Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Prediksi Aljazair vs Sudan Piala Afrika (AFCON) 2025: Ujian Kesabaran Les Fennecs di Laga Pembuka Grup E, Falcons of Jediane Datang Tanpa Beban

Petrus • Rabu, 24 Desember 2025 | 16:08 WIB
Aljazair dan Sudan akan bertemu pada laga pembuka Grup E AFCON 2025 yang digelar di Stadion Prince Moulay Hassan, Rabu (24/12/2025). (Sumber: khelnow.com)
Aljazair dan Sudan akan bertemu pada laga pembuka Grup E AFCON 2025 yang digelar di Stadion Prince Moulay Hassan, Rabu (24/12/2025). (Sumber: khelnow.com)

DUEL panas akan terjadi di Stadion Prince Moulay Hassan, Rabat ketika Aljazair bentrok dengan Sudan pada laga pembuka Grup E Piala Afrika atau Africa Cup of Nations (AFCON) 2025, Rabu (24/12/2025).

 

Jalannya pertandingan yang dijadwalkan mulai pukul 22.00 WIB itu dapat dipantau melalui Live Score, atau bisa juga disaksikan secara live streaming di platform Vidio.com.

 

Aljazair, yang pernah merebut gelar juara Piala Afrika pada 2019 lalu, kini menghadapi tekanan besar untuk mengulangi kesuksesan tersebut, meski harus menunggu 29 tahun lamanya.

 

Setelah kemenangan terakhir mereka melawan Senegal, Les Fennecs belum merasakan kemenangan lagi di turnamen ini.

 

Dalam dua edisi terakhir, mereka gagal melangkah lebih jauh dan hanya mengumpulkan tiga poin dari enam pertandingan fase grup.

 

Namun, Aljazair datang ke turnamen kali ini dengan modal kuat, setelah tidak terkalahkan di babak kualifikasi dengan lima kemenangan dan satu hasil imbang, mencetak 16 gol.

 

Aljazair menunjukkan performa yang relatif stabil dalam lima pertandingan terakhir.

 

Dari periode tersebut, mereka mencatat tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan.

 

Produktivitas gol cukup baik, terutama saat menghadapi tim-tim Asia di ajang Arab Cup, yang menjadi ajang pemanasan jelang Piala Afrika 2025.

 

Kemenangan besar atas Bahrain dan kemenangan solid atas Irak memperlihatkan kekuatan lini serang Aljazair yang kini semakin matang.

 

Nama Mohamed Amoura menjadi sorotan utama berkat kontribusi gol yang konsisten, sementara Riyad Mahrez tetap menjadi kreator utama serangan dari sisi sayap.

 

Hasil imbang tanpa gol melawan Sudan pada awal Desember 2025 juga menjadi bahan evaluasi.

 

Pada laga tersebut, Aljazair mendominasi penguasaan bola namun kesulitan menembus pertahanan rapat lawan.

 

Ini menjadi catatan penting agar tidak terulang di laga fase grup Piala Afrika.

 

Secara keseluruhan, performa Aljazair menunjukkan kesiapan yang cukup matang, terutama dari sisi organisasi permainan dan kedalaman skuad.

 

Sementara itu, Sudan kembali ke panggung Piala Afrika dengan semangat baru, meskipun harus berjuang di tengah konflik yang melanda negara mereka.

 

Dipimpin oleh pelatih asal Ghana, James Kwesi Appiah, Falcons of Jediane berhasil lolos setelah melalui kualifikasi yang menantang, termasuk meraih kemenangan impresif 2-0 atas Ghana.

 

Mereka berharap untuk mengakhiri catatan buruk tanpa kemenangan sejak 2012, meski menghadapi tantangan berat dari Aljazair.

 

Namun, dalam lima pertandingan terakhir, Falcons of Jediane mencatatkan satu kemenangan, dua hasil imbang, dan dua kekalahan, suatu gambaran performa yang inkonsisten.

 

Catatan ini menunjukkan bahwa Sudan masih mencari konsistensi, terutama saat menghadapi lawan dengan kualitas individu di atas mereka.

