Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Fakta Terbaru soal Adhyaksa FC: Bisa Jadi Berganti Nama Jadi Kalteng FC dalam Mengarungi Super League 2026/2027

rifqi • Rabu, 24 Juni 2026 | 09:45 WIB
Penandatanganan kerja sama Pemprov Kalteng dengan manajemen Adhyaksa FC.(Humas)
Penandatanganan kerja sama Pemprov Kalteng dengan manajemen Adhyaksa FC.(Humas)

PALANGKA RAYA – Gebrakan besar untuk sepak bola Kalimantan Tengah. Adhyaksa FC resmi menjadikan Bumi Tambun Bungai sebagai kandang baru mulai Super League 2026/2027. 

Penandatanganan kerja sama strategis antara Adhyaksa FC dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dilakukan di Aula Isen Mulang, Senin 22/6/2026 malam. Gubernur H. Agustiar Sabran, Wakil Gubernur Edy Pratowo, dan Presiden Klub Adhyaksa FC Eko Setyawan hadir langsung dalam seremoni bersejarah itu.

Langkah ini menjadi tonggak kebangkitan sepak bola Kalteng setelah bertahun-tahun vakum dari kasta tertinggi.

Kandang Baru + Akademi Elite

Melalui kerja sama tersebut, Adhyaksa FC berkomitmen memindahkan home base ke Palangka Raya dan menjadikan Stadion Tuah Pahoe sebagai markas resmi. 

Tak hanya tim senior yang berlaga di Super League, Adhyaksa FC juga memboyong Elite Pro Academy EPA kelompok usia U-16, U-18, dan U-20 ke Kalteng. EPA merupakan jalur pembinaan usia muda resmi PSSI dan PT Liga Indonesia Baru yang terbukti melahirkan banyak pemain Timnas Indonesia.

“Ini bentuk nyata pemerataan pembangunan sepak bola nasional. Kalteng provinsi besar yang butuh klub profesional agar pembinaan grassroot punya tujuan jelas,” ujar Eko Setyawan usai penandatanganan.

Menurut Eko yang juga Anggota Exco PSSI 2023-2027, keberadaan EPA di Kalteng akan memotivasi anak daerah untuk berkembang dan bersaing di level nasional. Ia juga siap memberi masukan ke Pemprov terkait kebutuhan lapangan dan infrastruktur sepak bola di kabupaten/kota se-Kalteng.

Ubah Nama Jadi Kalteng Football Club

Eko membuka peluang perubahan identitas klub sesuai daerah kandang. “Tidak menutup kemungkinan nantinya menjadi Kalteng Football Club atau Kalteng FC sebagai identitas sepak bola Kalimantan Tengah,” katanya.

Gubernur Agustiar Sabran menyambut antusias. Ia menyebut kehadiran klub Super League adalah momentum penting untuk membangun ekosistem olahraga yang sehat dan membina talenta muda daerah.

“Kami menyambut baik dan apresiasi komitmen Adhyaksa FC memilih Kalteng sebagai rumah baru. Ini bukan hanya soal menghadirkan klub profesional, tapi juga membangun kebanggaan masyarakat Kalteng,” tegas Agustiar.

Pemprov Kalteng siap mendukung penuh, termasuk peningkatan sarana prasarana olahraga agar pembinaan dari akar rumput hingga profesional berjalan berkesinambungan. 

Dampak Ekonomi Daerah

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kalteng Agus Siswadi menyebut penandatanganan ini sejalan dengan visi Gubernur Agustiar membangun SDM unggul dan berkarakter lewat olahraga.

“Kehadiran Adhyaksa FC dengan Stadion Tuah Pahoe sebagai home base diharapkan menggerakkan UMKM, perhotelan, transportasi, ekonomi kreatif, hingga pariwisata daerah,” ujar Agus Siswadi.

Adhyaksa FC berharap dukungan penuh masyarakat dan suporter Kalteng agar klub ini segera menjadi kebanggaan baru Bumi Tambun Bungai dan berprestasi di level nasional maupun internasional.(*)

Editor : Ayu Oktaviana
#sepak bola #adhyaksa fc #agustiar sabran #Super League