Jepang langsung menunjukkan kekuatan dengan menguasai pertandingan sejak menit awal. Daichi Kamada membuka keunggulan tuan rumah di menit ke-15, disusul Takefusa Kubo yang menggandakan skor empat menit kemudian.
Indonesia berusaha bangkit, namun cedera Kevin Diks (menit 25) dan Yakob Sayuri (menit 37) melemahkan pertahanan. Kamada kembali mencetak gol di injury time babak pertama, membuat skor menjadi 3-0.
Babak kedua tak banyak berubah. Ryoya Morishita (menit 55) dan Shuto Machino (menit 57) memperbesar keunggulan Jepang. Mao Hosoya menutup laga dengan gol keenam di menit ke-80.
Dampak Kekalahan dan Prospek Timnas Indonesia
Kekalahan terbesar kedua dalam sejarah Indonesia vs Jepang, setelah 7-0 pada 1976. Patrick Kluivert mendapat kritik, tetapi fokus kini beralih ke putaran keempat kualifikasi Oktober 2025. Timnas Indonesia tetap lolos ke babak berikutnya setelah mengalahkan China 1-0.
Head-to-Head Indonesia vs Jepang
Total pertemuan: 23 kali
Kemenangan Indonesia: 6
Kemenangan Jepang: 14
Imbang: 3
Gol Indonesia: 29
Gol Jepang: 51
Pertandingan terberat:
1976: Indonesia kalah 0-6
2025: Indonesia kalah 0-6
Patrick Kluivert mengakui keunggulan Jepang sebagai "raja Asia", tetapi berjanji memperbaiki performa tim. Sementara itu, publik Indonesia kecewa dengan organisasi pertahanan yang rapuh.
Jalan Menuju Piala Dunia 2026 Masih Terbuka
Meski hasil ini pahit, lolosnya Indonesia ke putaran keempat tetap menjadi pencapaian bersejarah. Garuda menjadi wakil ASEAN pertama yang mencapai fase ini dalam kualifikasi Piala Dunia. *** Editor : Administrator