 

Kemenangan atas Lebanon memberikan suntikan kepercayaan diri, namun kekalahan dari Bahrain dan Irak menunjukkan bahwa Sudan kerap kesulitan menghadapi tekanan tinggi.

 

Lini belakang mereka beberapa kali kehilangan konsentrasi, terutama saat menghadapi serangan cepat dari sayap.

 

Di sisi lain, hasil imbang melawan Aljazair pada awal Desember menjadi bukti bahwa Sudan mampu bertahan disiplin jika bermain dengan organisasi yang baik.

 

Strategi bertahan rapat dan menunggu kesalahan lawan kemungkinan besar kembali diterapkan pada laga ini.

 

Sudan akan sangat bergantung pada efektivitas serangan balik dan bola mati. Jika mampu memaksimalkan peluang terbatas, mereka bisa memberi perlawanan sengit kepada Aljazair.

 

Perlu diketahui, kedua negara bertemu di Piala Arab yang baru saja berakhir pada awal bulan, bermain imbang tanpa gol di Stadion Moulay Hassan pada pertandingan pembuka Grup D.

Aljazair tersingkir di perempat final Piala Arab pada 12 Desember, ketika mereka dikalahkan melalui adu penalti oleh UEA, setelah meraih tujuh poin dari tiga pertandingan penyisihan grup mereka.

 

Sebelum itu, pasukan Vladimir Petkovic membukukan tempat mereka di Piala Dunia 2026, mengambil 25 poin dari 10 pertandingan mereka di kualifikasi untuk menyelesaikan tujuh poin di puncak Grup G.

 

Aljazair kini mengalihkan fokus mereka ke Piala Afrika, di mana mereka mengalami rekor yang terlupakan pada tahun 2024, finis di posisi terbawah Grup D dengan hanya dua poin dari tiga pertandingan.

 

Sementara itu, Sudan membuat penampilan pertama mereka di Piala Afrika sejak 2021, ketika mereka meraih satu poin dari tiga pertandingan di Grup D untuk finis di posisi terbawah klasemen.

 

Pasukan James Kwesi Appiah membukukan tempat mereka di pameran kontinental dengan kulit gigi mereka, saat mereka finis kedua di Grup F kualifikasi dengan delapan poin dari enam pertandingan, hanya satu poin di atas Niger yang berada di posisi ketiga.


Laga ini sekaligus menjadi pertemuan ulangan setelah kedua negara bentrok di ajang Piala Arab awal bulan ini.

 

Kala itu, Aljazair dan Sudan harus puas berbagi angka setelah bermain imbang tanpa gol di lokasi yang sama.

 

Namun, di panggung Piala Afrika, atmosfer dan pertaruhan tentu akan jauh lebih besar.

 

Head to Head Aljazair vs Sudan

Secara historis, Aljazair dan Sudan memiliki rekor pertemuan yang tidak terlalu sering. Namun, status sebagai mantan juara Afrika membuat pertemuan ini selalu dinanti.

 

Aljazair, sebagai juara dua kali, memiliki reputasi yang lebih unggul dibandingkan Sudan yang terakhir kali meraih gelar pada tahun 1970.

 

Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi kedua tim untuk menunjukkan kekuatan mereka di level benua.

 

Meski Aljazair unggul secara kualitas, Sudan beberapa kali mampu mencuri hasil positif. Dalam lima pertemuan terakhir, Aljazair meraih dua kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kali kalah.

 

Kemenangan besar Aljazair dengan skor 4-0 pada 2021 menjadi bukti dominasi mereka ketika bermain efektif.

 

Namun, hasil imbang tanpa gol pada Desember 2025 menegaskan bahwa Sudan kini lebih disiplin dan sulit ditembus.

 

Data head to head ini memperlihatkan bahwa laga berpotensi berjalan ketat jika Aljazair gagal mencetak gol cepat.

 

Faktor kesabaran dan kreativitas di sepertiga akhir lapangan akan sangat menentukan.

