa nama masih diragukan tampil, seperti Julio Cesar yang masih dalam pemulihan cedera dan Layvin Kurzawa.
Marc Klok juga disebut belum sepenuhnya siap usai cedera panjang.
Meski begitu, Hodak tetap percaya pada kedalaman skuadnya.
Ia yakin para pemain pengganti mampu menjaga standar permainan tim yang tengah berada dalam tren positif, termasuk kemenangan telak 5-0 atas Madura United pada laga sebelumnya.
Sementara itu, Persebaya juga datang dengan modal kemenangan 1-0 atas PSM Makassar.
Trio asing Bruno Moreira, Gali Freitas, dan Rivera menjadi perhatian khusus Hodak karena dinilai mampu mengubah jalannya pertandingan lewat kreativitas dan kecepatan mereka.
Adu Strategi dan Mentalitas
Pertemuan ini diprediksi berlangsung ketat dan emosional. Persib ingin semakin kokoh di puncak klasemen dengan koleksi 53 poin, sedangkan Persebaya yang berada di peringkat kelima dengan 38 angka berambisi memangkas jarak.
Lebih dari sekadar duel taktik, laga ini adalah adu mentalitas. Hodak datang dengan misi menjaga konsistensi, sementara Tavares membawa semangat tanpa beban dan dukungan penuh publik Surabaya.
Senin malam di GBT bukan hanya soal siapa yang lebih kuat, tetapi siapa yang lebih siap menghadapi tekanan. (psn/net)
Editor : Petrus