KLUB promosi, Sunderland, menunjukkan ketertarikan mereka pada striker muda Chelsea, Marc Guiu, untuk memperkuat lini serang mereka menghadapi kompetisi Premier League musim 2025/2026. Meski begitu, The Blues tampaknya hanya bisa melepas talenta mudanya itu dengan status pinjaman.
Setelah kembali ke kasta tertinggi sepak bola Inggris, Sunderland menunjukkan ambisi besar dengan memperkuat tim di bursa transfer. Langkah ini terlihat dari pergerakan mereka yang cepat dan efisien dalam mendatangkan pemain baru. Terbaru, mereka berhasil merekrut gelandang Bayer Leverkusen, Granit Xhaka, yang menjadi rekrutan ketujuh mereka musim panas ini.
Menurut laporan dari Sky Sports News, Sunderland menjadi klub yang paling serius dalam memburu Marc Guiu, bersaing dengan klub lain.
“Sunderland saat ini menjadi salah satu dari tiga klub Premier League yang secara serius mengincar Marc Guiu dari Chelsea. Sang striker berusia 19 tahun menjadi buruan karena dianggap potensial dan cocok untuk memperkuat lini serang The Black Cats,” tulis mereka.
Sunderland diketahui memang sedang mencari striker baru sebagai prioritas utama. Meskipun mereka juga akan segera meresmikan kiper NEC Nijmegen, Robin Roefs, namun kebutuhan akan penyerang tajam menjadi fokus utama Regis Le Bris, pelatih anyar Sunderland.
Chelsea sendiri dikabarkan membuka peluang untuk meminjamkan Guiu selama satu musim penuh. Namun, kesepakatan pinjaman itu tidak akan disertai dengan opsi pembelian permanen. Selain itu, The Blues juga ingin agar gaji Guiu dibayarkan penuh oleh klub peminjam. Tak hanya itu, mereka juga mengharuskan klub peminjam untuk memberikan menit bermain yang cukup bagi Guiu agar bisa berkembang secara optimal.
Statistik dan Potensi Guiu di Stamford Bridge
Marc Guiu didatangkan Chelsea dari Barcelona pada 2024 dan sempat mencuri perhatian ketika mencetak hat-trick untuk The Blues pada 19 Desember 2024. Sayangnya, musim debutnya di Stamford Bridge tak berjalan mulus karena cedera yang dialaminya.
Dalam musim perdananya bersama Chelsea, Guiu hanya mencatatkan total 619 menit bermain dalam 16 pertandingan. Meski demikian, ia mampu mencetak enam gol dari menit bermain terbatas tersebut—sebuah pencapaian yang cukup menjanjikan untuk seorang pemain muda berusia 19 tahun.
Meskipun memiliki potensi besar, Guiu saat ini baru menempati posisi keempat dalam daftar striker Chelsea. Ia berada di bawah Liam Delap, Joao Pedro, dan Nicolas Jackson dalam urutan prioritas pelatih. Karena itulah, peminjaman menjadi langkah logis untuk mengembangkan potensinya tanpa harus mengorbankan menit bermain.
Sunderland Dinilai Jadi Pilihan Ideal
Dari perspektif Chelsea, Sunderland dianggap sebagai opsi realistis. Klub ini sedang dalam masa transisi dan memiliki ruang yang cukup untuk menampung striker muda seperti Guiu. Terlebih lagi, dua penyerang utama Sunderland musim lalu, Wilson Isidor dan Eliezer Mayenda, mencetak 13 dan 10 gol di Championship. Jumlah itu menjadikan mereka pemain tersubur klub dan sekaligus kompetitor ideal bagi Guiu jika jadi pindah.
Mayenda sendiri dikenal sebagai pemain serba bisa di lini depan. Dengan begitu, Guiu bisa bersaing langsung dengan Isidor untuk posisi striker utama, sesuatu yang sangat diharapkan oleh Chelsea dalam proses pengembangan pemain mudanya.
"Guiu mungkin lebih muda dibanding Isidor dan Mayenda yang berusia 24 dan 20 tahun, namun ekspektasinya adalah tampil secara reguler jika bergabung," menurut laporan Sky Sports News.
Selain Sunderland, dua klub Premier League lainnya juga tengah melakukan pendekatan serupa. Namun, media Inggris menyebut Sunderland memiliki peluang lebih besar karena memberikan jaminan menit bermain dan memiliki ambisi yang jelas dalam proyek pengembangan tim.
Chelsea Pertimbangkan Klub Papan Bawah Premier League
Meski Sunderland baru promosi, Chelsea justru melihat hal itu sebagai keuntungan. Pasalnya, klub papan bawah Premier League cenderung memberikan lebih banyak menit bermain bagi pemain muda dibanding klub papan tengah atau atas yang memiliki tekanan lebih besar dalam hasil akhir.
Dengan skema seperti itu, Guiu diharapkan bisa tampil lebih banyak, mencetak gol, dan meningkatkan level permainannya agar siap bersaing di skuat utama Chelsea musim depan.
"Tujuan utama peminjaman ini adalah untuk menyiapkan Guiu menjadi pemain senior di Chelsea," tutup Sky Sports.
Pinjaman Marc Guiu ke Sunderland bisa menjadi win-win solution bagi semua pihak. Bagi Chelsea, ini adalah ajang pembuktian dan pengembangan talenta muda. Bagi Sunderland, kehadiran Guiu dapat menambah daya dobrak dan variasi di lini depan mereka. Sedangkan bagi Guiu sendiri, ini adalah kesempatan emas untuk menunjukkan bahwa dirinya layak menjadi bintang di Premier League.
Jika kesepakatan benar-benar terjadi, maka Marc Guiu akan menjadi bagian dari revolusi Sunderland di bawah pelatih Regis Le Bris, yang tampaknya tak main-main membentuk tim kuat untuk bertahan dan bersaing di kasta tertinggi musim ini. Tinggal menunggu waktu sebelum kesepakatan ini terealisasi secara resmi. (jpc)
Editor : Petrus