 

Lima pertemuan terakhir

2025/12/03     Aljazair 0-0 Sudan

2025/08/24     Sudan 1-1 Aljazair

2022/09/30     Aljazair 2-0 Sudan

2021/12/01     Aljazair 4-0 Sudan

2011/02/25     Sudan 1-0 Aljazair

 

Lima pertandingan terakhir Aljazair

2025/12/13     Aljazair 1-1 UEA

2025/12/10     Aljazair 2-0 Irak

2025/12/06     Bahrain 1-5 Aljazair

2025/12/03     Aljazair 0-0 Sudan

2025/11/18     Arab Saudi 0-2 Aljazair

 

Lima pertandingan terakhir Sudan

2025/12/10     Bahrain 3-1 Sudan

2025/12/06     Sudan 0-2 Irak

2025/12/03     Aljazair 0-0 Sudan

2025/11/26     Sudan 2-1 Lebanon

2025/11/18     Oman U23 0-0 Sudan

 

 

Prediksi Line-Up Aljazair vs Sudan

Perkiraan susunan pemain Aljazair (4-3-3): Zidane; Belghali, Mandi, Belaid, Ait-Nouri; Bennacer, Zerrouki; Mahrez, Moussa, Aouar; Bounedjah.

Pelatih: Vladimir Petkovic.

 

Perkiraan susunan pemain Sudan (4-4-2): Abooja; Awad, Ering, Karshoum, Tabanja; Mozamil, Taifour, Khdir, Raouf; Mano, Abdelrahman.

Pelatih: James Kwesi Appiah.

 

 

Prediksi Skor Aljazair vs Sudan

Dari segi taktik, Aljazair diperkirakan akan mengandalkan pengalaman para pemain veteran seperti Riyad Mahrez dan Baghdad Bounedjah, yang memiliki rekam jejak impresif di kancah internasional.

 

Kehadiran Mohamed El Amine Amoura, yang menjadi pencetak gol terbanyak di kualifikasi Piala Dunia, juga memberikan dimensi tambahan dalam serangan mereka.

 

Di lini belakang, kombinasi pemain-pemain seperti Ramy Bensebaini dan Ismael Bennacer menawarkan stabilitas yang dibutuhkan untuk mengatasi ancaman Sudan.

 

Di sisi lain, Sudan mengandalkan kolektivitas dan semangat juang untuk menghadapi Aljazair.

 

Meskipun sebagian besar pemain mereka berkompetisi di liga lokal, beberapa pemain kunci seperti Mohamed Abdelrahman dan Ammar Taifour memiliki pengalaman bermain di luar negeri yang bisa menjadi keuntungan.

 

Sudan akan berusaha bermain disiplin dan menunggu kesempatan untuk mengeksploitasi celah di pertahanan Aljazair.

 

Melihat kualitas skuad, pengalaman turnamen, dan performa terkini, Aljazair tetap lebih diunggulkan untuk memenangkan pertandingan ini.

 

Meski Sudan berpotensi memberikan perlawanan melalui pertahanan rapat, tekanan berkelanjutan dari Aljazair diperkirakan akan membuahkan hasil.

 

Jika Aljazair mampu memaksimalkan peluang sejak babak pertama, laga bisa berjalan relatif aman.

 

Namun, apabila Sudan bertahan disiplin seperti pertemuan terakhir, pertandingan berpotensi ditentukan oleh satu gol saja.

Prediksi skor akhir: Aljazair 2-1 Sudan.

 

 

Jadwal Tanding & Live Streaming

Kompetisi                    : Piala Afrika (AFCON) 2025 (Penyisihan Grup E)

Pertandingan               : Aljazair vs Sudan

Hari                             : Rabu, 24 Desember 2025

Kick-off                        : Pukul 22.00 WIB

Venue                          : Stadion Prince Moulay Hassan, Rabat

Live Streaming            : Vidio.com, BeiNSports.

           

(psn/net)

Editor : Petrus
#tanpa beban #aljazair vs sudan #Grup E #Ujian kesabaran #laga pembuka #aljazair #sudan #Falcons of Jediane #babak penyisihan #AFCON 2025 #prediksi aljazair vs sudan #Les Fennecs #Piala Afrika 2025