SAMPIT – Semangat berbagi di bulan suci Ramadan kembali ditunjukkan keluarga besar Yayasan Anwar Karim IV dengan membagikan ribuan paket takjil kepada masyarakat di Desa Sebabi, Kecamatan Telawang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Jumat (20/2/2026).
Kegiatan sosial tersebut menjadi agenda rutin sekolah setiap tahunnya sebagai wujud kepedulian terhadap sesama.
Sebanyak 1.555 paket takjil dibagikan kepada warga dan pengguna jalan yang melintas di sekitar lokasi kegiatan.
Setiap paket berisi lima potong kue dan satu botol air mineral, yang disiapkan secara gotong royong oleh pihak sekolah bersama orang tua siswa.
Kepala Sekolah SD Anwar Karim IV, Sari Patmiati, SE menjelaskan bahwa kegiatan berbagi takjil ini merupakan bagian dari program tahunan sekolah yang bertujuan menanamkan nilai empati dan kepedulian sosial kepada para siswa sejak dini.
“Berbagi takjil ini adalah program sekolah yang kami laksanakan setiap tahun di Kecamatan Telawang, Desa Sebabi. Tujuannya untuk mengajarkan siswa agar peduli terhadap sesama melalui kegiatan berbagi,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut melibatkan seluruh elemen sekolah. Setiap wali murid turut berpartisipasi dengan menyumbangkan 10 kue per siswa, sementara dewan guru memberikan dukungan berupa 50 dus air mineral untuk melengkapi paket yang dibagikan.
Koordinator Yayasan Anwar Karim IV PT Sukajadi Sawit Mekar, Candra D Sinaga, turut mengapresiasi kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan tersebut.
Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada para guru dan orang tua yang telah berkontribusi menyukseskan acara.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh dewan guru dan orang tua wali murid yang telah mempersiapkan acara ini dengan baik. Berbagi takjil ini merupakan bentuk kepedulian sosial kami terhadap masyarakat sekitar,” ungkapnya.
Melalui kegiatan tersebut, pihak sekolah berharap nilai-nilai kebersamaan dan semangat gotong royong terus tumbuh di lingkungan pendidikan maupun masyarakat luas, khususnya di wilayah Desa Sebabi dan sekitarnya. (mif/b)
Editor : Agus Pramono