Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Kurang Satu Gol! Barcelona Gagal ke Final Copa del Rey 2025-2026, Atletico Lolos dengan Cara Dramatis

Petrus • Rabu, 4 Maret 2026 | 09:25 WIB

Talenta muda milik Barcelona, Marc Bernal, mencetak dua gol saat timnya mengalahkan Atletico Madrid, meski akhirnya tersingkir di semifinal Copa del Rey secara agregat. (Sumber: © Josep LAGO / AFP)
Talenta muda milik Barcelona, Marc Bernal, mencetak dua gol saat timnya mengalahkan Atletico Madrid, meski akhirnya tersingkir di semifinal Copa del Rey secara agregat. (Sumber: © Josep LAGO / AFP)

LANGIT malam di FC Barcelona terasa muram meski papan skor menunjukkan kemenangan.

Di hadapan publik Camp Nou, Blaugrana menundukkan Atlético Madrid 3-0 pada leg kedua semifinal Copa del Rey 2025/2026, Rabu (4/3/2026) dini hari WIB.

Namun kemenangan heroik itu tetap tak cukup untuk mengantar mereka ke partai puncak.

Defisit empat gol dari leg pertama menjadi beban terlampau berat.

Agregat 3-4 memastikan langkah Barcelona terhenti, sementara Atletico berhak melaju ke final dan menanti pemenang duel antara Real Sociedad dan Athletic Club.

 

Remontada yang Nyaris Jadi Nyata

Datang dengan misi mustahil membalikkan ketertinggalan 0-4, Barcelona langsung tampil menggebrak sejak menit awal.

Pasukan asuhan Hansi Flick mengurung pertahanan Atletico tanpa kompromi.

Peluang demi peluang tercipta lewat Fermin Lopez, Pedri, hingga Marc Bernal. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-29.

Berawal dari aksi Lamine Yamal di sisi kanan, Bernal menyambar bola di depan gawang dan membawa Barcelona unggul 1-0.

Menjelang turun minum, harapan semakin membesar. Pelanggaran di kotak terlarang berbuah penalti, dan Raphinha dengan tenang menggandakan keunggulan menjadi 2-0.

Camp Nou pun bergemuruh, aroma remontada mulai terasa.

 

Bernal, Bocah 18 Tahun yang Bikin Atletico Gemetar

Babak kedua berjalan dengan tensi tinggi. Barcelona memasukkan Dani Olmo dan Marcus Rashford demi menambah daya gedor. Upaya tersebut berbuah hasil pada menit ke-73.

Marc Bernal kembali mencatatkan namanya di papan skor usai menyambut umpan Joao Cancelo di tiang jauh.

Gol sempat ditinjau VAR, namun akhirnya disahkan. Skor 3-0 membuat agregat menjadi 3-4 dan Barcelona hanya butuh satu gol lagi untuk memaksakan perpanjangan waktu.

Sayangnya, meski gawang Atletico terus digempur habis-habisan, gol keempat yang dinanti tak kunjung datang hingga peluit panjang berbunyi.

 

Pertahanan Atletico Bertahan Mati-Matian

Di bawah komando Diego Simeone, Atletico menunjukkan mental baja.

Kiper Juan Musso tampil gemilang dengan sejumlah penyelamatan krusial yang menggagalkan peluang emas Barcelona.

Antoine Griezmann dan kolega memang lebih banyak tertekan, namun disiplin bertahan dan determinasi tinggi membuat mereka mampu menjaga agregat tetap unggul.

Kekalahan 0-3 terasa manis karena cukup untuk mengantar Los Rojiblancos ke final.

 

Flick Bangga Meski Tersingkir

Meski gagal melaju, Hansi Flick tetap menunjukkan kebanggaannya terhadap performa tim.

Ia memuji keberanian dan mentalitas para pemain muda seperti Bernal dan Cubarsi yang tampil tanpa rasa takut di laga besar.

“Kami tampil berani dan saya bangga. Itu pertandingan yang spektakuler. Kami kurang satu gol, tetapi kami bermain sangat baik,” ujar Flick.

Pelatih asal Jerman itu juga menyoroti masalah cedera yang menimpa skuadnya, termasuk risiko memainkan Pedri selama 90 menit penuh.

Ia menegaskan perlunya evaluasi bersama tim medis agar badai cedera tak kembali menghantam tim dalam periode krusial musim ini.

 

Gugur dengan Kepala Tegak

Barcelona mungkin gagal menggapai final, tetapi mereka meninggalkan lapangan dengan kepala tegak. Kemenangan 3-0 atas Atletico menjadi bukti bahwa semangat remontada masih hidup di Camp Nou.

Namun dalam sepak bola, keberanian saja tak selalu cukup. Satu gol yang hilang menjadi pembeda antara mimpi dan kenyataan. Kali ini, keajaiban tak berpihak pada Blaugrana.

 

Susunan pemain kedua tim:
Barcelona: 13-Garcia, 23-Kounde (3-Balde 13'), 5-Cubarsi, 18-Martin, 2-Cancelo, 22-Bernal, 8-Pedri, 10-Yamal, 16-Fermin (20-Olmo 64'), 11-Raphinha, 7-Torres (14-Rashford 64').

Pelatih: Hansi Flick.

Atletico: 1-Musso, 3-Ruggeri, 17-Hancko, 18-Pubill, 14-Llorente, 22-Lookman (16-Molina 58'), 6-Koke (9-Sorloth 58'), 5-Cardoso, 20-Simeone (2-Gimenez 86'), 19-Alvarez (10-Baena 69'), 7-Griezmann.

Pelatih: Diego Simeone.

(psn/net)

Editor : Petrus
#lolos #dramatis #atletico madrid #barcelona #gagal #copa del rey 2025 2026 #final