PALANGKA RAYA-Dalam rangka memperingati Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun 2025, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Palangka Raya menggelar kegiatan Sunatan Massal Gratis bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Kepala Kemenag Kota Palangka Raya, H. Muhidin Arifin, menegaskan bahwa peringatan HAB bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen Kementerian Agama dalam menghadirkan pelayanan keagamaan dan sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Melalui sunatan massal gratis ini, kami ingin menegaskan bahwa Kementerian Agama hadir tidak hanya sebagai regulator urusan keagamaan, tetapi juga sebagai mitra sosial yang peduli terhadap kebutuhan umat, khususnya masyarakat dari kalangan keluarga kurang mampu,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, pada pelaksanaan sunatan massal tahun ini tercatat sebanyak 110 anak mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh antusias. Seluruh proses khitan dilakukan oleh tim medis profesional dari Kesdam XXII/Tambun Bungai, yang berpengalaman dan memiliki kompetensi tinggi di bidang layanan kesehatan.
“Atas dedikasi, profesionalisme, dan pengabdian tim medis, kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya,” tambahnya.
Selain mendapatkan layanan khitan secara gratis, para peserta juga menerima paket perlengkapan berupa sarung, peci, dan tas sekolah. Bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi dan sinergi berbagai pihak sebagai wujud kepedulian sosial dan kemanusiaan.
Dalam kesempatan itu, H. Muhidin Arifin juga menyampaikan terima kasih kepada para mitra dan sponsor kegiatan, yakni Baznas/LAZ Kemenag Kota Palangka Raya, Pegadaian Syariah, dan Bank Kalteng, yang telah memberikan dukungan penuh demi terselenggaranya kegiatan ini.
Sementara itu, Kepala Kesdam XXII/Tambun Bungai dr. Moh Birza Rizaldi, SpOG, MARS, menegaskan bahwa sunatan massal tidak hanya memiliki nilai keagamaan, tetapi juga membawa manfaat besar dari sisi kesehatan.
“Khitan memiliki manfaat kesehatan, seperti menjaga kebersihan, mencegah penyakit, serta mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Karena itu, pelaksanaannya kami pastikan dilakukan secara profesional, aman, dan humanis,” jelas dr. Birza.
Ia menambahkan, seluruh proses sunatan massal ditangani oleh tenaga kesehatan yang kompeten dengan peralatan medis sesuai standar. Kegiatan ini menjadi bentuk perhatian bersama agar anak-anak dari keluarga prasejahtera tetap mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang layak.
Pada kesempatan tersebut, dr. Birza juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Agama Kota Palangka Raya, pimpinan instansi terkait, lembaga keuangan syariah, BUMN, Baznas, serta seluruh mitra strategis yang telah berkontribusi sehingga kegiatan sunatan massal dapat berjalan lancar dan sukses. (abw)
Editor : Ayu Oktaviana