FC Bekasi City harus menelan hasil imbang saat menjamu Persekat Tegal di Stadion Patriot Candrabhaga, Senin (6/4/2026).
Laga yang berjalan dengan intensitas tinggi ini memperlihatkan pertarungan sengit antara tim papan tengah dan tim yang tengah berjuang keluar dari zona degradasi.
Gol cepat Ramadhan Madon sempat membawa Black Horse unggul, tetapi Persekat Tegal mampu menyamakan kedudukan lewat Riki Dwi Saputro pada menit-menit akhir pertandingan.
Hasil imbang ini membawa konsekuensi besar bagi persaingan promosi Grup 1 Championship 2025/2026.
FC Bekasi City kini menempati peringkat ketiga dengan 37 poin, tertinggal tujuh poin dari Adhyaksa FC yang memuncaki klasemen, sementara Persekat Tegal mendapat satu poin penting untuk memperkuat posisi mereka di zona play-off degradasi.
Gol Cepat Ramadhan Buka Keunggulan Black Horse
FC Bekasi City memulai laga dengan agresif dan berhasil membuka keunggulan sejak menit ke-16 melalui Ramadhan Madon, top scorer lokal Championship 2025/2026.
Gol ini sempat memberi harapan bagi Black Horse untuk menyalip posisi Garudayaksa FC di zona play-off promosi.
Penampilan tim tuan rumah di babak pertama solid, dengan kontrol bola yang cukup baik dan beberapa peluang yang nyaris menambah keunggulan.
Persekat Bangkit, Riki Dwi Saputro Samakan Kedudukan
Meski tertinggal, Persekat Tegal tidak gentar. Mental juara mereka terlihat saat Riki Dwi Saputro berhasil memanfaatkan skema serangan di menit ke-79 untuk menyamakan kedudukan.
Pelatih I Putu Gede Swi Santoso menyoroti semangat juang anak asuhnya, yang mampu bangkit dari tekanan dan menunjukkan peningkatan mental serta kekompakan tim.
“Beban pasti ada, tapi kami datang dengan keinginan untuk berubah, dan itu terlihat di pertandingan hari ini,” ungkap Putu.
Imbang yang Berarti bagi Persaingan Promosi dan Degradasi
Tambahan satu poin dari laga ini membuat FC Bekasi City sulit mengejar Adhyaksa FC, sementara Persekat Tegal memperkuat peluang mereka untuk keluar dari zona degradasi.
Dengan empat pertandingan tersisa, Black Horse masih akan menghadapi pemuncak klasemen, namun sudah tidak bertemu Garudayaksa FC, sedangkan Persekat masih harus bekerja keras untuk menjaga jarak aman dari degradasi.
Faktor Strategi dan Keberuntungan
Analisis pertandingan menunjukkan bahwa beberapa peluang FC Bekasi City gagal dimanfaatkan menjadi gol, sementara Persekat Tegal mampu memaksimalkan situasi onside untuk menyamakan skor.
Coach Putu menekankan bahwa keberuntungan juga berperan dalam hasil imbang ini, karena frustrasi lawan yang gagal mencetak gol justru meningkatkan fokus timnya.
Susunan Pemain
FC Bekasi City: Ikram Algiffari; Dias Angga, Mikhailo Petrovich, Indra Feri, Dimas Ragil, Rizky Yusuf, Rizki Hidayat, Renan Silva, Ramadhan Madon, Saldi Amiruddin, Ezechiel Ndouasel;
Pelatih: Widyantoro
Persekat Tegal: Muhammad Rizki; Adhe Owen, Iuri Barbosa, Surya Maulana, Soni Setiawan, Fajar Pratama, Muhammad Taufiq, Pedro Matos, Hamdi Sula, Kevy Syahertian, Sylvain Atieda;
Pelatih: Putu Gede Swisantoso.
(psn/net)
Editor : Petrus