PERTANDINGAN leg pertama semifinal Coppa Italia 2025/2026 menghadirkan drama sengit ketika Lazio dan Atalanta bermain imbang 2-2 di Stadio Olimpico, Kamis (5/3/2026) dini hari WIB.
Kedua tim saling berbalas gol dalam laga yang berlangsung intens sejak awal hingga menit-menit akhir.
Hasil ini membuat persaingan menuju final masih sepenuhnya terbuka. Dengan agregat yang masih seimbang, tiket ke partai puncak akan ditentukan pada leg kedua di Bergamo, di mana kedua tim dipastikan kembali tampil habis-habisan demi menjaga asa meraih trofi musim ini.
Duel Sengit Sejak Awal Pertandingan
Atalanta sebenarnya sempat mengejutkan tuan rumah dengan gol cepat melalui Nikola Krstovic di awal laga.
Namun gol tersebut dianulir setelah tinjauan VAR menunjukkan Davide Zappacosta berada dalam posisi offside dalam proses terciptanya gol.
Tim tamu tetap tampil agresif sepanjang babak pertama. Mario Pasalic hampir membawa Atalanta unggul lewat sundulan memanfaatkan tendangan bebas Lazar Samardzic, tetapi bola masih melenceng tipis dari gawang Lazio.
Zappacosta juga nyaris mencetak gol spektakuler lewat voli akrobatik. Sayangnya, bola hanya membentur tiang gawang sehingga skor tetap bertahan tanpa gol hingga turun minum.
Lazio Memimpin, Atalanta Tak Menyerah
Kebuntuan akhirnya pecah di awal babak kedua. Fisayo Dele-Bashiru membawa Lazio unggul setelah menerima umpan dari Daniel Maldini dan berhasil mengecoh kiper Atalanta, Marco Carnesecchi.
Atalanta merespons cepat. Pada menit ke-61, Mario Pasalic memanfaatkan bola muntah hasil penyelamatan Ivan Provedel untuk menyamakan skor menjadi 1-1.
Lazio kembali memimpin setelah Boulaye Dia memanfaatkan kesalahan kontrol Pasalic di area pertahanan sendiri. Striker tersebut dengan tenang menuntaskan peluang dan membuat tuan rumah unggul 2-1.
Namun Atalanta menunjukkan karakter pantang menyerah. Menjelang akhir laga, Yunus Musah mencetak gol penyeimbang pada menit ke-86 setelah menerima umpan tarik Kamaldeen Sulemana. Skor 2-2 pun bertahan hingga peluit akhir.
Palladino Puji Mentalitas Atalanta
Pelatih Atalanta, Raffaele Palladino, mengaku puas dengan mentalitas timnya yang mampu dua kali bangkit dari ketertinggalan saat menghadapi tim asuhan Maurizio Sarri.
Menurutnya, pertandingan tersebut berjalan sangat seimbang dan menghibur bagi para penonton.
Palladino juga menilai timnya sebenarnya memiliki peluang lebih besar di babak pertama, termasuk gol yang dianulir VAR serta peluang yang membentur mistar gawang.
Meski begitu, ia tetap bangga dengan perjuangan para pemainnya.
Yunus Musah Mulai Bersinar
Palladino memberikan pujian khusus kepada Yunus Musah yang kembali mencetak gol penting bagi Atalanta.
Gelandang timnas Amerika Serikat itu mulai mendapatkan kepercayaan lebih setelah absennya Ederson karena cedera.
Selain Musah, Lazar Samardzic juga dinilai tampil impresif dalam mengatur serangan, meskipun masih perlu meningkatkan efektivitas penyelesaian akhirnya di area pertahanan lawan.
Laga Diwarnai Boikot Suporter Lazio
Pertandingan ini juga diwarnai aksi protes dari sebagian pendukung Lazio. Sejumlah tribune di Olimpico terlihat kosong karena suporter melakukan boikot terhadap Presiden klub, Claudio Lotito.
Aksi tersebut dipicu oleh beredarnya rekaman suara yang diduga milik Lotito yang berisi kritik terhadap para pendukung Lazio, sehingga memicu kekecewaan di kalangan suporter.
Leg Kedua Penentu Final
Hasil imbang ini membuat peluang kedua tim menuju final masih sama besar.
Leg kedua yang akan digelar di Bergamo pada April mendatang dipastikan menjadi penentu siapa yang berhak melaju ke partai puncak Coppa Italia.
Pemenang duel ini nantinya akan menghadapi pemenang semifinal lainnya antara Inter Milan dan Como dalam perebutan trofi. (psn/net)
Editor : Petrus