Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Kembali Pentas di Panggung Piala Dunia Usai Penantian 16 Tahun, Ini 5 Alasan Utama di Balik Kebangkitan Dramatis Timnas Paraguay

Petrus • Senin, 8 September 2025 | 10:16 WIB
Timnas Paraguay memastikan satu tiket Piala Dunia 2026 setelah bermain imbang 0-0 kontra Ekuador di Stadion Defensores del Chaco, Asuncion, Jumat (5/9/2025). (Sumber: bssnews.net/sports)
Timnas Paraguay memastikan satu tiket Piala Dunia 2026 setelah bermain imbang 0-0 kontra Ekuador di Stadion Defensores del Chaco, Asuncion, Jumat (5/9/2025). (Sumber: bssnews.net/sports)

TIMNAS Paraguay akhirnya mengamankan satu tiket lolos langsung ke Piala Dunia 2026, setelah bermain imbang 0-0 melawan Ekuador dalam laga kualifikasi zona Amerika Selatan di Stadion Defensores del Chaco, Asuncion, Jumat (5/9/2025).

 

Hasil tersebut tidak saja menjadi kebahagiaan para pemain dan ofisial, tetapi juga kegembiraan besar bagi masyarakat Uruguay. Bagaimana tidak? Impian mereka untuk menyaksikan timnas kebanggaan mereka bermain di pentas sepak bola tertinggi dunia terwujud setelah 16 tahun penantian.

 

Satu poin yang didapatkan saat melawan Ekuador sudah cukup bagi “La Albirroja” untuk mengunci tiket lolos ke Piala Dunia. Di klasemen kualifikasi zona Amerika Selatan saat ini mereka berada di nomer 6 dibawah Argentina, Brazil, Uruguay, Kolombia dan Ekuador.

 

Sorak-sorai suporter memenuhi stadion sepanjang laga, meski tidak ada gol yang tercipta. Namun, peluit panjang wasit justru menjadi tanda pesta besar bagi seluruh rakyat Paraguay.

 

Hari Bersejarah untuk Sepak Bola Paraguay

Pencapaian ini terasa istimewa karena terakhir kali Paraguay tampil di Piala Dunia adalah pada edisi 2010 di Afrika Selatan. 

 

Kala itu, mereka sempat mencuri perhatian dunia dengan penampilan heroik hingga perempat final sebelum dikalahkan Spanyol dengan skor tipis 1-0.

 

Nama-nama besar seperti Roque Santa Cruz yang bermain untuk Manchester City dan Nelson Valdez yang saat itu bermain di Borussia Dortmund masih segar di ingatan para penggemar sepakbola.

 

Setelah itu, perjalanan Paraguay selalu terjal, gagal menembus empat edisi Piala Dunia berikutnya.

 

Kini, penantian panjang itu berakhir. Presiden Paraguay, Santiago Peña, bahkan langsung merespons momen bersejarah ini dengan keputusan mengejutkan. 

 

Ia menetapkan tanggal 5 September sebagai hari libur nasional untuk memperingati keberhasilan timnas Paraguay 

 

Alfaro Bawa Angin Segar

Di balik sukses ini, ada peran besar pelatih asal Argentina, Gustavo Alfaro. Mantan juru taktik timnas Ekuador dan Kosta Rika itu datang dengan visi membangun tim yang lebih solid dan disiplin. Meski banyak yang meragukan, Alfaro mampu meramu keseimbangan antara pengalaman dan darah muda di skuadnya.

 

Dua nama yang mencuri perhatian adalah Antonio Sanabria, penyerang yang bermain untuk Cremonese di Serie A Italia, serta Diego Gómez, gelandang muda milik Brighton & Hove Albion. Keduanya menjadi tulang punggung permainan Paraguay sepanjang kualifikasi. 

 

Begitu pertandingan usai, ribuan orang turun ke jalanan ibu kota. Kembang api menghiasi langit Asuncion, sementara klakson kendaraan tak berhenti berbunyi. Bendera merah-putih-biru berkibar di hampir setiap sudut kota. Banyak warga menyebut momen ini sebagai “pesta rakyat”.

 

Bagi Paraguay, lolos ke Piala Dunia 2026 adalah peluang emas untuk kembali menunjukkan eksistensi mereka di panggung tertinggi. Dengan turnamen yang jumlah pesertanya ditambah menjadi 48 tim, Paraguay berharap bisa melangkah lebih jauh, bahkan menyamai atau melampaui pencapaian mereka di Piala Dunial 2010.

 

Federasi Sepak Bola Paraguay (APF) berjanji akan memberikan dukungan penuh untuk persiapan tim. Mulai dari pemusatan latihan hingga agenda uji coba internasional sudah mulai dirancang. Tidak hanya itu, pemerintah juga ikut mendukung dengan menyiapkan fasilitas latihan yang lebih modern.

 

Sementara itu, para penggemar mulai berspekulasi soal calon lawan di fase grup. Bagaimanapun, kembalinya Paraguay ke Piala Dunia sudah menjadi kebanggaan tersendiri, sekaligus menghidupkan kembali gairah sepak bola di negeri berpenduduk tujuh juta jiwa tersebut.

 

Harapan Baru La Albirroja

Generasi saat ini mungkin tidak sepopuler era Roque Santa Cruz, namun semangat muda yang dibawa pemain-pemain anyar diyakini bisa memberi kejutan.

 

Antonio Sanabria yang tengah tumbuh menjadi striker matang di liga Italia serta Diego Gómez yang bersinar di Inggris disebut-sebut sebagai wajah baru sepak bola Paraguay.

 

Dengan Alfaro di pinggir lapangan, tim ini punya identitas baru kerja keras, disiplin, dan keberanian. Semua itu terlihat dalam laga melawan Ekuador, meski tanpa gol, mereka tampil penuh determinasi.

 

Kini, seluruh mata tertuju pada perjalanan Paraguay menuju Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada tahun depan. Rakyat percaya, apa pun hasilnya di Piala Dunia nanti, yang terpenting adalah La Albirroja sudah kembali ke tempat yang seharusnya: bersaing di level dunia. (jpc)

Poster film exit 8
Poster film exit 8
Editor : Petrus
#paraguay lolos piala dunia 2026 #paraguay #kualifikasi Piala Dunia 2026 CONMEBOL #kualifikasi piala dunia 2026 #pemerintah paraguay tetapkan libur nasional #kabar sepak bola