Persija Dalam Kondisi Internal Tak Baik-Baik Saja Jelang Lawan Persebaya, Bruno Tavares Tak Menganggap sebagai Keuntungan

Agus Pramono • Dipublikasikan Rabu, 8 April 2026 | 11:45 WIB
Bernardo Tavares soroti absennya Thales Lira dan Jordi Amat.
Bernardo Tavares soroti absennya Thales Lira dan Jordi Amat.

KALTENGPOS.JAWAPOS.COM-Persija Jakarta dalam kondisi internal tidak baik-baik saja menjelang laga melawan Persebaya Surabaya pada Sabtu (11/4/2026) nanti di Gelora Bung Karno.

Yang menjadi sorotan adalah hubungan dua center back Macan Kemayoran, Thales Lira dan Rizky Ridho. Pada laga Persija yang kalah dramatis 2-3 dari Bhayangkara FC pada pekan ke-26 Super League 2025/2026, Thales Lira menunjukkan emosi kepada kapten tim di tengah pertandingan.

Pengamat sepak bola nasional Binder Singh menyoroti hal tersebut. Ia mengaku terkejut melihat pemain bisa meluapkan emosi kepada kapten timnya di lapangan.

Saya bingung loh Thales Lira ini bisa marah dengan kapten tim yaitu Rizki Ridho. Gila, kaget banget nih saya," ujar pria yang akrab disapa Bung Binder di kanal media sosialnya.

Dalam laga big match nanti, Persija juga dalam kondisi pincang. Tim kebanggaan masyarakat Jakarta dipastikan kehilangan dua pilar penting.

Jordi Amat dan Thales Lira harus absen karena hukuman kartu yang mereka terima di laga sebelumnya.

Absennya dua bek ini jelas menjadi pukulan bagi Persija Jakarta. Apalagi, keduanya merupakan pemain yang memiliki kontribusi signifikan sepanjang musim.

Thales Lira tercatat telah tampil dalam 20 pertandingan dengan total 1.347 menit bermain. Konsistensinya membuat lini belakang Persija Jakarta cukup solid dalam banyak pertandingan.

Di sisi lain, Jordi Amat bahkan memiliki kontribusi lebih besar. Dia sudah bermain dalam 23 pertandingan dengan catatan tiga gol serta total 1.966 menit bermain.

Situasi ini ternyata tidak membuat Persebaya Surabaya merasa di atas angin. Bernardo Tavares menegaskan timnya tidak melihat absennya dua pemain lawan sebagai keuntungan.

”Saya tidak melihat itu sebagai keuntungan bagi kami. Jordi dan Thales memang pemain bagus, tetapi Persija masih memiliki banyak pemain berkualitas yang siap menggantikan mereka,” ucap Bernardo Tavares.

Pernyataan tersebut menunjukkan sikap realistis dari pelatih asal Portugal itu. Dia memahami kekuatan sebuah tim tidak hanya bergantung pada satu atau dua pemain saja.

Fokus utama Persebaya Surabaya saat ini bukan pada kondisi lawan. Tavares lebih menaruh perhatian pada kesiapan timnya sendiri jelang laga penting tersebut.

”Saat ini fokus kami adalah melihat pemain mana saja yang tersedia. Kami berharap memiliki lebih banyak pilihan pemain untuk pertandingan nanti,” lanjut Bernardo Tavares.(*)

Editor : Agus Pramono
persija vs persebaya di gbk thales lira Bernardo Tavares persija Jordi Amat