Persik Kediri resmi mengenalkan Eduardo Barbosa sebagai rekrutan baru untuk Super League 2026/2027. Simak profil, perjalanan karier, dan statistik gelandang asal Portugal tersebut.
PERSIK Kediri kembali menambah kekuatan untuk menghadapi kompetisi Super League 2026/2027.
Kali ini, Macan Putih memperkenalkan gelandang asal Portugal, Eduardo Barbosa, sebagai rekrutan anyar untuk memperkuat sektor tengah.
Eduardo Barbosa bukan sosok asing bagi sepak bola Indonesia.
Pemain berusia 23 tahun tersebut sebelumnya memperkuat PSBS Biak pada musim 2025/2026.
Kehadirannya diharapkan mampu memberikan kreativitas sekaligus menambah kualitas permainan Persik Kediri pada musim mendatang.
Bawa Warna Baru untuk Persik
Kehadiran Eduardo Barbosa diumumkan Persik Kediri melalui akun Instagram resmi klub.
Macan Putih menyebut sang pemain sebagai sosok yang siap memberikan warna baru di lini tengah.
“Eduardo Barbosa menjadi warna baru yang siap memberikan kekuatan dan kreativitas untuk Macan Putih musim ini,” tulis Persik Kediri.
Eduardo juga mengaku senang mendapatkan kesempatan bergabung dengan Persik.
Ia berharap dapat membantu klub mencapai target yang telah ditetapkan pada musim depan.
“Saya harap musim depan bakal lebih baik dari musim sebelumnya,” ujar Eduardo.
Sempat Jadi Andalan PSBS Biak
Sebelum merapat ke Persik Kediri, Eduardo Barbosa menjalani musim pertamanya di sepak bola Indonesia bersama PSBS Biak.
Ia tampil cukup konsisten dan menjadi salah satu pemain penting di lini tengah klub berjuluk Badai Pasifik tersebut.
Eduardo mencatatkan 27 penampilan dengan total 2.333 menit bermain. Artinya, ia rata-rata tampil sekitar 86 menit dalam setiap pertandingan.
Dari jumlah tersebut, Eduardo menyumbangkan dua gol dan satu assist.
Namun, perjalanan Eduardo bersama PSBS Biak berakhir dengan situasi kurang menyenangkan.
Persoalan gaji membuat pemain asal Portugal tersebut harus meninggalkan Indonesia lebih cepat.
Momen perpisahannya dengan sejumlah pemain PSBS Biak bahkan sempat menjadi perbincangan di kalangan pencinta sepak bola Tanah Air.
Lulusan Akademi Sporting CP
Eduardo memiliki nama lengkap Eduardo Miguel Ramos Barbosa.
Ia lahir di Pacos de Ferreira, Portugal, pada 18 Januari 2003.
Karier sepak bolanya dimulai di akademi FC Pacos de Ferreira sebelum bergabung dengan akademi Sporting CP pada 2016.
Dari sana, Eduardo menjalani proses pembinaan hingga menembus level tim muda dan kemudian melanjutkan karier profesional.
Berposisi utama sebagai gelandang tengah, Eduardo juga dapat dimainkan sebagai gelandang bertahan.
Kemampuan tersebut membuatnya memiliki fleksibilitas untuk membantu Persik dalam berbagai skema permainan.
Punya Pengalaman di Sepak Bola Portugal
Sebelum datang ke Indonesia, Eduardo Barbosa memiliki pengalaman bermain di kompetisi Portugal.
Ia tercatat pernah memperkuat Famalicao U23 dan Vilaverdense FC.
Bersama Famalicao U23, Eduardo tampil 34 kali dengan torehan satu gol dan tujuh assist dalam 1.674 menit.
Sementara bersama Vilaverdense FC, ia mencatat 27 pertandingan, satu gol, dan satu assist dengan total 1.825 menit bermain.
Secara keseluruhan, Eduardo telah membukukan 81 penampilan di kompetisi liga nasional dengan dua gol dan tiga assist.
Ia juga mencatat tujuh pertandingan di kompetisi domestik dengan satu gol.
Dengan usia yang masih 23 tahun, pengalaman di Portugal dan Indonesia menjadi modal berharga bagi Eduardo.
Kini, Persik Kediri berharap sang gelandang mampu menjadi motor permainan baru sekaligus membantu Macan Putih tampil lebih kompetitif di Super League 2026/2027. (*)
Editor : Petrus