PALANGKA RAYA-Pemuda Kalimantan Tengah (Kalteng) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. R Steffan Adji berhasil mengharumkan nama daerah setelah lolos sebagai perwakilan nasional dalam ajang bergengsi Manhunt International, Minggu, 15 Februari 2026 di Jakarta.
Keberhasilan tersebut diraih melalui proses seleksi panjang, mulai dari tahapan daring hingga penyaringan ketat tingkat nasional. Dari seluruh peserta se-Indonesia, panitia akhirnya menetapkan enam finalis terbaik yang berasal dari Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Maluku, Papua, DKI Jakarta, dan Jawa Barat.
“Bersyukur dalam tahapan ini, saya terpilih tingkat nasional dan akan mewakili Indonesia untuk bertanding tingkat internasional nantinya,” kata Steffan.
Ajang Manhunt International sendiri merupakan salah satu kontes modeling pria paling prestisius di dunia yang pertama kali digelar pada 1993. Kompetisi ini tidak hanya menilai penampilan, tetapi juga menekankan kualitas kepribadian, kebugaran, wawasan sosial budaya, serta peran peserta dalam mempromosikan pariwisata dan inspirator komunitas.
Pada 26 Mei mendatang, Steffan Adji dijadwalkan mewakili Indonesia di tingkat internasional yang akan berlangsung di Sri Lanka. Ia akan bersaing dengan perwakilan dari berbagai negara untuk memperebutkan gelar dunia.
Dalam kompetisi tingkat nasional, Steffan mengangkat tema inklusi dan kebudayaan sebagai pesan utama yang dibawanya. Latar belakangnya sebagai fashionpreneur dan news anchor menjadi kekuatan tersendiri dalam membangun karakter panggung dan pesan sosial yang relevan.
“Sepertinya isu ini connect dengan visi misi komunitas, sehingga saya berhasil lolos menjadi pemenang di tingkat nasional,” tegas pria kelahiran Medan, 5 September 1995 ini.
Tumbuh dan besar di Desa Teluk Nyatu Kuala Kurun Gunung Mas, Steffan ingin membuktikan bahwa sumber daya manusia (SDM) Kalimantan Tengah mampu tampil sebagai pribadi unggul dan berakhlak. (abw)