Kemenangan Rodri sekaligus menandai babak baru dalam persaingan Ballon d'Or, terutama setelah Messi dan Ronaldo meninggalkan Eropa. Pemain berusia 28 tahun itu dinilai pantas meraih penghargaan berkat kontribusinya bagi Manchester City dan Timnas Spanyol di Euro 2024.
Mengapa Rodri Sulit Mempertahankan Ballon d'Or 2025?
Sayangnya, peluang Rodri mempertahankan gelarnya hampir mustahil. Ia mengalami cedera ACL sepanjang musim 2024/2025, sehingga performanya tidak bisa bersaing dengan kandidat lain.
Kriteria Pemilihan Pemenang Ballon d'Or 2025
- Menurut Givemesport, penilaian Ballon d'Or kini berfokus pada:
- Gol dan assist
- Clean sheet (untuk bek/kiper)
- Trofi yang diraih
- Momen besar dalam musim
Berdasarkan kriteria tersebut, berikut 10 kandidat terkuat Ballon d'Or 2025:
- Ousmane Dembélé (PSG/Prancis)
- Lamine Yamal (Barcelona/Spanyol)
- Raphinha (Barcelona/Brasil)
- Mohamed Salah (Liverpool/Mesir)
- Désiré Doué (PSG/Prancis)
- Khvicha Kvaratskhelia (PSG/Georgia)
- Vitinha (PSG/Portugal)
- Kylian Mbappé (Real Madrid/Prancis)
- Pedri (Barcelona/Spanyol)
- Lautaro Martínez (Inter Milan/Argentina)
Persaingan Ketat: Dembélé vs Lamine Yamal
Ousmane Dembélé saat ini menjadi favorit utama setelah mencetak 33 gol dan 13 assist dalam 49 pertandingan untuk PSG. Pemain Prancis itu juga sukses memenangkan treble (Ligue 1, Piala Prancis, dan Liga Champions) di bawah Luis Enrique.
Namun, Lamine Yamal tetap menjadi pesaing kuat. Meski Barcelona gagal di Liga Champions dan Spanyol kalah di Final UEFA Nations League, pemain 17 tahun itu mencetak gol spektakuler yang mengantarkan Barca juara La Liga 2024/2025.
Siapa yang Lebih Berpeluang?
Dembélé: Konsisten, raih treble, statistik mencengangkan.
Yamal: Fenomena muda, performa gemilang di level klub & timnas.
Akhirnya, Ballon d'Or 2025 akan ditentukan oleh momentum akhir musim. Apakah Dembélé bisa mempertahankan posisinya, atau Yamal membuat kejutan? ***
Editor : Administrator