Hasil pertandingan BRI Super League Senin, 4 Mei 2026 menghadirkan perubahan signifikan di klasemen. Persib Bandung kukuh di puncak, Persija mengancam papan atas, dan PSM Makassar menjauh dari zona bawah.
DINAMIKA papan klasemen BRI Super League 2025/2026 kembali berubah usai rangkaian laga sengit yang digelar pada Senin, 4 Mei 2026.
Sejumlah tim meraih hasil krusial yang tidak hanya menentukan nasib mereka di akhir musim, tetapi juga memperketat persaingan di berbagai zona—mulai dari perebutan gelar hingga upaya menghindari degradasi.
Sorotan utama tertuju pada keberhasilan Persib Bandung merebut puncak klasemen, diikuti kemenangan penting Persija Jakarta dan kebangkitan PSM Makassar.
Ketiga hasil ini menjadi bukti bahwa kompetisi musim ini masih jauh dari kata selesai, dengan setiap poin kini semakin berharga.
Persib Bandung Naik ke Puncak, Unggul Tipis dari Pesaing
Persib Bandung sukses mengamankan kemenangan penting 1-0 atas PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.
Gol cepat Patricio Matricardi pada menit ke-2 menjadi penentu kemenangan sekaligus hadiah spesial ulang tahun ke-55 bagi pelatih Bojan Hodak.
Tambahan tiga poin ini membawa Persib ke puncak klasemen dengan 72 poin dari 31 pertandingan.
Mereka kini unggul tiga poin dari Borneo FC yang masih memiliki satu laga tersisa.
Konsistensi Maung Bandung terlihat dari catatan impresif: 22 kemenangan, 6 imbang, dan hanya 3 kekalahan, serta pertahanan kokoh dengan hanya 20 gol kebobolan.
Persija Jakarta Tempel Ketat, Posisi Tiga Semakin Aman
Persija Jakarta juga menunjukkan performa solid dengan kemenangan 2-0 atas Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini.
Gol Rayhan Hannan dan Gustavo Almeida memastikan Macan Kemayoran membawa pulang tiga poin penting dari laga tandang.
Hasil ini membuat Persija semakin nyaman di peringkat ketiga dengan 65 poin.
Mereka tetap menjaga peluang untuk menekan posisi dua besar, sekaligus menjauh dari kejaran tim-tim di bawahnya.
Sebaliknya, kekalahan ini membuat Persijap semakin terpuruk di papan bawah dengan 31 poin.
PSM Makassar Bangkit, Jauh dari Ancaman Degradasi
PSM Makassar meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Bhayangkara FC di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare.
Gol dari Dusan Lagator dan Luka Cumic memastikan tiga poin penting bagi Juku Eja.
Kemenangan ini membawa PSM naik ke peringkat 13 dengan 34 poin, memberikan jarak yang lebih aman dari zona degradasi.
Sementara itu, Bhayangkara FC harus puas tertahan di posisi tujuh dengan 47 poin, gagal memangkas jarak ke papan atas.
Dampak Besar pada Klasemen: Persaingan Semakin Memanas
Hasil pertandingan pekan ke-31 ini memberikan dampak signifikan terhadap klasemen sementara:
- Persib Bandung memimpin dengan 72 poin
- Borneo FC membayangi dengan 69 poin (1 laga tersisa)
- Persija Jakarta menguntit di posisi ketiga dengan 65 poin
- Bhayangkara FC tertahan di papan tengah
- PSM Makassar menjauh dari zona merah
- Persijap Jepara masih berjuang keluar dari papan bawah
Dengan hanya beberapa pertandingan tersisa, persaingan menuju gelar juara, tiket kompetisi Asia, hingga zona degradasi dipastikan akan berlangsung sengit hingga pekan terakhir.
Tiap Poin Kini Menentukan
Memasuki fase akhir musim, tidak ada lagi ruang untuk kesalahan.
Tim papan atas harus menjaga konsistensi, sementara tim papan bawah dituntut tampil habis-habisan demi bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Jika tren ini berlanjut, BRI Super League 2025/2026 berpotensi menghadirkan salah satu akhir musim paling dramatis dalam beberapa tahun terakhir. (psn/net)
Editor : Petrus