DEWA United FC sukses mengamankan kemenangan penting saat menjamu PSIM Yogyakarta dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026.
Bermain di Banten International Stadium, Jumat (3/4/2026), laga berlangsung ketat dan penuh tensi sejak menit awal.
Pertandingan ini menjadi duel krusial bagi kedua tim yang sama-sama memburu posisi lebih baik di papan klasemen.
PSIM yang datang dengan posisi lebih tinggi mencoba tampil dominan, namun solidnya pertahanan tuan rumah membuat mereka frustrasi sepanjang laga.
Satu momen krusial akhirnya menjadi pembeda.
Penalti yang dieksekusi dengan tenang oleh Alex Martins pada babak kedua memastikan kemenangan tipis 1-0 bagi Dewa United, sekaligus memperketat persaingan di papan tengah klasemen.
Babak Pertama: Intensitas Tinggi Tanpa Gol
Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim langsung bermain agresif.
PSIM Yogyakarta terlihat lebih dominan dalam penguasaan bola dan mencoba menekan lewat serangan bertubi-tubi.
Namun, rapatnya lini belakang Dewa United membuat setiap peluang PSIM gagal berbuah gol.
Tuan rumah sesekali melancarkan serangan balik berbahaya, tetapi belum mampu memecah kebuntuan.
Babak pertama juga diwarnai kartu kuning untuk Raka Cahyana (34’) dan Ezequiel Vidal (42’). Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.
VAR Jadi Penentu, Penalti Ubah Jalannya Laga
Memasuki babak kedua, tempo pertandingan tetap tinggi.
PSIM masih mencoba mengontrol permainan, namun Dewa United mulai meningkatkan intensitas serangan.
Momen penting terjadi pada menit ke-60 ketika wasit menghentikan laga setelah mendapat rekomendasi VAR terkait pelanggaran di kotak penalti.
Setelah peninjauan, Dewa United mendapat hadiah penalti.
Alex Martins yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya pada menit ke-62.
Gol tersebut menjadi satu-satunya yang tercipta dalam pertandingan ini.
Tensi Meningkat, Pergantian Pemain Tak Ubah Skor
Setelah gol tercipta, pertandingan semakin panas. Beberapa kartu kuning kembali dikeluarkan, termasuk untuk Brian Fatari dan Nick Kuipers.
Kedua pelatih mencoba mengubah jalannya laga melalui sejumlah pergantian pemain.
PSIM memasukkan tenaga segar seperti Riyanto Abiyoso dan Nermin Haljeta untuk menambah daya gedor.
Namun hingga enam menit injury time berakhir, PSIM tetap gagal menyamakan kedudukan. Skor 1-0 untuk Dewa United bertahan hingga peluit panjang.
Klasemen Memanas, Selisih Kian Tipis
Kemenangan ini membawa Dewa United semakin dekat dengan PSIM di klasemen sementara.
Dewa United kini mengoleksi 37 poin di posisi ke-9, hanya terpaut satu angka dari PSIM yang berada di atasnya.
Hasil ini membuat persaingan papan tengah semakin sengit menjelang akhir musim.
Kedua tim masih memiliki peluang untuk memperbaiki posisi mereka dalam beberapa laga tersisa.
Susunan Pemain
Dewa United: Sonny Stevens; Carlos Pereira, Nick Kuipers, Brian Fatari, Alta Ballah; Hugo Gomes, Ivar Jenner, Alexis Messidoro; Egy Maulana, Hugo Gomes, Alex Martins
PSIM Yogyakarta: Cahya Supriadi; Raka Cahyana, Franco Ramos, Jop van der Avert, Yusaku Yamadera; Donny Warmerdam, Ze Valente, Savio Sheva; Pulga Vidal, Deri Corfe, Riyatno Abiyoso.
Jadwal Berikutnya
Dewa United akan menghadapi Malut United pada 12 April 2026, sementara PSIM Yogyakarta dijadwalkan bertemu PSM Makassar pada 10 April 2026. (psn/net)
Editor : Petrus