PERTANDINGAN leg pertama babak 16 Besar UEFA Europa League 2025/2026 mempertemukan Lille OSC melawan Aston Villa di Stade Pierre-Mauroy, Jumat (13/3/2026) dini hari WIB.
Laga berlangsung ketat, tetapi satu momen menentukan dari penyerang Villa membuat tim tuan rumah harus menelan kekalahan tipis.
Sorotan bagi publik Indonesia tertuju pada bek timnas, Calvin Verdonk, yang masuk dalam daftar pemain Lille.
Namun, pemain berusia 27 tahun itu tidak mendapatkan kesempatan bermain dan hanya menjadi penghangat bangku cadangan sepanjang pertandingan.
Aston Villa Menang Tipis Lewat Sundulan Watkins
Sejak awal laga, Aston Villa tampil lebih agresif dan mendominasi penguasaan bola.
Tim asuhan Unai Emery itu berusaha menekan pertahanan Lille dengan permainan cepat dari lini tengah hingga depan.
Gol yang dinanti akhirnya hadir pada menit ke-61 melalui striker andalan Villa, Ollie Watkins.
Berawal dari umpan matang Emiliano Buendía ke dalam kotak penalti, Watkins melompat lebih tinggi dari penjaganya dan melepaskan sundulan melengkung yang tak mampu dijangkau kiper Lille, Berke Özer.
Gol tersebut menjadi satu-satunya yang tercipta di pertandingan ini sekaligus membawa Aston Villa pulang dengan kemenangan penting 1-0.
Calvin Verdonk Kembali Tak Mendapat Kesempatan
Bagi Calvin Verdonk, pertandingan ini kembali menjadi momen yang kurang menyenangkan.
Meski masuk daftar susunan pemain Lille, ia tidak dimainkan sama sekali oleh pelatih Bruno Genesio.
Genesio lebih memilih memainkan Romain Perraud di posisi bek kiri. Perraud bahkan tampil penuh selama 90 menit dan menjadi pilihan utama di sektor tersebut.
Situasi ini membuat Verdonk sudah dua pertandingan beruntun hanya duduk di bangku cadangan.
Sebelumnya, ia juga tidak dimainkan saat Lille bermain imbang melawan FC Lorient pada 8 Maret lalu.
Unai Emery Akui Villa Bisa Lebih Tajam
Meski meraih kemenangan, pelatih Aston Villa, Unai Emery, mengaku belum sepenuhnya puas dengan performa timnya.
Menurutnya, Villa seharusnya mampu mencetak lebih dari satu gol.
Villa mencatatkan sembilan percobaan tembakan, namun hanya satu yang tepat sasaran dan berbuah gol dari Watkins.
Sementara itu Lille justru mampu mencatatkan tiga tembakan tepat sasaran meski kalah dalam penguasaan bola.
Emery menilai pemain seperti Morgan Rogers, Jadon Sancho, Emiliano Buendía, dan Leon Bailey seharusnya bisa memaksimalkan peluang dengan lebih baik.
Lille Masih Punya Harapan di Leg Kedua
Kekalahan ini membuat Lille harus bekerja lebih keras pada leg kedua yang akan digelar di Villa Park pada 20 Maret mendatang.
Bek senior Lille, Thomas Meunier, mengaku kecewa karena timnya gagal memanfaatkan dukungan puluhan ribu suporter di kandang sendiri.
Meski begitu, ia menilai peluang Lille untuk membalikkan keadaan masih terbuka.
Dengan defisit satu gol, pertandingan leg kedua diprediksi berlangsung sengit.
Laga tersebut juga bisa menjadi kesempatan bagi Calvin Verdonk untuk kembali mendapatkan menit bermain dan membantu Lille mengejar ketertinggalan. (psn/net)
Editor : Petrus