HASIL Persib Bandung vs Arema FC berakhir 0-0 di GBLA. Meski tetap di puncak klasemen Liga 1 2025/2026, posisi Persib kini terancam Borneo FC. Simak statistik dan ulasannya berikut.
Persib gagal memanfaatkan laga kandang saat menjamu Arema FC dalam duel klasik BRI Super League 2025/2026.
Bermain di hadapan ribuan Bobotoh di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat (24/4/2026), Maung Bandung harus puas dengan hasil imbang tanpa gol.
Skor 0-0 menjadi penutup laga yang berlangsung ketat, penuh tensi, namun minim penyelesaian akhir.
Meski tampil dominan sepanjang pertandingan, Persib tak mampu menembus rapatnya pertahanan Singo Edan.
Hasil ini memang menjaga posisi mereka di puncak klasemen, namun sekaligus membuka celah bagi para pesaing yang terus membayangi di belakang.
Dominasi Persib Tanpa Gol
Sejak menit awal, Persib langsung tampil agresif dengan mengambil inisiatif serangan.
Dukungan penuh suporter membuat intensitas permainan tuan rumah begitu tinggi, terutama melalui eksploitasi sisi sayap.
Namun, dominasi tersebut tidak berbanding lurus dengan efektivitas.
Peluang demi peluang dari Andrew Jung, Marc Klok, hingga Luciano Guaycochea gagal dikonversi menjadi gol.
Bahkan, satu gol yang sempat tercipta pada menit ke-64 harus dianulir karena posisi offside.
Secara statistik, Persib unggul dalam penguasaan bola dan jumlah peluang.
Namun, lemahnya penyelesaian akhir menjadi masalah utama yang tak kunjung terselesaikan hingga peluit panjang dibunyikan.
Tembok Kokoh Arema dan Performa Gemilang Frigeri
Arema FC datang dengan strategi yang jelas: bertahan rapat dan mengandalkan serangan balik cepat.
Pendekatan pragmatis ini terbukti efektif meredam agresivitas tuan rumah.
Kiper Lucas Frigeri menjadi bintang dalam laga ini.
Ia melakukan sejumlah penyelamatan krusial, termasuk menggagalkan peluang emas dari Uilliam Barros dan sepakan jarak dekat lainnya.
Penampilannya menjadi faktor utama di balik clean sheet ketiga beruntun Arema.
Disiplin lini belakang yang digalang Hansamu Yama dan kolega membuat Persib kesulitan menciptakan peluang bersih, meskipun terus menekan sepanjang laga.
Babak Kedua Memanas, Gol Tetap Absen
Memasuki babak kedua, tempo pertandingan meningkat drastis.
Persib mencoba berbagai cara untuk memecah kebuntuan, termasuk melakukan rotasi pemain dengan memasukkan Adam Alis dan Beckham Putra.
Beberapa peluang sempat tercipta, termasuk sundulan Sergio Castel di masa injury time dan tembakan Beckham Putra.
Namun, semua upaya tersebut gagal membuahkan hasil.
Di sisi lain, Arema sesekali mengancam lewat serangan balik, meski penyelesaian akhir mereka juga belum maksimal.
Injury Time Panjang, Hasil Tetap Sama
Wasit memberikan tambahan waktu hingga 11 menit, memberi harapan bagi Persib untuk mencetak gol kemenangan.
Namun, alih-alih efektif, tuan rumah justru terlalu sering mengandalkan umpan panjang yang mudah dipatahkan lini belakang Arema.
Skor 0-0 pun bertahan hingga akhir laga, mencerminkan duel yang keras namun minim ketajaman di depan gawang.
Dampak ke Klasemen: Persib Masih di Puncak, Tapi Terancam
Tambahan satu poin membuat Persib Bandung tetap berada di puncak klasemen sementara dengan 66 poin dari 29 pertandingan.
Namun, posisi mereka belum sepenuhnya aman.
Borneo FC yang berada di posisi kedua hanya terpaut tiga poin dan masih memiliki satu pertandingan lebih sedikit.
Artinya, peluang perebutan puncak klasemen masih sangat terbuka.
Sementara itu, Arema FC bertahan di posisi ke-10 dengan 39 poin.
Hasil imbang ini menjadi modal penting bagi mereka untuk terus memperbaiki posisi di papan tengah.
Statistik Singkat Pertandingan
- Skor: Persib Bandung 0-0 Arema FC
- Penguasaan bola: Persib dominan
- Peluang tercipta: Persib lebih banyak
- Clean sheet: Arema FC (3 laga beruntun)
- Injury time: 11 menit
Laga Selanjutnya
Persib Bandung akan menghadapi Bhayangkara FC di laga tandang yang krusial dalam menjaga posisi puncak.
Sementara itu, Arema FC akan menjamu Persebaya Surabaya dalam duel panas lainnya. (psn/net)
Editor : Petrus