BELANJA jor-joran oleh Liverpool pada musim panas ini yang lebih difokuskan pada lini tengah dan sektor penyerangan, memunculkan potensi ketimpangan skuad. Namun, pelatih Liverpool Arne Slot bersikeras tidak khawatir dengan minimnya opsi lini pertahanan The Reds menjelang musim mendatang, meski ia mengisyaratkan akan penambahan pemain baru di area tersebut.
Juara bertahan Liga Inggris tersebut telah mengambil pendekatan yang agresif terhadap bursa transfer musim panas, dengan pengeluaran yang mencapai angka yang luar biasa, sekitar GBP 270 juta setelah kedatangan Hugo Ekitike dari Eintracht Frankfurt.
Masih ada prospek nyata bagi Alexander Isak untuk merapat ke Anfield guna memperkuat skuad yang telah mendatangkan Florian Wirtz, Jeremie Frimpong, dan Milos Kerkez pada awal musim panas.
Namun, upaya Liverpool untuk mempertahankan gelar liga utama mereka mungkin membutuhkan beberapa tambahan di posisi bek. Meskipun telah menghabiskan jutaan dolar di musim panas ini, bek tengah baru belum juga datang.
Kurangnya opsi pertahanan ini terungkap saat The Reds kalah 4-2 dalam laga persahabatan melawan AC Milan pada hari Sabtu. Slot terpaksa memainkan gelandang bertahan Ryan Gravenberch bersama Virgil van Dijk sementara Ibrahima Konate dimasukkan di babak kedua.
Terlepas dari semua bukti yang bertentangan, Slot saat ini tidak terkesan dengan keraguan tentang kedalaman pertahanannya dengan langsung membantah kebutuhan itu.
"Saya rasa kami tidak punya masalah di posisi bek tengah. Ryan menunjukkan dia bisa bermain di posisi itu, dia melakukannya dengan baik, meskipun kami lebih menyukainya sebagai pemain nomor 6. Wataru Endo bisa bermain di sana (bek tengah)," ujar pelatih Belanda itu dengan sinis.
Di belakang pasangan pilihan utama Van Dijk dan Konate, pilihannya mulai berkurang. Joe Gomez tidak tersedia untuk pertandingan persahabatan setelah mengalami cedera ringan pada achillesnya.
Liverpool tidak memperkirakan pemain Inggris ini akan absen lama, tetapi ini hanyalah contoh terbaru dari perjuangan Gomez untuk tetap bugar. Rhys Williams yang berusia 24 tahun adalah satu-satunya bek tengah dalam skuad setelah penjualan Jarell Quansah ke Bayer Leverkusen.
Walaupun Slot membantah hal tersebut dengan nada sinis tetapi ia juga sempat memberikan petunjuk tentang beberapa bisnis masa depan tentang penambahan pemain di lini pertahanan yang sangat terlihat sedikit keropos.
“Jadi kami sebenarnya punya cukup banyak pilihan, tetapi memang benar Jarell Quansah telah pergi dan kami belum menemukan penggantinya untuk saat ini,” jelasnya.
Ada spekulasi bahwa wakil kapten Crystal Palace, Marc Guehi, bisa menjadi pengganti Quansah yang menjanjikan, dengan mudah menembus skuad utama The Reds dengan peran pendukung sebelum akhirnya menggantikan Virgil van Dijk.
Namun, Tottenham Hotspur diperkirakan akan bersaing untuk mendapatkan sang pemain yang mulai mendapat tempat di tim utama timnas Inggris itu dengan harganya bisa mencapai GBP 45 juta di musim panas ini. (jpc)
Editor : Petrus