Borneo FC resmi ditunjuk AFC sebagai tuan rumah fase grup AFC Challenge League 2026/2027. Simak format, jadwal, dan peluang Pesut Etam.
PUBLIK sepak bola Samarinda mendapat kabar menggembirakan.
Borneo FC resmi ditunjuk sebagai salah satu tuan rumah fase grup AFC Challenge League 2026/2027, kompetisi kasta ketiga antarklub Asia.
Penunjukan tersebut diumumkan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) melalui rilis resmi pada Jumat (14/8/2026).
Kesempatan tersebut menjadi momen bersejarah bagi Borneo FC karena Pesut Etam akan menjalani debut di kompetisi resmi antarklub AFC.
Bermain di hadapan pendukung sendiri, Borneo FC berpeluang mendapatkan keuntungan dari faktor kandang saat bersaing memperebutkan tiket ke fase berikutnya.
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC
AFC menetapkan lima klub sebagai tuan rumah terpusat fase grup AFC Challenge League 2026/2027.
Selain Borneo FC dari Indonesia, terdapat Al Qadsia dari Kuwait, FC Istiklol dari Tajikistan, Paro FC dari Bhutan, dan Shan United dari Myanmar.
Penunjukan tersebut menjadi bentuk kepercayaan AFC terhadap kesiapan klub dan penyelenggara lokal dalam menggelar pertandingan berskala internasional.
Borneo FC sendiri mendapatkan tiket ke kompetisi ini setelah mengakhiri BRI Super League 2025/2026 sebagai runner-up di bawah Persib Bandung.
20 Tim Berebut Tiket ke Fase Berikutnya
AFC Challenge League musim 2026/2027 akan diikuti 20 klub.
Seluruh peserta dibagi ke dalam lima grup yang masing-masing berisi empat tim.
Kompetisi terbagi ke dalam dua zona, yakni tiga grup di wilayah Barat dan dua grup di wilayah Timur.
Seluruh pertandingan fase grup menggunakan sistem single round-robin dan digelar secara terpusat di lima negara tuan rumah.
Fase grup dijadwalkan berlangsung pada 17-24 Oktober 2026.
Dengan format tersebut, setiap tim memiliki kesempatan bertanding dalam beberapa laga untuk mengamankan posisi terbaik di grup.
Borneo FC Masuk Pot Unggulan
Status sebagai tuan rumah membuat Borneo FC otomatis ditempatkan di pot pertama dalam undian fase grup.
Pengundian dijadwalkan berlangsung pada Kamis (20/8/2026).
Selain Borneo FC, sejumlah klub juga akan mencatatkan sejarah baru di AFC Challenge League.
Fortis FC, Homs Al Fidaa SC, dan One Taguig FC akan menjalani debut di kompetisi kontinental resmi AFC.
Sementara itu, Ahal FC, Al Ittihad Ahli of Aleppo SC, FC Goa, New Taipei City Hang Yuan FC, dan Qadsia SC akan melakukan debut di babak penyisihan grup.
Bisakah Borneo FC Lewati Rapor Madura United?
Borneo FC memiliki tantangan untuk mencatatkan prestasi terbaik dibandingkan wakil Indonesia sebelumnya.
Pada musim 2025/2026, Dewa United mampu melaju hingga perempat final zona Timur sebelum disingkirkan Manila Digger.
Sementara itu, Madura United menjadi wakil Indonesia pada AFC Challenge League 2024/2025 dan berhasil mencapai semifinal.
Kini, giliran Borneo FC yang membawa nama Indonesia di kompetisi kasta ketiga Asia.
Dengan keuntungan sebagai tuan rumah, menarik ditunggu apakah Pesut Etam mampu melampaui pencapaian Madura United dan mencatat sejarah baru di pentas Asia. (*)
Editor : Petrus