Timnas Indonesia wajib mewaspadai tiga pemain Kamboja saat bentrok di Piala AFF 2026. Sovann Ouk, Alisher Mirzaev, dan Samuel Bong bisa menjadi ancaman serius bagi skuad Garuda.
TIMNAS Indonesia harus meningkatkan kewaspadaan saat menghadapi Kamboja pada laga pembuka Grup A Piala AFF 2026.
Meski Angkor Warriors datang dengan modal kekalahan 1-2 dari Singapura, sejumlah pemain mereka menunjukkan kualitas yang berpotensi merepotkan skuad Garuda di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Senin (27/7/2026) pukul 20.30 WIB.
Setidaknya ada tiga pemain yang layak mendapat perhatian khusus, yakni Sovann Ouk, Alisher Mirzaev, dan Samuel Bong.
Sovann Ouk, Bek yang Rajin Menyerang
Sovann Ouk menjadi salah satu pemain Kamboja yang tampil mencolok ketika menghadapi Singapura.
Bek kanan Visakha FC tersebut tidak hanya bertugas menjaga pertahanan, tetapi juga aktif membantu serangan melalui sisi lapangan.
Pemain berusia 28 tahun itu bahkan berhasil mencetak gol pada menit ke-55.
Sovann Ouk menemukan celah di dalam kotak penalti sebelum melepaskan tembakan keras yang tidak mampu dihentikan kiper Singapura.
Kemampuan melakukan overlap serta keberaniannya masuk ke area penalti membuat pergerakan Sovann Ouk patut diperhitungkan.
Dony Tri Pamungkas atau pemain Indonesia yang mengisi sektor kiri pertahanan harus mampu mengantisipasi pergerakannya.
Mirzaev, Pengatur Tempo Kamboja
Ancaman Kamboja tidak hanya datang dari sisi sayap.
Di lini tengah, Alisher Mirzaev bisa menjadi pemain penting dalam mengatur permainan Angkor Warriors.
Gelandang naturalisasi asal Uzbekistan tersebut tampil sangat efektif pada pertandingan pertama.
Mirzaev mencatatkan 45 umpan sukses dari 48 percobaan, atau memiliki akurasi mencapai 98 persen.
Tidak berhenti di situ, pemain berusia 30 tahun tersebut juga mencatat lima sapuan, dua tekel sukses, dua pemulihan bola, serta memenangkan dua duel darat dan satu duel udara.
Catatan tersebut memperlihatkan bahwa Mirzaev memiliki kontribusi dalam fase menyerang maupun bertahan.
Duelnya dengan gelandang Indonesia, termasuk Thom Haye, berpotensi menjadi salah satu pertarungan penting di lini tengah.
Samuel Bong, Talenta Muda Penuh Ancaman
Satu nama lain yang tidak boleh luput dari perhatian adalah Samuel Bong.
Penyerang berusia 20 tahun tersebut menjadi salah satu pemain muda yang mulai mendapatkan tempat penting di tim nasional Kamboja.
Samuel telah mengoleksi tujuh caps bersama Angkor Warriors dengan kontribusi satu gol dan satu assist.
Kepercayaan tersebut dibayar dengan permainan agresif ketika menghadapi Singapura.
Ia mencatat satu umpan kunci serta tiga dribel sukses dari empat percobaan.
Samuel juga menunjukkan keberanian dalam duel dengan memenangi tujuh dari 12 duel darat.
Kemampuan membawa bola dan melewati pemain lawan membuat Samuel bisa menjadi ancaman ketika mendapatkan ruang di sepertiga akhir.
Lini belakang Indonesia perlu menjaga konsentrasi agar pemain muda tersebut tidak leluasa mengeksploitasi celah pertahanan.
Garuda Wajib Matikan Tiga Ancaman
Kekalahan Kamboja dari Singapura tidak serta-merta membuat Indonesia bisa meremehkan lawannya.
Justru, performa individu sejumlah pemain memperlihatkan bahwa Angkor Warriors tetap memiliki senjata yang dapat merepotkan skuad Garuda.
Sovann Ouk bisa menghadirkan ancaman dari sisi kanan, Mirzaev berperan sebagai pengatur permainan di tengah, sementara Samuel Bong memiliki kemampuan untuk memberikan tekanan di lini depan.
John Herdman tentu perlu menyiapkan strategi khusus untuk meredam ketiga pemain tersebut.
Jika mampu mematikan sumber kreativitas dan agresivitas Kamboja, Indonesia berpeluang besar mengendalikan pertandingan sekaligus mengamankan tiga poin perdana di Grup A Piala AFF 2026. (*)
Editor : Petrus