Dari akun yotube channel “Kebun Indra Tarigan” membagikan tips untuk mengolah kunyit sebagai penyubur tanaman.
1. Penolak Semut & Hama Kutu
- Bubuk kunyit bisa ditaburkan di sekitar tanaman.
- Efektif mengusir semut yang bersimbiosis dengan kutu perusak tanaman seperti kutu putih dan aphid.
2. Pestisida dalam Media Tanam
- Campurkan bubuk kunyit ±½ sendok teh ke dalam media tanam.
- Membantu mensterilkan tanah dari cacing nematoda & serangga kecil lainnya.
- Jangan terlalu banyak, karena meskipun organik tetap bisa membahayakan tanaman.
3. Obat Luka Tanaman (Salep Organik)
- Bubuk kunyit dioleskan pada luka batang akibat pemangkasan atau patah.
- Bertindak sebagai antibiotik alami & anti jamur.
4. Perangsang Akar Alami untuk Stek Tanaman
- Bubuk kunyit dioleskan pada ujung batang yang akan distek.
- Bisa dicampur air sedikit menjadi pasta agar menempel.
- Dapat meningkatkan keberhasilan pertumbuhan akar pada tanaman stek.
5. Obat Penyakit Jamur Batang
- Ampuh untuk mengatasi jamur penyebab batang menghitam seperti penyakit "dieback" pada mawar.
- Potong bagian yang terinfeksi lalu oleskan kunyit di area potongan.
6. Pestisida Alami (Penyemprotan Daun)
- Campurkan 1–2 sendok bubuk kunyit dalam 1 liter air.
- Semprotkan pada tanaman 1–2 kali seminggu.
- Gunakan pagi atau sore hari.
7. Pestisida Kuat (Campuran Kunyit + Bawang Putih + Neem Oil)
Bahan:
• 1 sdm bubuk kunyit
• 5 siung bawang putih (haluskan)
• 1 sdm neem oil
• 3–5 tetes sabun cair (perekat)
- Campurkan dan semprotkan sebagai pestisida organik spektrum luas.
- Simpan di kulkas bisa tahan hingga 2–3 bulan.(*afa)