Hasil Kongres PSSI 2026: Malut United dan Adhyaksa FC Resmi Ganti Nama

Petrus • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 12:02 WIB
Kongres PSSI 2026 yang digelar di Jakarta pada Senin (3/8/2026) telah mengesahkan perubahan nama untuk dua tim yang akan mengarungi kompetisi BRI Super League musim 2026-2027; Malut United menjadi Java United FC dan Adhyaksa FC berganti identitas menjadi Isen Mulang FC. (Sumber: Yuwantoro Winduaji/Okezone)
Kongres PSSI 2026 yang digelar di Jakarta pada Senin (3/8/2026) telah mengesahkan perubahan nama untuk dua tim yang akan mengarungi kompetisi BRI Super League musim 2026-2027; Malut United menjadi Java United FC dan Adhyaksa FC berganti identitas menjadi Isen Mulang FC. (Sumber: Yuwantoro Winduaji/Okezone)

PSSI resmi mengesahkan perubahan nama Malut United menjadi Java United FC dan Adhyaksa FC menjadi Isen Mulang FC dalam Kongres PSSI 2026. Simak alasan, markas baru, hingga visi kedua klub.

 

PSSI resmi mengesahkan perubahan identitas dua klub peserta Super League musim 2026-2027 dalam Kongres PSSI 2026 di Jakarta.

Malut United kini resmi berganti nama menjadi Java United FC, sedangkan Adhyaksa FC bertransformasi menjadi Isen Mulang FC.

Pergantian identitas tersebut bukan sekadar perubahan nama, tetapi juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang kedua klub dalam membangun fondasi baru, memperluas basis pendukung, dan memperkuat kontribusi terhadap perkembangan sepak bola Indonesia.

 

PSSI Resmikan Perubahan Identitas Dua Klub Super League

Kongres PSSI 2026 yang digelar di Jakarta pada Senin (3/8) menjadi momentum penting bagi sejumlah klub sepak bola Indonesia.

Dalam agenda tersebut, para anggota kongres secara resmi menyetujui perubahan nama beberapa klub, termasuk Malut United yang kini menjadi Java United FC serta Adhyaksa FC yang berganti identitas menjadi Isen Mulang FC.

Selain perubahan nama, kongres juga mengesahkan perpindahan markas klub.

Java United FC akan bermarkas di Stadion Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah, sementara Isen Mulang FC menjadikan Palangka Raya, Kalimantan Tengah, sebagai rumah barunya.

Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, memastikan seluruh keputusan tersebut telah mendapat persetujuan peserta kongres.

Ia juga menyebutkan bahwa sejumlah klub dari Liga 3 hingga Liga 4 turut mengajukan perubahan identitas, namun rincian lengkapnya akan diumumkan melalui dokumen resmi PSSI.

 

Java United FC Usung Visi Baru, Tetap Jaga Akar di Maluku Utara

Presiden Java United FC, Sofyan Lestaluhu, menegaskan perubahan identitas klub telah dipersiapkan secara matang sebagai bagian dari strategi pengembangan jangka panjang.

Menurutnya, perpindahan ke Semarang bukan berarti memutus hubungan dengan Maluku Utara yang menjadi tempat lahirnya klub.

Seluruh aset di Ternate tetap dipertahankan, termasuk fasilitas training ground yang nantinya difungsikan sebagai pusat pembinaan usia dini melalui Akademi Merah Putih.

Langkah tersebut menjadi bentuk komitmen klub untuk terus memberikan kontribusi bagi perkembangan sepak bola di daerah asal sekaligus memperluas kiprah di tingkat nasional.

 

Gandeng Benfica, Akademi Merah Putih Fokus Cetak Talenta Muda

Salah satu program unggulan yang dipersiapkan Java United FC adalah pengembangan Akademi Merah Putih bekerja sama dengan klub Portugal, SL Benfica.

Akademi tersebut akan menerapkan sistem pembinaan modern yang tidak hanya berorientasi pada kemampuan teknik sepak bola, tetapi juga pembangunan karakter pemain sejak usia dini.

Program ini diprioritaskan bagi anak-anak yatim piatu dan keluarga kurang mampu berusia 7 hingga 9 tahun.

Sebanyak 150 peserta akan mengikuti seluruh proses pembinaan tanpa dipungut biaya, sehingga diharapkan mampu membuka akses yang lebih luas bagi bibit-bibit potensial sepak bola Indonesia.

 

Isen Mulang FC Buka Lembaran Baru untuk Sepak Bola Kalimantan Tengah

Sementara itu, Adhyaksa FC kini resmi menggunakan nama Isen Mulang FC sebagai identitas baru.

Klub tersebut juga memindahkan basis operasionalnya ke Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Perubahan ini diharapkan menjadi awal lahirnya kekuatan baru dari Pulau Kalimantan di kompetisi Super League 2026-2027.

Di sisi lain, Java United FC juga memperkenalkan julukan baru, Laskar Kepodang Emas, yang terinspirasi dari burung kepodang emas sebagai salah satu simbol budaya Jawa Tengah.

Identitas tersebut diharapkan mampu memperkuat kedekatan klub dengan masyarakat setempat.

Sofyan Lestaluhu menegaskan bahwa kehadiran Java United FC bukan untuk mengambil tempat klub lain, melainkan menjadi mitra dalam memajukan sepak bola Indonesia.

Ia berharap seluruh pemangku kepentingan di Jawa Tengah dapat bersinergi untuk menciptakan ekosistem sepak bola yang lebih kompetitif dan berprestasi di masa depan. (*)

Editor : Petrus
kongres pssi 2026 resmi ganti nama Hasil adhyaksa fc Malut United