Persebaya Surabaya pesta gol 4-0 atas Arema FC dalam Derby Jatim di Bali. Bajul Ijo naik ke peringkat empat, sementara Arema dipermalukan di hadapan rival abadinya.
DERBY Jawa Timur (Jatim) kembali menghadirkan cerita panas usai Persebaya Surabaya tampil superior saat membantai rival abadinya, Arema FC, dengan skor telak 4-0 dalam lanjutan BRI Super League 2025-2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Selasa (28/4/2026) sore WIB.
Kemenangan ini menjadi sinyal kuat bahwa Bajul Ijo tengah serius memburu posisi terbaik di papan atas klasemen.
Hasil tersebut mengangkat Persebaya ke peringkat keempat dengan koleksi 48 poin.
Sebaliknya, Arema FC harus menelan malu setelah tertahan di posisi ke-11 dengan 39 poin.
Kekalahan ini juga menjadi yang terbesar bagi Singo Edan dari Persebaya sejak era Liga 1 dimulai pada 2017.
Babak Pertama Sengit, Kedua Tim Sama-sama Buntu
Sejak menit awal, laga berjalan dalam tensi tinggi khas derby.
Arema FC mencoba menekan lewat tempo cepat dan agresivitas di lini depan, sedangkan Persebaya lebih sabar membangun serangan dari lini tengah.
Meski jual beli serangan terus terjadi sepanjang babak pertama, kedua tim gagal menciptakan gol.
Lini belakang Persebaya tampil disiplin meredam tekanan Arema, sementara peluang Bajul Ijo juga belum cukup tajam untuk menembus pertahanan lawan.
Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.
Rivera Jadi Pembeda, Persebaya Menggila di Babak Kedua
Kebuntuan pecah sesaat setelah babak kedua dimulai.
Pada menit ke-49, Mihailo Perovic mengirim umpan tarik matang dari sisi kanan yang langsung disambar Francisco Rivera menjadi gol pembuka.
Arema sempat membalas semenit kemudian melalui sundulan Joel Vinicius, tetapi dianulir karena Johan Farizi sudah berada dalam posisi offside.
Momentum kemudian sepenuhnya milik Persebaya. Menit ke-74, Bajul Ijo mendapat penalti usai Rivera dilanggar Hansamu Yama.
Eksekusi Bruno Moreira memang ditepis Lucas Frigeri, namun bola rebound langsung disambar Jefferson da Silva untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
Dua Gol Tambahan Tutup Derita Singo Edan
Saat Arema mencoba bangkit, Persebaya justru semakin tajam.
Menit ke-82, Rivera mencetak gol keduanya lewat tembakan melengkung indah ke pojok kanan atas gawang Arema.
Empat menit berselang, Rivera kembali menjadi kreator.
Umpannya diselesaikan dengan tenang oleh Mikael Tata untuk menutup pesta gol Persebaya menjadi 4-0.
Di akhir laga, tensi sempat memanas setelah terjadi aksi saling dorong antarpemain, menambah panas atmosfer derby meski digelar di tempat netral.
Marcos Santos Minta Maaf, Akui Sangat Malu
Pelatih Arema FC, Marcos Santos, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya.
Ia meminta maaf kepada Aremania atas kekalahan telak tersebut.
“Kami minta maaf kepada Aremania. Saya malu sekali. Babak pertama kedua tim mencoba membaca permainan.
Babak kedua kami salah mengantisipasi gol pertama,” ujar Marcos usai pertandingan.
Ia juga menyoroti lemahnya antisipasi pemain bertahan saat bola rebound penalti serta buruknya transisi bertahan yang berujung dua gol tambahan Persebaya.
Rekor Buruk Arema Berlanjut
Kekalahan ini memperpanjang catatan buruk Arema FC atas Persebaya.
Singo Edan kini gagal menang dalam 12 pertemuan terakhir melawan rival abadinya tersebut.
Bagi Persebaya, kemenangan besar ini bukan hanya soal tiga poin, tetapi juga penegasan dominasi mereka dalam beberapa musim terakhir atas Arema FC.
Susunan Pemain
Arema FC (4-3-3):
Lucas Frigeri; Hansamu Yama, Rio Fahmi, Johan Farizi, Roberto Filho; Arkhan Fikri, Gustavo Franca, Matheus da Conceicao; Dalberto Luan, Gabriel Silva, Joel Vinicius.
Pelatih: Marcos Santos.
Persebaya Surabaya (4-3-3):
Andhika Ramadhani; Arief Catur, Gustavo Fernandes, Jefferson Junio, Risto Mitrevski; Francisco Rivera, Milos Rickovic, Toni Firmansyah; Mihailo Perovic, Gali Freitas, Riyan Ardiansyah.
Pelatih: Bernardo Tavares.
(psn/net)
Editor : Petrus