Timnas Indonesia Dihajar Vietnam 0-3, Herdman: Kami Kalah Taktik!

Petrus • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 13:18 WIB
Pengakuan jujur dilontarkan John Herdman usai Timnas Indonesia takluk 0-3 dari Vietnam di penyisihan Grup A Piala AFF 2026. Pelatih asal Inggris itu pun meminta maaf kepada penggemar dan pendukung Tim Garuda. (Sumber: Instagram @dailygaruda)
Pengakuan jujur dilontarkan John Herdman usai Timnas Indonesia takluk 0-3 dari Vietnam di penyisihan Grup A Piala AFF 2026. Pelatih asal Inggris itu pun meminta maaf kepada penggemar dan pendukung Tim Garuda. (Sumber: Instagram @dailygaruda)

John Herdman mengakui Vietnam tampil lebih baik secara taktik usai Timnas Indonesia kalah telak 0-3 di Piala AFF 2026. Pelatih Garuda meminta maaf kepada suporter dan menegaskan fokus penuh untuk mengalahkan Singapura demi tiket semifinal.

 

KEKALAHAN telak 0-3 yang dialami Timnas Indonesia dari Vietnam pada laga Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari menjadi tamparan keras bagi Skuad Garuda.

Pelatih John Herdman mengakui secara terbuka bahwa Vietnam tampil lebih baik, terutama dari sisi taktik.

Meski kecewa dengan hasil tersebut, pelatih asal Inggris itu meminta maaf kepada suporter Indonesia dan menegaskan timnya akan bangkit saat menghadapi Singapura dalam laga hidup-mati demi memperebutkan tiket semifinal.

 

Vietnam Lebih Unggul Secara Taktik

John Herdman tak mencari alasan di balik kekalahan Timnas Indonesia.

Menurutnya, Vietnam memang layak membawa pulang tiga poin setelah tampil lebih baik sepanjang pertandingan.

Ia bahkan memberikan apresiasi kepada tim lawan yang mampu meraih kemenangan di hadapan puluhan ribu pendukung Indonesia.

"Pertama-tama, selamat untuk Vietnam. Bermain di Indonesia dan memenangkan pertandingan sepak bola adalah hal yang sulit, jadi pujian untuk mereka, mereka layak mendapatkan tiga poin malam ini."

Herdman juga mengakui timnya kalah dari sisi strategi.

"Saya pikir kami harus mengakui bahwa performa kami tidak cukup baik.

Secara taktik mereka lebih baik. Sebagai pelatih, Anda harus belajar dengan sangat cepat dalam pekerjaan ini."

 

Akui Tim Garuda Marah dan Kecewa

Kekalahan tersebut diakui Herdman membuat seluruh elemen Timnas Indonesia merasakan kekecewaan besar.

Namun, ia memastikan emosi itu tidak akan berlarut-larut karena masih ada satu pertandingan penting yang harus dijalani.

Menurutnya, rasa frustrasi harus segera diubah menjadi motivasi untuk bangkit.

"Kami kalah, kami belajar. Kami merasa frustrasi dan marah untuk sesaat, tapi sekarang kami harus membuat tim ini fokus kembali."

 

Laga Kontra Singapura Jadi Penentuan

Herdman menegaskan fokus Timnas Indonesia kini sepenuhnya tertuju pada laga terakhir Grup A melawan Singapura yang akan digelar di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8).

Pertandingan tersebut menjadi duel penentuan karena hanya kemenangan yang bisa membawa Skuad Garuda melangkah ke semifinal Piala AFF 2026.

"Kami masih dalam perjuangan, penggemar kami masih berjuang bersama kami.

Kami pergi ke Singapura dengan pola pikir yang jelas bahwa kami harus memenangkan pertandingan."

Saat ini Indonesia berada di peringkat ketiga Grup A dengan enam poin, tertinggal satu angka dari Singapura di posisi kedua.

Hasil imbang akan menguntungkan Singapura, sedangkan Indonesia wajib menang untuk merebut tiket semifinal.

 

Minta Maaf kepada Suporter, Janji Bangkit

Di akhir konferensi pers, Herdman menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh pendukung Timnas Indonesia yang memenuhi Stadion Pakansari.

Meski hasil tidak sesuai harapan, ia berjanji timnya akan bangkit dan memberikan segalanya pada pertandingan terakhir.

"Ini adalah turnamen grup, bukan di posisi yang kami inginkan, tapi inilah yang diberikan Tuhan kepada kami, dan kami akan pergi ke sana dengan semua yang kita miliki."

"Sekali lagi, permintaan maaf saya malam ini kepada para penggemar.

Mereka luar biasa, mereka bersama kami sampai akhir. Kami akan kembali, kami harus kembali. Masih ada satu pertandingan lagi."

Kini seluruh harapan Timnas Indonesia bertumpu pada laga melawan Singapura.

Kemenangan menjadi harga mati jika Skuad Garuda ingin menjaga mimpi melaju ke babak semifinal Piala AFF 2026 tetap hidup. (*)

Editor : Petrus
herdman dihajar kami kalah taktik vietnam timnas indonesia