Bebas Lag dan Makin Luas, Ini Strategi Telkomsel Manfaatkan Spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz

Kiki Rizqie • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 13:30 WIB
PHOTO CAPTION:
Telkomsel Komitmen Optimalkan Spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz: Telkomsel mengapresiasi Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Kemkomdigi) atas hasil Seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio dengan perolehan total alokasi spektrum terbesar sebanyak 100 MHz, 2x10 MHz pada pita 700 MHz dan 80 MHz pada pita 2,6 GHz. Perolehan spektrum tersebut akan digunakan secara optimal dan bertahap sesuai dengan kebutuhan masyarakat dalam rangka mendukung program pemerintah menghadirkan konektivitas digital yang semakin cepat, andal, merata, dan inklusif bagi masyarakat Indonesia.Telkomsel Komitmen Optimalkan Spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz: Telkomsel mengapresiasi Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Kemkomdigi) atas hasil Seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio dengan perolehan total alokasi spektrum terbesar sebanyak 100 MHz, 2x10 MHz pada pita 700 MHz dan 80 MHz pada pita 2,6 GHz. Perolehan spektrum tersebut akan digunakan secara optimal dan bertahap sesuai dengan kebutuhan masyarakat dalam rangka mendukung program pemerintah menghadirkan konektivitas digital yang semakin cepat, andal, merata, dan inklusif bagi masyarakat Indonesia.

 

PALANGKA RAYA - Telkomsel resmi memperkuat fondasi infrastruktur digitalnya di Indonesia. Melalui hasil Seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Kemkomdigi), Telkomsel sukses memperoleh total alokasi spektrum terbesar dengan kapasitas mencapai 100 MHz.

Perolehan strategis ini terdiri atas 2x10 MHz pada pita 700 MHz (frekuensi rendah/low-band) dan 80 MHz pada pita 2,6 GHz (frekuensi menengah/mid-band). 

Kombinasi spektrum ini diproyeksikan menjadi motor penggerak utama dalam mengakselerasi kualitas konektivitas seluler, memperluas jangkauan, serta mempercepat transformasi digital nasional.

VP Technology Strategy & Consumer Product Development Telkomsel, Ronald Limoa, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kemkomdigi atas proses seleksi yang berjalan secara transparan, akuntabel, dan menjunjung tinggi tata kelola yang baik.

"Bagi Telkomsel, alokasi spektrum ini bukan sekadar tambahan sumber daya jaringan, melainkan amanah untuk terus menghadirkan pengalaman digital yang lebih baik bagi pelanggan dan masyarakat Indonesia," ungkap Ronald.

Pemanfaatan spektrum baru ini dirancang secara optimal dan bertahap dengan keunggulan karakteristik masing-masing pita frekuensi seperti Pita 700 MHz (Low-Band) yang memiliki karakteristik jangkauan yang luas, sangat efektif untuk memperkuat kualitas sinyal di area terluar, terdepan, tertinggal (3T), serta meningkatkan penetrasi sinyal di dalam ruangan (indoor coverage).

Kemudian Pita 2,6 GHz (Mid-Band) yang berperan vital dalam mendongkrak kapasitas jaringan (network capacity) guna mengimbangi lonjakan trafik data yang masif, sekaligus memperkuat kesiapan infrastruktur untuk ekspansi layanan 5G secara lebih luas.

Melalui tambahan sumber daya ini, Telkomsel berkomitmen untuk terus memperluas cakupan layanan 5G di berbagai wilayah Indonesia. Langkah tersebut juga diselaraskan dengan pemenuhan kewajiban pembangunan di desa-desa yang telah ditetapkan oleh Kemkomdigi demi mewujudkan keadilan akses informasi.

Kombinasi optimal antara jangkauan luas dan kapasitas besar ini diharapkan mampu mendistribusikan manfaat digital secara merata kepada berbagai lini—mulai dari pelanggan individu, rumah tangga, pelaku UMKM, hingga sektor industri skala besar.

"Fokus kami bukan hanya pada besarnya alokasi yang diperoleh, melainkan bagaimana mengubah sumber daya tersebut menjadi manfaat nyata yang dirasakan pelanggan melalui pengalaman digital yang semakin mudah, nyaman, dan relevan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia," pungkas Ronald.

Ke depan, Telkomsel akan terus berkoordinasi secara intensif dengan regulator dan pemangku kepentingan terkait guna merampungkan seluruh tahapan lanjutan sesuai regulasi yang berlaku secara terukur dan berkelanjutan. (*)

Editor : Ayu Oktaviana
kemkomdigi ekonomi digital telkomsel transformasi digital