AREMA FC harus menelan kenyataan pahit setelah gagal mengamankan tiga poin di kandang sendiri.
Menjamu Malut United di Stadion Kanjuruhan, laga berakhir imbang 1-1 dalam duel yang sarat tensi dan penuh kontroversi, Jumat (3/4/2026).
Sejak peluit awal dibunyikan, pertandingan langsung menghadirkan drama.
Keputusan VAR, gol yang dianulir, hingga penalti krusial menjadi bumbu panas yang membuat duel ini jauh dari kata biasa.
Meski sempat unggul lebih dulu, Arema FC gagal mempertahankan keunggulan.
Malut United menunjukkan mental kuat dengan bangkit dan mencuri satu poin berharga dari markas Singo Edan.
VAR Jadi Sorotan Sejak Menit Awal
Pertandingan langsung diwarnai kontroversi saat Malut United mencetak gol cepat di menit ke-12.
Gol bunuh diri Hansamu Yama Pranata sempat membuat publik Kanjuruhan terdiam.
Namun, setelah tinjauan VAR, wasit menganulir gol tersebut karena pelanggaran lebih dulu oleh David da Silva terhadap Muhammad Anwar Rifai.
Keputusan ini memicu protes, sekaligus membakar semangat tuan rumah.
Hansamu Yama Tebus Kesalahan
Arema merespons dengan permainan menyerang.
Usaha mereka membuahkan hasil pada menit ke-26.
Hansamu Yama yang sebelumnya nyaris mencetak gol bunuh diri, sukses menebus kesalahan dengan sundulan keras memanfaatkan sepak pojok Gustavo Franca.
Gol ini membawa Arema unggul 1-0 dan menghidupkan atmosfer stadion.
Penalti Ubah Arah Laga
Momentum Arema tak bertahan lama.
Pada menit ke-36, wasit kembali menjadi pusat perhatian setelah menunjuk titik putih usai pelanggaran Ahmad Alfarizie terhadap Igor Inocencio.
VAR kembali digunakan untuk memastikan keputusan, dan hasilnya penalti tetap sah.
David da Silva yang maju sebagai algojo menjalankan tugasnya dengan dingin pada menit ke-42. Skor berubah menjadi 1-1.
Babak Kedua: Tekanan Malut, Arema Bertahan
Memasuki babak kedua, Malut United tampil lebih dominan.
Serangan demi serangan dilancarkan, termasuk peluang dari Yance Sayuri dan Tyronne Del Pino.
Namun, solidnya lini pertahanan Arema serta penampilan apik penjaga gawang membuat semua peluang tersebut gagal berbuah gol.
Di sisi lain, Arema lebih banyak mengandalkan serangan balik, namun kurang efektif dalam penyelesaian akhir.
Peluang Emas Terbuang di Akhir Laga
Jelang laga berakhir, Malut United hampir mencuri kemenangan.
Pada menit ke-88, peluang emas didapat Ciro Alves, namun sontekannya masih mampu diamankan kiper Arema.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap 1-1.
Kedua tim harus puas berbagi poin dalam laga penuh drama ini.
Dampak ke Klasemen dan Top Skor
Hasil ini membuat Arema FC tertahan di papan tengah, tepatnya peringkat ke-12 dengan 32 poin.
Sementara Malut United tetap bersaing di papan atas dengan 46 poin, meski gagal memangkas jarak dari pesaingnya.
Di sisi individu, gol David da Silva semakin mengukuhkannya di puncak daftar top skor dengan koleksi 16 gol—menjadikannya ancaman serius hingga akhir musim.
Susunan Pemain Arema FC vs Malut United
Arema FC: Adi Satryo (Lucas Frigeri 53'), Rio Fahmi, M Rifai, Hansamu Yama, Johan Alfarizi (Leo Guntara 76'), Arkhan Fikri, Jayus Hariono, Julian Guevara, Gabriel Silva, Gustavo Franca, Salim Tuharea (Valdeci 76').
Pelatih: Marcos Santos.
Malut United: Angga Saputro, Inocencio, Nilson Junior (Safrudin Tahar 46'), Gustavo, Yance Sayuri, Rido Syuhada (Lucas Cardoso 46'), Wbeymar Angulo, Tyronne, Frets Butuan (Yakob Sayuri 43'), David da Silva, Ciro
Pelatih: Hendri Susilo.
(psn/net)
Editor : Petrus