KAPUAS– SMK Maharati melaksanakan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) Jurusan Teknik Alat Berat Tahun Ajaran 2025/2026 dengan melibatkan asesor bersertifikasi dari PT Pamapersada Nusantara (PAMA Group). Kegiatan ini bertujuan memastikan kompetensi siswa selaras dengan standar dunia usaha dan dunia industri.
UKK berlangsung pada 2–14 Februari 2026 dan diikuti siswa kelas akhir. Para peserta diuji secara teori dan praktik, meliputi pemeriksaan unit alat berat, perawatan berkala, troubleshooting, hingga penerapan prosedur keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Penilaian dilakukan langsung oleh asesor industri sehingga proses evaluasi berjalan objektif, profesional, dan sesuai kondisi kerja nyata di lapangan.
Kepala SMK Maharati, Aris Dianto, menyampaikan bahwa pelibatan industri merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas lulusan.
“Dengan penguji langsung dari perusahaan, standar penilaian menjadi lebih relevan dengan kebutuhan kerja. Kami ingin lulusan benar-benar siap kerja dan memiliki kompetensi yang diakui industri,” ujarnya.
Sementara itu, Asesor PAMA, Anang Adhi Harsoyo, menegaskan pentingnya keterlibatan industri dalam uji kompetensi.
“Standar yang kami gunakan sama seperti di tempat kerja. Kami menilai ketepatan prosedur, disiplin, keselamatan kerja, serta kemampuan analisis teknis siswa. Ini menjadi bekal penting saat mereka memasuki dunia kerja,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa siswa SMK Maharati menunjukkan kesiapan praktik yang baik dan pemahaman teknis yang kuat.
Kolaborasi antara sekolah dan industri dinilai efektif dalam mencetak tenaga kerja terampil dan profesional.
Melalui UKK berbasis industri ini, SMK Maharati berharap lulusan memperoleh sertifikasi kompetensi yang kredibel dan memiliki daya saing tinggi di sektor alat berat dan pertambangan.(ila)
Editor : Ayu Oktaviana