Ada Andil Kapolda Metro Jaya dan Gubernur Pramono Anung di Balik Gagalnya Persija Vs Persib Digelar di GBK
Agus Pramono• Rabu, 6 Mei 2026 | 19:08 WIB
Stadion Segiri Samarinda jadi tempat laga Persija Vs Persib.KALTENGPOS.JAWAPOS.COM – Laga panas bertajuk El Clasico Indonesia antara Persija Jakarta kontra Persib Bandung dipastikan batal digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.Pertandingan pekan ke-32 Super League Indonesia 2025/2026 itu akhirnya dipindahkan ke Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur.Keputusan ini diambil setelah tidak keluarnya izin dari pihak kepolisian, meskipun sebelumnya Persija sempat mengantongi izin penggunaan stadion dari PSSI.Ketua Panitia Pelaksana Persija, Tauhid Indrasjarief, mengungkapkan bahwa pembatalan tersebut merupakan hasil koordinasi antara kepolisian dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta."Pak Kapolda (Irjen Pol Asep Edi Suheri) dengan segala macam timnya beberapa hari yang lalu sempat datang ke Balaikota untuk berdiskusi dan berdialog dengan Gubernur (Pramono Anung)," kata Tauhid di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (6/5/2026).
Tetap Digelar dengan Penonton, Persija Akui KecewaMeski dipindahkan ke luar Jakarta, Direktur Utama I.League Ferry Paulus memastikan pertandingan tetap berlangsung dengan kehadiran penonton.“Pertandingan tetap digelar dengan penonton sesuai kapasitas stadion yang tersedia. Kami berharap semua berjalan lancar,” kata Ferry.Ia menambahkan, pemindahan ke Kalimantan Timur menjadi solusi terbaik dengan mempertimbangkan situasi keamanan.“Kami menghormati pertimbangan pihak kepolisian. Pemindahan ke Kalimantan Timur adalah langkah yang paling memungkinkan,” tegasnya.Namun, keputusan ini menimbulkan kekecewaan dari pihak Persija. Ketua Panpel Persija, Ferry Indrasjarief, mengaku kecewa karena timnya kembali gagal menggelar laga kandang melawan Persib di Jakarta.“Kecewa sekali. Padahal kami sudah berupaya bekerja sama dengan Jakmania dan menunjukkan bahwa perilaku suporter sudah jauh lebih baik. Sepanjang musim ini juga tidak ada kejadian berarti,” ujarnya.Sebagai informasi, Stadion Segiri yang menjadi markas Borneo FC memiliki kapasitas sekitar 13 ribu penonton, jauh lebih kecil dibandingkan SUGBK. Meski begitu, laga tetap diharapkan berlangsung aman dan kondusif.Pertandingan ini tetap dinantikan sebagai salah satu duel paling bergengsi di sepak bola Indonesia, meski harus digelar jauh dari markas Persija.(*) Editor : Agus Pramono