LAGA panas tersaji di Stadion Maguwoharjo saat PSS Sleman sukses menaklukkan Persiku Kudus dengan skor tipis 2-1 dalam lanjutan Liga 2 Championship 2025/2026, Senin (20/4/2026).
Duel berlangsung ketat sejak menit awal, namun ketenangan dan efektivitas tuan rumah menjadi pembeda di momen krusial.
Kemenangan ini bukan sekadar tambahan tiga poin bagi Super Elang Jawa.
Hasil tersebut langsung mengubah peta persaingan di papan atas, membawa PSS Sleman kembali ke puncak klasemen Grup Timur dan membuka lebar peluang promosi ke Liga Super musim depan.
Di sisi lain, tekanan kini beralih ke rival-rival terdekat yang tak boleh lagi terpeleset di sisa laga.
Gol Krusial dan Drama VAR Warnai Pertandingan
Pertandingan berjalan seimbang di awal, dengan peluang demi peluang tercipta dari kedua tim.
PSS Sleman akhirnya memecah kebuntuan lewat tandukan Frederic Injai pada menit ke-40, memanfaatkan kemelut di depan gawang Persiku.
Memasuki babak kedua, Persiku Kudus sempat mengejutkan lewat gol tendangan bebas Silvio Da Silva di menit ke-49.
Namun, keunggulan itu tak bertahan lama setelah Gustavo Tocantins kembali membawa PSS unggul melalui sundulan tajam pada menit ke-54.
Tocantins sebenarnya sempat mencetak gol kedua di laga ini, tetapi dianulir oleh VAR karena pelanggaran dalam prosesnya.
Keputusan tersebut menambah tensi pertandingan hingga peluit akhir dibunyikan dengan skor 2-1 untuk kemenangan PSS.
PSS Sleman Kembali ke Puncak Klasemen
Tambahan tiga poin membuat PSS Sleman kini mengoleksi 52 poin dan kembali menduduki posisi teratas Grup Timur Liga 2 Championship.
Mereka unggul tipis atas Persipura Jayapura yang mengoleksi 50 poin, serta Barito Putera dengan 49 poin.
Persaingan di papan atas makin memanas, dengan selisih poin yang sangat tipis di antara tiga tim teratas.
Setiap laga tersisa akan menjadi penentu nasib promosi langsung maupun tiket playoff.
Skenario Promosi: PSS di Atas Angin
Dengan dua laga tersisa, PSS Sleman berada dalam posisi paling menguntungkan.
Mereka dijadwalkan menghadapi tim papan bawah seperti Persiba Balikpapan dan PSIS Semarang—dua laga yang secara teori membuka peluang meraih poin maksimal.
Jika mampu menyapu bersih dua pertandingan tersebut, PSS hampir dipastikan promosi otomatis ke Liga Super tanpa harus melalui babak playoff.
Tekanan Berat untuk Para Pesaing
Di sisi lain, Persipura masih memiliki peluang besar, namun harus tetap konsisten saat menghadapi Persipal Palu dan Persiku Kudus.
Sementara itu, Barito Putera menghadapi jalan lebih terjal dengan lawan yang relatif lebih kuat.
Skenario di atas kertas memang mengunggulkan PSS Sleman, namun dinamika sepak bola seringkali menghadirkan kejutan.
Satu kesalahan kecil saja bisa mengubah segalanya di akhir musim.
Persaingan Memuncak, Penentuan di Depan Mata
Kemenangan atas Persiku Kudus menjadi momentum penting bagi PSS Sleman untuk mengunci tiket promosi.
Namun, dengan selisih poin yang sangat tipis, segala kemungkinan masih terbuka.
Dua laga tersisa akan menjadi “final” bagi tiga tim teratas.
Siapa yang paling konsisten dan mampu menjaga mental di momen krusial, dialah yang akan melangkah ke kasta tertinggi musim depan.
Klasemen Grup Timur Liga 2 Championship:
PSS Sleman: 25 | 49-18 | 52 poin
Persipura: 25 | 37-17 | 50 poin
Barito Putera: 25 | 32-14 | 49 poin
Kendal Tornado FC: 25 | 42-20 | 45 poin
Persela Lamongan: 25 | 33-20 | 40 poin
Deltras FC: 25 | 35-31 | 36 poin
Persiku Kudus: 25 | 34-37 | 27 poin
PSIS Semarang: 25 | 21-47 | 20 poin
Persiba Balikpapan: 25 | 21-39 | 18 poin
Persipal Palu: 25 | 16-77 | 7 poin.
(psn/net)
Editor : Petrus