PALANGKA RAYA-Dosen dan mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Seni Drama, Tari, dan Musik (Sendratasik) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Palangka Raya (UPR) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Pengabdian dilakukan melalui skema pengabdian dosen pendamping pemberdayaan masyarakat.
Kegiatan PKM ini merupakan hibah dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UPR.
Pengabdian tersebut mengusung tema IMEDISAIN: Integrasi Media Digital sebagai Sarana Inovatif dalam Pembelajaran Tari Kreasi Dayak Kalimantan Tengah yang dilaksanakan di SDN 7 Pahandut, Palangka Raya.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan media digital sebagai pendukung pembelajaran seni tari, khususnya tari kreasi berbasis budaya Dayak Kalteng.
Melalui pendekatan IMEDISAIN, para guru dibekali keterampilan dalam mengembangkan media visual, audio-visual, serta presentasi digital agar siswa lebih mudah memahami gerak tari secara menarik dan efektif.
Ketua tim pengabdian, Andi Arie Astuti, M.Pd menyampaikan bahwa integrasi media digital menjadi solusi inovatif dalam pembelajaran seni di sekolah dasar.
“Melalui IMEDISAIN, guru tidak hanya mengajarkan gerak tari secara konvensional, tetapi juga memanfaatkan media digital untuk memperjelas visualisasi gerak, iringan, dan ekspresi. Hal ini terbukti mampu meningkatkan minat belajar serta kepercayaan diri siswa,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, tim pengabdian memberikan pelatihan penggunaan sejumlah aplikasi digital, seperti Canva, CapCut, dan PowerPoint, untuk mendukung pembuatan materi pembelajaran tari.
Guru dilatih menyusun video pembelajaran, desain materi gerak tari, serta media interaktif yang dapat digunakan secara berkelanjutan di kelas.
Dampak kegiatan ini terlihat dari meningkatnya antusiasme siswa SDN 7 Pahandut yang menjadi lebih aktif dan percaya diri dalam mempraktikkan Tari Kreasi Dayak Kalteng. Pemanfaatan media digital dinilai mampu membantu siswa memahami gerak tari dengan lebih cepat.
Membantu para guru
Kepala SDN 7 Pahandut, Wahyu Ruryfandi, S.Pd., mengapresiasi kegiatan pengabdian yang dilaksanakan oleh Prodi Pendidikan Sendratasik FKIP UPR.
“Kegiatan IMEDISAIN ini sangat membantu guru dalam mengembangkan pembelajaran seni yang lebih inovatif dan relevan dengan perkembangan teknologi. Kami melihat adanya perubahan positif pada metode mengajar guru serta semangat siswa dalam mengikuti pembelajaran tari,” ungkapnya.
Melalui kegiatan IMEDISAIN ini, Prodi Pendidikan Sendratasik FKIP Universitas Palangka Raya berharap dapat terus berkontribusi dalam pelestarian dan pengembangan seni budaya lokal, khususnya Tari Dayak Kalimantan Tengah, melalui pendekatan pembelajaran yang kreatif, adaptif, dan berbasis teknologi digital.(hms/sma)
Editor : Agus Pramono